6

Innalilahi wa Inna Ilaihi Raji’un, Indonesia Berduka | Syeikh Ali Jaber Wafat (0)

Zubaili January 14, 2021

Indonesia kembali berduka. Salah seorang ulama yang sangat cinta terhadap Al-Qur’an (ahlul Qur’an) telah berpulang ke Rahmatullah tadi pagi di Rs beliau adalah Syrikh Ali Jaber.


Rasa simpati dan doa terus berdatangan dari berbagai kalangan, grup-grup WhatsApp dibanjiri oleh ucapan belasungkawa. Story medsos juga dihiasi oleh ucapan bela sungkawa yang sangat mendalam. Umat merasa sangat kehilangan sosok pendakwah ini.


Sebelumnya, akun yayasan Syeikh alijaber memberitahukan kepada followers nya yang bahwa syeikh Ali Jaber telah meninggal.


Berikut petikan status dari akun Instagram yayasan.syekhalijaber:


“Bismillah, Walhamdulillah…
إِنَّا لِلّٰهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ ،
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوْتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللّٰهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا
Telah wafat guru kita SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber)
Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021
1 Jumadil Akhir 1442 H
Jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid.
Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya.
Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima amal shaleh beliau.
اللهم اغفر له وارحمه وعافيه واعف عنه واكرم نزله
Doakan Syehk Ali ya..
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Hormat kami,
Habib Abdurrahman Alhabsyi
(Ketua yayasan Syekh Ali Jaber)

Syeikh Ali Jabber mempunyai nama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, beliau adalah salah satu ulama yang lahir di Madinah, 3 Februari 1976. Dan meninggal di Jakarta hari ini bertepatan dengan 14 Januari 2020 di usia 44 tahun.

***

Dalam Kitab Tanqih Al-Qaul Imam Al-Hafizh Jalaluddin bin Abdurrahman bin Abu Bakar As-Suyuthi menuliskan dalam kitabnya sebuah hadits Rasulullah SAW, yang berbunyi:

وقال عليه الصلاة والسلام: {مَنْ لَمْ يَحْزَنْ لِمَوْتِ العَالِمِ، فَهُوَ مُنَافِقٌ مُنَافِقٌ مُنَافِقٌ} قالها ثلاث مرات

Artinya:

“Barangsiapa yang tidak sedih dengan kematian orang ‘alim (ulama) maka dia adalah munafik, munafik, munafik. Nabi mengatakannya Sampai 3 kali ”.

Menangislah karena meninggalnya seorang ulama adalah sebuah perkara yang besar di sisi Allah. Menangislah jika kita ternyata selama ini belum ada rasa cinta di hati kita kepada para ulama. Menangislah jika yang beliau sampaikan selalu tak kita pedulikan.

Wafatnya ulama adalah musibah yang memiliki dampak sangat besar, diantaranya munculnya pemimpin baru yang tidak mengerti tentang agama sehingga dapat menyesatkan umat, hal ini sebagaimana tertulis dalam sebuah hadits,

إن الله لا يقبض العلم انتزاعا ينتزعه من الناس ، ولكن يقبض العلم بقبض العلماء حتى إذا لم يترك عالما اتخذ الناس رءوسا جهالا فسئلوا فأفتوا بغير علم فضلوا وأضلوا

Artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dari hambanya, tetapi mencabut ilmu dengan mencabut para ulama. Sehingga ketika Allah tidak menyisakan satu ulama, maka manusia mengangkat pemimpin-pemimpin bodoh, mereka ditanya kemudian memberi fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan” (HR al-Bukhari)

Semoga dengan wafatnya Ulama yang kita cintai ini, kita senantiasa selalu berdoa kelak ada yang bisa menggantikan dan meneruskan perjuangannya. Aamiin.

Tagged with: ,

Comments (6)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar