0

Guru Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila (0)

Pengelola Guraru August 25, 2022

Pada awal tahun 2020, Kemendikbud Ristek meluncurkan program Guru Penggerak untuk menjadi fasilitator dan praktisi di dunia pendidikan. Melalui program ini diharapkan dapat menciptakan guru-guru terbaik yang menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan di Indonesia.

Lalu, apa sebenarnya program Guru Penggerak? Bagaimana cara menjadi Guru Penggerak? Simak informasi selengkapnya.

Pengertian Guru Penggerak

Guru penggerak merupakan salah satu program pendidikan dari Kemendikbud Ristek untuk meningkatkan kompetensi guru dan menggerakkan komunitas belajar. Secara garis besar, Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif, dan proaktif. Selain itu, Guru Penggerak juga bertugas dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Program Guru Penggerak akan sama seperti Kurikulum Merdeka di mana menggunakan metode yang lebih fleksibel. Dalam implementasinya, guru akan mendorong upaya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah maupun di luar sekolah menggunakan pendekatan Andragogi dan Blended Learning. Guru Penggerak juga wajib menerapkan proses pembelajaran yang didasarkan atas realitas dengan menggabungkan strategi belajar tatap muka dan jarak jauh.

Baca juga: Strategi Membangun Tim Pengembangan Sekolah Unggul

Peran Guru Penggerak

Rekan guru yang ingin menjadi Guru Penggerak harus mengikuti pendidikan selama 9 bulan. Selama mengikuti proses pendidikan, peserta yang lolos seleksi Guru Penggerak akan mendapatkan:

  1. Pendidikan Guru Penggerak selama 9 bulan dan pengembangan kompetensi.
  2. Peningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.
  3. Pengalaman belajar mandiri dan kelompok terbimbing, terstruktur, dan menyenangkan.
  4. Pengalaman belajar bersama dengan rekan guru lain yang lolos seleksi program Guru Penggerak.
  5. Pengalaman mendapatkan bimbingan dari pengajar praktik pendidikan guru penggerak.
  6. Mendapatkan komunitas belajar baru.
  7. Mendapatkan sertifikat pendidikan 306 JP dan Piagam Guru Penggerak.

Setelah lolos dalam seleksi Guru Penggerak, guru akan mendapat dukungan yang diberikan langsung oleh Kemendikbud Ristek, di antaranya adalah biaya paket internet, biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi selama masa program berlangsung. Guru Penggerak diharapkan menjadi pemicu perubahan pendidikan di daerah masing-masing dengan cara:

  1. Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya.
  2. Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah.
  3. Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah.
  4. Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  5. Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.

Baca juga: Mengenal Kompetensi Pedagogik yang Penting Dimiliki Guru di Era Digital

Tahap Seleksi Calon Guru Penggerak

Bagi rekan guru yang tertarik untuk menjadi bagian dari Guru Penggerak bisa mendaftarkan diri dengan mengikuti langkah di bawah ini:

  1. Persiapkan persyaratan meliputi: Pendidikan minimal D4/S1, memiliki pengalaman mengajar selama 5 tahun, memiliki pengalaman kepemimpinan seperti Wakil Kepala Sekolah, Asosiasi Guru, dan lain-lain.
  2. Setelah persyaratan dilengkapi, kunjungi situs: https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ 
  3. Isi data diri seperti biodata, mengunggah KTP, Ijazah, SK Mengajar, dan dokumen lain yang diperlukan.
  4. Mengikuti tahap seleksi.
  5. Anda akan mendapat pemberitahuan jika lolos seleksi melalui email atau nomor telepon.

Setelah rekan guru melakukan pendaftaran diri, akan terdapat 2 tahap seleksi, yaitu:

1. Seleksi Tahap 1: 

  • Esai: peserta seleksi akan menjawab 5 paket pertanyaan esai dan masing-masing paket pertanyaan memiliki 3 – 4 pertanyaan tambahan. Pertanyaan yang diberikan akan berkisar pada pengalaman hidup. Peserta akan diberikan waktu sampai pendaftaran ditutup untuk menyelesaikan semua pertanyaan terhitung mulai setelah menekan tombol “Mulai Pengerjaan”.
  • Tes Bakat Skolastik: Tes ini mencakup tes kemampuan verbal, kuantitatif, dan penalaran dalam waktu 85 menit. 

2. Seleksi Tahap 2:

  • Simulasi mengajar: peserta akan menerima sebuah instruksi melalui e-mail untuk mengajar sebuah materi sesuai jenjang yang diampu. Pada jadwal yang telah ditetapkan, peserta akan diundang oleh tim seleksi untuk melakukan simulasi mengajar selama 5 – 8 menit dengan menggunakan fasilitas konferensi video. 
  • Wawancara: peserta akan menerima jadwal undangan wawancara yang disertai tautan untuk konferensi video dengan tim seleksi. Wawancara akan berlangsung sebanyak dua kali dengan durasi satu jam untuk setiap sesi wawancara. 

Baca juga: 4 Alasan Jelajah Ilmu Mengurangi Beban Kerja Guru yang Berlebih

Demikian penjelasan mengenai program Guru Penggerak. Pelaksanaan program Guru Penggerak tidak dipungut biaya sama sekali. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran sehingga menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Lalu, apakah rekan guru tertarik untuk mengikuti program Guru Penggerak?

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar