0

Jalan – jalan dalam Al-Qur’an (0)

Ayuma Sofyati February 7, 2021

Piknik, tamasya, jalan-jalan , rihlah, tadabbur alam atau apapun namanya pasti pernah kita jalani bukan? Siapa sih yang belum pernah jalan-jalan pastinya pernah dong ya,

Tapi jalan – jalan yang dimaksud dalam bahasan artikel disini bukan sekedar  jalan-jalan secara fisik menjelajahi  permukaan bumi, melainkan menjalani jalan -jalan secara ilmiah yaitu jalan-jalan dalam mentadabburi alam semesta dengan segala pesonanya  yang terbentang luas sebagai ciptaan yang maha tinggi yaitu Allah SWT yang memang di sediakan untuk manusia agar dinikmati dan di syukuri

Oya ! Tentang tema ini Allah sudah mengabarkannya dalam QS. Nuh ayat 19 dan 20

 وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ بِسَاطًا 

“Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan”,( QS. Nuh ayat 19)

لِّتَسْلُكُوا۟ مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا 

” Supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu”.(QS. Nuh Ayat 20 )

Ibnu Katsir menafsirkan kedua ayat dari surat ini  adalah Allah telah menggelarkannya dan menjadikannya layak untuk dihuni, dan menetapkan serta mengokohkannya dengan gunung-gunung yang besar lagi tinggi menjulang ke langit. Yakni Allah telah menciptakan bumi untuk tempat menetap kalian, dan kalian dapat melakukan perjalanan padanya ke mana pun yang kalian kehendaki dari kawasan dan daerah-daerahnya.

Sementara kemenag RI menafsirkan kedua ayat ini adalah Allah menegaskan lagi nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada manusia, yaitu Dia telah menciptakan bumi luas dan datar sehingga mereka dapat menjalankan kehidupan dengan mudah.

Dengan datarnya permukaan bumi, manusia dapat membuat jalan sehingga mereka dapat menjelajahi bumi sampai ke tempat-tempat yang jauh letaknya.

Sementara Menurut para ahli, kondisi bumi termasuk permukaannya sangat sesuai dengan kondisi kehidupan dan kenyamanan manusia yang menghuninya.

Allah dengan kasih sayang-Nya telah mengkondisikan permukaan bumi sedemikian rupa  sehingga manusia bisa menikmati kenyamanan kehidupan di dunia.

Kenapa  Allah SWT menjadikan permukaan bumi sebagai hamparan? Sebabnya ialah supaya manusia dapat mengarungi dan menjelajahi jalan-jalannya dengan mudah dan nyaman. Sebagaimana menurut tafsir jalalain ” Dan Allah menjadikan bagi kalian bumi sebagai hamparan yakni dalam keadaan terhampar”.

Juga sebagaimana menurut tafsir Al-mishbah “Allah menjadikan bumi terhampar untuk kalian agar kalian dapat menelusuri jalan-jalan yang luas di bumi ini’.”

Sebagai ayat kauniyah, Ini berarti  bahwa Allah mengharapkan manusia sebagai Khalifah di Muka bumi ini agar bisa mempelajarinya dan juga  mengeksplorasi seluruh permukaan maupun kandungan perut bumi 

Untuk mencapai atau menghasilkan pengetahuan, manusia perlu mengembara, menjelajahi seraya mengamati seluruh seluk beluk dari semua pelosok bumi, agar bisa menjalankan fungsinya sebagai khalifah Allah di permukaan bumi. Secara otomatis dalam perkembangannya manusia memerlukan mempelajari ilmu bumi atau ilmu – ilmu yang berkaitan dengan kebumian Serta di dukung dengan pengetahuan  tekhnologi yang relevan untuk mengelola bumi ini agar bisa dinikmati.

About Author

Ayuma Sofyati

Saya adalah seorang guru di SMP Negeri 2 Pontang Kabupaten Serang Banten juga blogger . Senang menyerap ilmu dan senantiasa belajar belajar dan belajar karena saya adalah pembelajar .Guraru adalah salah satu wadah untuk menyerap ilmu. Salam sukses !

View all posts by Ayuma Sofyati →

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar