19

Guru Juga Bisa Down (+4)

Kang Didno September 17, 2013

Guru juga bisa down

(Guru Mengantuk di Kelas)

Guru juga manusia, sama seperti manusia pada umumnya. Terkadang semangat untuk mengajar, kadang tidak semangat untuk mengajar. Berbagai persoalan pasti dialami oleh seorang guru, dari persoalan keluarga, persoalan keuangan dan lain sebagainya yang membuat guru malas mengajar di kelas.

Persoalan keuangan salah satunya banyak yang menyebabkan guru tidak semangat mengajar di kelas. Mereka akhirnya meninggalkan kelas dan hanya memberi tugas kepada siswanya. Persoalan uang memang dialami oleh siapa saja tapi yang membuat guru tidak semangat adalah saat jumlah hutang lebih banyak dari penghasilannya, atau istilahnya besar pasak dari pada tiang.

Kerjaan guru yang terlilit hutang adalah bagaimana mencari pinjaman dari satu bank ke bank lain, atau dari satu orang ke orang yang lain. Anehnya yang sering seperti ini adalah guru PNS yang sudah mendapatkan gaji tinggi bahkan mendapatkan tunjangan sertifikasi. Dibandingkan dengan guru honorer yang gajinya pas-pasan mereka bahkan masih lebih baik dengan beberapa guru PNS yang terlilit hutang.

Guru juga bisa down karena persoalan pribadi di rumah. Misalnya persoalan dengan suami atau isterinya yang masih dibawa ke lingkungan sekolah yang berakibat guru tersebut malas mengajar dan tidak mau masuk ke kelas yang dampaknya siswa terbengkalai.

Persoalan siswa yang bandel di kelas juga bisa berdampak pada mood guru, ada beberapa guru yang enggan masuk ke kelas tertentu yang muridnya bandel dan suka bikin onar di kelas. Sehingga guru tersebut malas masuk ke kelas tersebut dan tidak mengajar. Mereka lebih memilih menyuruh muridnya mengerjakan tugas.

Ada juga guru honorer yang mengeluh tentang kecilnya honor guru yang tidak mencukupi kebutuhan keluarganya, sehingga mereka harus bisa membagi waktu antara di sekolah dan di luar sekolah untuk mendapatkan penghasilan tambahan, terkadang ada yang nyambi sebagai tukang ojek hingga larut malam. Sehingga ketika saat di kelas dia mengantuk dan tertidur.

Semua manusia pasti punya persoalan, tetapi bagaimana cara kita menghadapinya. Seorang guru juga harus bisa seperti pelayan publik lainnya. Seberat apapun persoalan hidupnya, tetapi ketika berhadapan dengan siswa dan berada di lingkungan sekolah, usahakan tetap tersenyum dan tidak menampakan persoalan pribadinya kepada orang lain.

Dengan cara seperti ini guru dianggap oleh murid sebagai guru yang selalu tersenyum, ramah dan menyenangkan. Walaupun sebenarnya persoalan pribadinya sangat besar sebesar langit dan bumi. Mudah-mudahan kita sebagai guru bisa mengatasi permasalahan-permasalahan hidup dengan tidak membuat siswa merana.

Sumber Foto

Tagged with:

Comments (19)

  1. Pak Didno, terima kasih sharingnya. Kita adalah pendidik, maka kita harus berupaya agar persoalan yang terus mengikuti kita, dapat kita tutupi sementara dengan berbuat yang terbaik bagi siapa saja, misal kelihatan gembira cerah, banyak senyum dan lainnya. Insya Allah dengan begitu kita menjadi tenang dan solusi dapat kita temukan. Salam perjuangan pak.

  2. Jangan pak Iwan, hehehe. Kalau pak Sukani mungkin tak akan pernah mengantuk ya? Dulu saya pernah mengantuk, waktu itu mengawas ulangan, ya saya duduk di belakang. Tapi anak-anak tahu saya bisa tahu, katanya sih begitu, dikira saya pura-pura tidur, mereka tetap disiplin, keluar kelas terakhir. Eh kata gurunya nilai mereka tidak seperti ruang sebelah yang bagus-bagus, hehehe. Kalau mengajar dan duduk di depan ya sampai kapanpun Insya Allah tidak mengantuk. Masukan pak Didno ada-ada saja, hehehe.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar