0

Implementasi Membaca Intensif dengan Strategi Berpikir, Berpasangan, dan Berbagi untuk Menguatkan Literasi dalam Pembelajaran IPS (0)

Mahadir2519 November 12, 2021

Ide untuk mengimplementasikan kegiatan membaca intensif melalui strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi merupakan salah satu bentuk upaya saya sebagai seorang guru di UPTD SMPN 1 Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, untuk menguatkan literasi dalam pembelajaran IPS guna mendukung terwujudnya pelajar pancasila. Secara umum, strategi ini bertujuan untuk mengajak peserta didik memikirkan sebuah pertanyaan/isu penting, kemudian bekerja secara berpasangan, dan nantinya akan membagikan hasil diskusi dengan teman sekelas mereka. Strategi ini saya anggap cocok untuk membangkitkan kembali “gairah” peserta didik dalam belajar.

Strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi saya anggap menarik karena strategi ini diyakini mampu mengembangkan kemampuan peserta didik untuk menjawab pertanyaan, melatih peserta didik mengutarakan pendapat mengenai sebuah teks bacaan kepada teman sekelas mereka, menarik perhatian peserta didik terhadap isi bacaan, dan mendorong peserta didik berperan aktif di dalam kelas yang kemudian bisa melatih kemampuan menulis mereka sebagai cara untuk mengorganisasi jalan pikiran yang dihasilkan dari hasil diskusi.

Implementasi strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi dalam pembelajaran IPS sendiri dilaksanakan pada hari Senin, 1 November 2021. Kelas yang menjadi sasaran pelaksanaan adalah Kelas IX A dengan jumlah peserta didik yang hadir sebanyak 14 orang. Adapun materi pelajaran yang akan dibahas adalah bentuk perubahan sosial budaya.

Sebagai langkah awal dalam pembelajaran, setelah melakukan kegiatan apersepsi berupa ajakan untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menyampaikan tujuan pembelajaran, memberi motivasi tentang pentingnya mempelajari materi bentuk perubahan sosial budaya serta kaitannya dengan penguatan karakter sebagai pelajar pancasila, saya kemudian memberikan penjelasan
mengenai strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi yang nantinya akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Terakhir, sebelum masuk di kegiatan inti, saya membagi peserta didik secara berpasangan.

Pembagian yang saya lakukan pada awalnya sempat menimbulkan sedikit “protes” dari beberapa peserta didik. Alasannya beragam. Hanya saja, persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik ketika saya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan pengelompokan ini adalah supaya mereka bisa berbagi, berbaur, dan membangun sinergi dengan siapapun di dalam kelasnya.

Memasuki kegiatan inti, saya meminta peserta didik untuk mengamati peta konsep tentang bentuk perubahan sosial budaya dan meminta mereka untuk mulai memikirkan mengenai pengetahuan atau pertanyaan apa yang ingin diketahui dari aktifitas pengamatan peta konsep tersebut. Selanjutnya, saya meminta mereka untuk saling berbagi ke pasangannya mengenai pengetahuan atau pertanyaan yang telah dirumuskan dan menuliskan dalam lembar kerja yang telah saya bagikan sebelumnya.

Pada tahap ini (berpikir dan berbagi dengan pasangan), saya melihat adanya komunikasi yang intens antar peserta didik yang mulai terjalin dengan baik. Mereka yang awalnya canggung untuk bersuara dalam hal menyampaikan pendapat, kali ini terlihat mulai mampu untuk mengutarakan apa yang dipikirkannya terkait dengan peta konsep mengenai materi bentuk perubahan sosial budaya.

Berdasarkan respon peserta didik terhadap materi bentuk perubahan sosial budaya dengan menggunakan strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi, maka dapat disimpulkan bahwa strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi, terbukti efektif untuk diterapkan dalam rangka mengembangkan kemampuan individu peserta didik untuk menjawab pertanyaan, melatih peserta didik untuk mengutarakan pendapat mengenai sebuah teks bacaan kepada teman sekelas mereka, menarik perhatian peserta didik terhadap isi bacaan, dan mendorong peserta didik berperan aktif di dalam kelas yang kemudian bisa melatih kemampuan menulis mereka sebagai cara untuk mengorganisasi jalan pikiran yang dihasilkan dari hasil diskusi. Selain itu, meski belum menyeluruh, strategi berpikir, berpasangan, dan berbagi juga mampu menjadi pilar yang dapat mendukung upaya pembentukan karakter dalam kegiatan pembelajaran guna mewujudkan profil pelajar pancasila, sebagaimana yang sedang kita cita-citakan bersama.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar