5

Implementasi Karakter Anti Korupsi dalam Proses Perencanaan Pembelajaran (0)

Wahid Priyono, S.Pd. December 10, 2020

Proses perencanaan pembelajaran selalu terkait dengan silabus, Rencana Pelaksanaan Pempelajaran (RPP) dan bahan ajar (materi). Pintu masuk nilai-nilai karakter bisa dilakukan ke bagian-bagian tersebut. Di silabus langsung menambahkan satu kolom karakter setelah kolom kompetensi dasar/KD. Selain itu, bisa memodifikasi kegiatan pembelajaran yang mengembangkan nilai karakter. Bahkan jika bisa dilakukan tidak tertutup kemungkinan memodifikasi indikator pencapaian dalam hal karakter. Kemudian, memilih teknik penilaiannya. Seluruh modifikasi yang dilaksanakan mengacu pada proses penanaman karakter kejujuran.

Sedangkan bagian RPP yang bisa dimodifikasi yaitu tujuan pembelajaran. Misalnya di tujuan pembelajaran dinyatakan untuk mengembangkan nilai kejujuran, rasa percaya diri, atau saling menghargai. Untuk penilaiannya misalnya dibuat teknik observasi dengan lembar observasi, penilaian diri atau juga bisa penilaian antar teman. Penilaian rasa percaya diri dan saling menghargai yang dirumuskan di tujuan pembelajaran tadi dinilai dengan pengamatan/observasi.

Langkah lain yang dapat dilakukan oleh pendidik dalam membangun ideologi kehidupan yang antikorupsi pada siswa antara lain adalah membuat kurikulum yang selalu mengutuk korupsi sebagai kemunkaran sosial. Dalam setiap materi pelajaran, seorang guru seharusnya tidak hanya menjelaskan makna tekstual teori ilmu pengetahuan, tapi juga mampu mengontekstualisasikan dengan fenomena ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Dengan integrasi teori dan realitas, maka kurikulum pendidikan, selain tidak menjemukan siswa, juga mampu mengantarkan mereka menuju hampaan pengetahuan yang begitu luas dan dahsyat. Mereka tidak hanya kaya dengan pengetahuan, tapi juga pengalaman hidup sebagai bekal di masa depan.

Kemendikbud telah menetapkan bahwa pendidikan karakter dianggap sangat penting dalam keseluruhan proses pembelajaran di sekolah. Dalam buku panduan tentang Pendidikan Karakter di SMP, Kemendiknas (2010), disebutkan bahwa karakter merupakan salah satu faktor terpenting bagi kesuksesan seseorang. Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih ditentukan oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).

Perhatian lebih akan aspek kepribadian dalam pendidikan merupakan upaya yang dilakukan dalam upaya mencegah maraknya korupsi di Indonesia, karena sebagai bangsa yang bermartabat, kita tidak boleh menyerah begitu saja untuk menyelesaikan kasus-kasus ini. Semua pihak, mahasiswa, dosen, tokoh masyarakat, politikus, dan para ahli lainnya sudah memikirkan dan membuat upaya-upaya pencegahan terhadap tindakan buruk ini. Oleh karena itu, sebagai calon pendidik, kami mencoba untuk menawarkan salah satu langkah preventif akan maraknya permasalahan korupsi di Indonesia dengan mengoptimalkan pendidikan berkarakter sejak dini kepada siswa terutama siswa Sekolah dasar. Langkah yang kami tawarkan ini didasarkan pada keyakinan bahwa para pelaku korupsi merupakan orang yang memiliki karakter diri yang buruk dan tidak bermartabat. Pengenalan nilai-nilai dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran merupakan tujuan pendidikan karakter di sekolah. Proses pembelajaran tidaklah semata-mata untuk mencapai kompetensi yang ditargetkan tetapi juga untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari, peduli dan menginternalisasi nilai-nilai menjadi perilaku.

Tagged with:

Comments (5)

  1. Terimakasih atas artikelnya pak, namun ada pertanyaan bagi saya, dimana letak perbedaan implementasi karakter antikorupsi di proses perencanaan dan proses kegiatan inti pembelajaran, apakah ada perbedaan pak?

  2. Hallo pak @naibaho , perbedaannya jika diproses perencanaan, maka itu lebih ke RPP dan bagaimana guru memikirkan strategi yang diterapkan untuk memasukkan nilai2 karakter anti korupsi. Namun jika ke kegiatan inti pembelajaran hanya pelaksanaan saja dari RPP yang sudah dibuat tadi. Semoga membantu.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar