3

Guru, Jangan Lupa Persiapan Mengajar (0)

Tantri January 10, 2021

Malam ini Bu Rani tidur larut malam sebab ada kegiatan di perumahannya yang melibatkan ibu-ibu. Kegiatan itu dilakukan pada usah selesai hingga larut malam sekitar pukul jam 11 malam.

Sebetulnya Bu Rani tahu bahwa besok dia harus punya kewajiban mengajar. Namun memang kegiatan ini tak bisa ditinggalkannya. Dan ini berakibat pada besok hari dia terlambat bangun pagi. Sampai saatnya jam mengajar tiba. 

Pagi ini Bu Rani mendapatkan jam pertama. Dan tahu apa yang terjadi kemudian. 

Seharusnya Bu Rani lancar saja membawakan materi. Sebab materi ini juga pernah diajarkannya meskipun di semester yang lalu.

tapi karena tanpa persiapan Bu Rani merasa ada langkah-langkah yang dilewatinya. Padahal langkah-langkah ini cukup penting. 

Ya Bu Rani lupa menyampaikan tujuan pembelajaran kepada anak. Selain itu Bu Rani lupa juga dengan bagian di materi tersebut. Kelihatan sekali bahwa berani menyampaikan dengan tergesa-gesa dan apa adanya.

Sebetulnya siswa juga merasakan hal demikian. sebab mereka juga bisa menilai penampilan guru pada saat memberikan pembelajaran. Dan ada satu orang siswa yang jeli dengan penjelasan Bu Rani  kemudian bertanya kepada Bu Rani. Kelihatan sekali Bu Rani gelagapan memberikan jawaban.

Sebetulnya berani sudah tahu jawabannya hanya dia belibet menyampaikannya. 

Lalu muncullah jawaban senjata Bu Rani. 

“Kalian cari jawabannya di buku. Kalian yang harus jeli bacanya justru itu yang akan Ibu berikan tugas kepada kalian.”

Kisah di atas memang fiktif tapi sangat mungkin terjadi pada diri seorang guru yang kisahnya mungkin mirip. Intinya adalah seorang guru yang melakukan kesalahan yaitu mengajar tanpa persiapan. Karena tanpa persiapan maka guru pun mengajar dengan asal-asalan. 

Ada langkah-langkah yang terlupakan. Ada bagian materi yang tidak dijelaskan.  Seperti Bu Rani kalinya yang mengajar tanpa persiapan. 

Merasa karena sudah pernah menyampaikan materi maka tidak perlu lagi persiapan. Padahal bisa saja kondisi rumah dari yang pernah ada. 

Bapak ibu guru sebetulnya persiapan ini sangatlah penting. Persiapan mengajar itu bukan hanya persiapan materi. Ya bisalah satunya memang persiapan materi. 

Apalagi selama pandem ini waktu belajar lebih singkat daripada waktu itu pada pembelajaran tatap muka. Sehingga kalau kita tidak benar-benar mengefektifkan waktu bisa jadi pembelajaran tidak efektif karena ada ada target yang tidak tercapai.

Padahal kondisi kita juga selalu berbeda di setiap hari. Khawatir karena kita tidak siap tanpa persiapan maka pembelajaran ada yang kurang. Karena itu persiapan mengajar sangat penting dilakukan. 

Lalu kapan persiapan mengajar itu dilakukan bisa malam harinya atau beberapa jam sebelum jadwal mengajar atau  lainnya. Yang penting jangan sampai kita mengajar  tanpa persiapan. 

Ibarat pepatah “naik panggung tanpa persiapan, turun panggung dengan cacian”. Ya emang sih guru gak bakal dapat gajian tapi gak jadi guru dapat kredit minus di mata siswa.  Mari lakukan persiapan sebelum mengajar mudah-mudahan kita menjadi guru yang bisa maksimal dalam pembelajarannya. 

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar