5

Jadikan Makna menjadi Tulisan (+5)

Rakhmad May 22, 2015

 

#. Dari koleksi buku saya Mengikat Makna untuk remaja  karangan Hernowo mengajarkan kita untuk mengikat makna dari sebuah buku menjadi tulisan. Dalam buku tersebut mengajari kita bahwa menulis itu mudah dan tidak sulit. Kita diajarkan untuk setiap buku bisa menjadi tulisan baru. Bisa dikata Membaca tampa menulis itu perbuatan yang sia-sia. Marilah kita latihan menulis dengan mengikat makna menjadi tulisan baru bisa berupa resensi dan bentuk tulisan yang lain.

#. Dulu saat mahasiswa kita sering mengadakan arisan cerpen dan buku. Setiap anak bergantian membacakan cerpen atau tulisan di dalam buku. Setelah selesai di baca kita diskusikan bersama hasil yang kita baca. Buku Melihat diri sendiri karangan A. Musthofa Bisri (Gus Mus) salah satunya menjadi arisan buku kala itu. Saya masih teringat dengan kisah dr. Fahmi yang setiap saat pasti membawa tape recorder dan Kamera. Dalam hal ini yang saya ambil hikmahnya bagaimana dr fahmi tidak mau kehilangan makna sedetikpun untuk dijadikan dokumen berupa gambar dan suara.  Di pesantren juga kita diajarkan untuk tidak lepas untuk membawa blopoint agar tidak kehilangan makna setiap ada hal yang penting perlu di tulis.

#. Dari uraian di atas dapat saya simpulkan bahwa buku, kamera, perekam, bolpoint merupakan  sarana yang penting untuk mengikat makna. Yang harapan Hernowo dalam buku beliau, mengikat makna ini bisa jadi tulisan. Dan bagi saya sarana ini sudah bisa kita aplikasikan di HP dan gandget kita. Kalau kita terbiasa mengikat makna, maka tidak mungkin kita kekurangan bahan untuk menulis. Akhirnya kita bisa menghasilkan makna baru  dengan tulisan baru yang memberikan informasi dan pencerahan baru. Semoga bermanfaat.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar