9

Guru juga perlu menerapkan “Meeting Management” (+4)

Ketua Kelas January 22, 2014

Salam Guraru !

Sebagai Ketua di kelas, saya sering diberi tahu lebih dahulu tentang informasi penting yang menyangkut dengan KBM, termasuk  informasi hal yang terkadang menghalangi KBM misalnya adanya jadwal rapat Majelis Guru di Sekolah kami.

Pernah suatu ketika (sebenarnya sering), saya dipanggil ke ruang guru, lalu kemudian kembali ke kelas membawa sebuah info yang biasa saya umumkan kepada teman-teman. Biasanya setelah informasi seperti ini disampaikan reaksi teman-teman sudah dapat ditebak, spontan kelas selalu bergemuruh seraya mengucapkan kata “Horeee”.  Info itu adalah “Guru Rapat, hari ini KBM ditiadakan”. Sebagaian ada yang senang, tapi sebagian lagi ada yang menyeletuk, “kalau Majelis Guru rapat terus, kita kapan belajarnya”. Ini kejadian disekolah saya dulu lho 🙂

Ya, di sekolah saya dulu seringkali KBM ditiadakan oleh karena alasan sederhana “Guru Rapat”. Mungkin saja waktu itu tidak ada teknologi yang canggih, paling canggih hanya microphone dan TOA. Jam masih analog, masih pakai kapur tulis karena spidol belum lazim, bel sekolah masih bekas velg  Truk Belanda berpemukul patahan linggis. Ini berpengaruh ke rapat yang masih menggunakan cara lama. 🙂

Nah, kalau rapatnya alot dalam satu minggu bisa 2 atau 3 kali rapat. Bisa dibayangkan berapa kali KBM ditiadakan ?

Agar KB tetap berjalan sebagian Guru yang memberikan tugas “mencatat” materi pelajaran. Kebanyakan kejadian ini membuat kelas tidak terkontrol, sebagai ketua kelas saya tahu betul keadaan ini 🙂  Kewalahan menenangkan teman sekelas yang hobbinya bermain.

Usul Kami

Seandainya dulu saya punya usul ini, mungkin saya akan mewakili teman-teman menginstrupsi  Rapat Guru dan menyampaikannya. Begini kira-kira usul kami yang dibacakan oleh saya, ketua kelas :

Bapak dan Ibu yang baik hatinya,… mohon maaf sebelumnya atas kelancangan kami ikut bersuara di ruang rapat ini, izinkan kami untuk belajar intrupsi; begini, kami di Kelas kurang mengerti kenapa jadwal rapat majelis Guru sering pada jam efektif KBM, bisakah dicari waktu yang lain atau dibuatkan jadwal yang jelas. Supaya kami datang ke sekolah ini bisa belajar dengan baik dan ketika pulang ke rumah, ditanya sama orang tua “ponten” berapa, kami bisa sodorkan. Kami dengar rapat sering mulai tidak tepat waktu, sering molor, tidak terkontrol dan lain-lain.

Usul kami, supaya rapat atau meeting bisa terkontrol dengan baik dan menghasilkan keputusan yang baik pula, alangkah baiknya Bapak dan Ibu  tidak mengabaikan bagaimana cara mengelola pertemuan (meeting management). Menurut kami, mengadakan rapat dengan konsep “meeting management” bertujuan agar meeting yang dilakukan menjadi tepat guna dan berdaya guna. Bagaimana caranya ? Tentu saja Bapak dan Ibu Guru yang biasa  berorganisasi sudah pernah mengalaminya. Sebagai pelengkap usul kami, Bapak dan Ibu bisa baca contekan ini yang kami foto copy artikelnya   (dulu adanya mesin foto copy, beluma ada internet).

Demikian, usul disampaikan mewakili teman-teman agar Bapak dan Ibu Guru sekalian ke depannya bisa mengadakan rapat yang berhasil baik bagi kita semua, sekolah kita maju, lulusannya berkualitas dan gurunya penuh senyum… Terimakasih atas waktu dan kesempatan belajar intrupsi, mohon izin langsung kembali ke kelas.

Itulah secuil uneg-uneg ketua kelas soal Rapat Guru yang mengganggu KBM. Kita semua yakin sekarang sudah jauh lebih maju penanganannya. Ilustrai pada artikel ini hanya kejadian imajiner.  Salam Guraru !

Comments (9)

  1. saya sangat setuju dengan kata-kata Bu @Etna, dimana rapat harus di luar tatap muka, ada juga faktor jelek yaitu “sering molor” yang disebutkan artikel, meskipun itu hal yang biasa di Indonesia yang orang-orangnya sering kita juluki menggunakan “jam-karet”. Rasanya selain “meeting management” yang harus dibetulkan kepada diri kita sendiri adalah “time management” terlebih dahulu. Atau mungkin bisa secara bersamaan(?).

  2. @All Terimakasih, saya sangat terharu saat menulis komentar ini untuk menjawab respon dari Bapak dan Ibu sekalian yang bersedia mampir di tulisan sederhana ini, akhirnya setelah menerobos banijr saya upayakan bisa membalas komentar malam ini. 🙂 Semoga bermanfaat utk semua. Terimakasih jg untuk vote-nya. Jya, Ganbatte Kudasai…. !

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar