0

Hologram sebagai Alternatif Media Pembelajaran (0)

Agus Wahidi, M.Pd April 7, 2021

Pembelajaran kimia dalam penyampaiannya supaya mudah dipahami dan dikuasai materi pembelajaran yang berupa konsep yang abstrak disajikan bentuk konkritnya dengan bantuan media. Media yang mampu membantu mengkonkritkan sesuatu yang abstrak adalah media berbasis Teknologi informasi dan komunikasi yang diantaranya adalah AR, VR , hologram, flash, dan power point, video, aplikasi interaktif lainnya yang masih banyak jumlahnya..

Media dengan tampilan tiga dimensi diantaranya adalah abstrak supaya membuat efek extra ordinary pada siswa sehingga mudah diingat dan menyenangkan. Konsep-konsep kimia yang jika disampaikan secara monolog atau ceramah, atau diskusi tanpa adanya observasi yang mendekati real membuat siswa bosan terhadap materi pembelajaran kimia. Salah satu materi yang banyak konsep abstrak adalah atom, electron dan konfigurasi electron yang tercakup dalam materi pokok struktur atom di kelas XI IPA semester 1 pada kurikulum KTSP dan di kelas X pada kurikulum 13.

Pengembangan media pembelajaran hendaknya diupayakan untuk memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh media tersebut dan berusaha menghindari hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran. Secara rinci, fungsi media dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. Menyaksikan benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Dengan perantaraan gambar, potret, slide, film, video, atau media yang lain, siswa dapat memperoleh gambaran yang nyata tentang benda/peristiwa sejarah.
  2. Mengamati benda/peristiwa yang sukar dikunjungi, baik karena jaraknya jauh, berba­haya, atau terlarang. Misalnya, video tentang kehidupan harimau di hutan, keadaan dan kesibukan di pusat reaktor nuklir, dan sebagainya.
  3. Memperoleh gambaran yang jelas tentang benda/hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya yang tidak memungkinkan, baik karena terlalu besar atau terlalu kecil. Misalnya dengan perantaraan paket siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang bendungan dan kompleks pembangkit listrik, dengan slide dan film siswa memperoleh gambaran tentang bakteri, amuba, dan sebaginya.
  4. Mendengar suara yang sukar ditangkap dengan telinga secara langsung. Misalnya, rekaman suara denyut jantung dan sebagainya.
  5. Mengamati dengan teliti binatang-binatang yang sukar diamati secara langsung karena sukar ditangkap. Dengan bantuan gambar, potret, slide, film atau video siswa dapat mengamati berbagai macam serangga, burung hantu, kelelawar, dan sebagainya.
  6. Mengamati peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi atau berbahaya untuk didekati. Dengan slide, film, atau video siswa dapat mengamati pelangi, gunung meletus, pertempuran, dan sebagainya.
  7. Mengamati dengan jelas benda-benda yang mudah rusak/sukar diawetkan. Dengan menggunakan model/benda tiruan siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang organ-organ tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, alat pencernaan, dan sebagainya.
  8. Dengan mudah membandingkan sesuatu. Dengan bantuan gambar, model atau foto siswa dapat dengan mudah membandingkan dua benda yang berbeda sifat ukuran, warna, dan sebagainya.
  9. Dapat melihat secara cepat suatu proses yang berlangsung secara lambat. Dengan video, proses perkembangan katak dari telur sampai menjadi katak dapat diamati hanya dalam waktu beberapa menit. Bunga dari kuncup sampai mekar yang berlangsung beberapa hari, dengan bantuan film dapat diamati hanya dalam beberapa detik.
  10. Dapat melihat secara lambat gerakan-gerakan yang berlangsung secara cepat. Dengan bantuan film atau video, siswa dapat mengamati dengan jelas gaya lompat tinggi, teknik loncat indah, yang disajikan secara lambat atau pada saat tertentu dihentikan.
  11. Mengamati gerakan-gerakan mesin/alat yang sukar diamati secara langsung. Dengan film atau video dapat dengan mudah siswa mengamati jalannya mesin 4 tak, 2 tak, dan sebagainya.
  12. Melihat bagian-bagian yang tersembunyi dari sutau alat. Dengan diagram, bagan, model, siswa dapat mengamati bagian me sin yang sukar diamati secara langsung.
  13. Melihat ringkasan dari suatu rangkaian pengamatan yang panjang/lama. Setelah siswa melihat proses penggilingan tebu atau di pabrik gula, kemudian dapat mengamati secara ringkas proses penggilingan tebu yang disajikan dengan menggunakan film atau video (memantapkan hasil pengamatan).
  14. Dapat menjangkau audien yang besar jumlahnya dan mengamati suatu obyek secara serempak. Dengan siaran radio atau televisi ratusan bahkan ribuan mahasiswa dapat mengikuti kuliah yang disajikan seorang profesor dalam waktu yang sama.
  15. Dapat belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan temponya masing-masing. Dengan modul atau pengajaran berprograma, siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan, kesempatan, dan kecepatan masing-masing.

Hologram adalah produk dari teknologi holografi. Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.  

Hologram merupakan jelmaan dari gudang informasi (information storage) yang mutakhir. Kelebihan hologram ialah ia mampu menyimpan informasi, yang di dalamnya memuat objek-objek 3 dimensi (3D). Tidak hanya objek-objek yang biasa terdapat di foto atau gambar pada umumnya. Hal itu disebabkan prinsip kerja hologram tidak sesederhana lensa fotografi. Hologram menggunakan prinsip-prinsip difraksi dan interferensi, yang merupakan bagian dari fenomena gelombang

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, kapabilitas hologram melebihi kapabilitas media penyimpanan lainnya. Salah satunya ialah, hologram dapat merekam intensitas cahaya. Dengan kata lain, hologram memiliki informasi tambahan baru dibandingkan media lain. Secara otomatis dengan adanya rekaman intensitas cahaya, hologram pun mampu untuk memperlihatkan kedalaman (depth). Ketika seseorang melihat ke arah sebuah pohon, ia menggunakan matanya untuk menangkap cahaya dari objek itu. Setelah itu, informasi diolah untuk memperoleh makna mengenai objek tadi. Prinsip ini hampir sama dengan hologram. Hologram menjadi cara yang nyaman untuk menciptakan kembali gelombang cahaya yang sama, yang berasal dari objek yang sebenarnya. Kemampuan ini sangat menakjubkan. Objek terasa nyata dan hidup dan ia akan terlihat seolah-olah akan ”melompat” dari gambar (scene). Jika pada sebuah foto standar, pemandangan diambil dari satu perspektif saja, maka hologram mematahkan batasan itu. Hologram mampu untuk melihat suatu objek dari berbagai perspektif. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pasti memiliki berbagai dampak baik itu dampak positif maupun negatif bagi penggunanya.

Kelebihan yang dimiliki teknologi hologram ini adalah:

  1. Memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para penggunanya dalam melakukan aktivitasnya.
  2. Menghemat waktu dan tenaga bagi penggunanya.
  3. Bisa mewakili bentuk asli yang sesungguhnya, sehingga orang tidak hanya membayangkan dalam otak saja.
  4. Membuat komunikasi jarak jauh menjadi semakin hidup dan terlihat nyata.
  5. Bisa melakukan beberapa aktifitas di waktu yang sama

  Kekurangan yang dimiliki teknologi hologram adalah:

  1. Membuat manusia menjadi lebih individualistis.
  2. Tatap muka langsung frekuensinya jadi semakin kecil.
  3. Komunikasi cenderung berjalan satu arah, karena kita tidak dapat bertanya dan berinteraksi dengan objek dalam hologram
  4. Manipulasi, bisa saja data orang lain digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan kejahatan.

Dalam pembuatan teknologi holografi diperlukan beberapa aplikasi pendukung, terutama dalam pembuatan video atau gambar dengan pengubahan sisi yang dibuat khusus untuk hologram. Aplikasi yang diperlukan diantaranya:

  1. Windows Movie Maker
  2. Windows Movie Maker adalah perangkat lunak yang merupakan bagian dari Windows Live Essentials 2011. Fungsi utama program ini adalah untuk melakukan olah digital terhadap cuplikan-cuplikan gambar bergerak (video), misalnya unutk menambah animasi, efek visual ataupun sebuah redaksi singkat yang berhubungan dengan video yang sedang disunting. Program kecil ini hanya memiliki berbagai fitur dasar penyuntingan video yang sangat sederhana, namun sudah mencukupi bagi para pengguna pemula.
  3. Holho Apps
  4. Holho “Hologram Generator” Apps merupakan aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk mengubah video atau gambar menjadi bentuk ilusi 3D yang menciptakan empat sisi dari gambar yang bertolak belakang dengan ukuran yang sesuai untuk smartphone dan tablet. Kemudian hasil dari pengubahan ini diterapkan dalam hologram kaca berbentuk piramid
Contoh gambar yang diubah dengan Hallo Aps.

DAFTAR PUSTAKA

Santyasa, I.W.2007. Landasan Konseptual Media Pembelajaran. Didownload http://www.freewebs.com/santyasa/pdf2/MEDIA_PEMBELAJARAN.pdf alamat situs media pembelajaran.

Guslia, Sinta. 2014. Teknologi Hologram. Melalui (http://gusliaw.blogspot.com/2014/04/teknologi-hologram.html) (diakses tanggal 23 Mei 2015)

Mutiara, Cahya. Hologram Technology. Didownload  (http://cahayamutiaraco.indonetwork.co.id/1970971/hologram-technology.html) (diakses tanggal 23 Mei 2015)

Sukmawijaya, Satria. 2014. Makalah Hologram. didownload (http://satriaypkp.blogspot.com/2014/04/tugas-makalah-hologram.html) (diakses tanggal 25 Mei 2015)

Apipah, Diary. 2012. Pengertian Penelitian Kualitatif. Didownload (www.diaryapipah.com/2012/05/pengertian-penelitian kualitatif.html) (diakses tanggal 25 Mei 2015)

Ayupitriyani, Gina. 2013. Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif. Didownload  (http://ginaayupitriyani.blogspot.com/2013/05.teknik-analisis-data-penelitian.html) (diakses tanggal 25 Mei 2015)

Missevi. 2011. Metode Persentasi Dalam Proses Pembelajaran. Didownload (http://missevi.wordpress.com/2011/08/20/metode-persentasi-dalam-proses-pembelajaran.html) (diakses tanggal 25 Mei 2015)

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar