3

#GuraruTalk : Kejujuran dalam UN (+2)

Pengelola Guraru May 15, 2012

1) Pendidikan memerlukan evaluasi, menurut pak @sawalituhusetya apakah UN yg sekarang sdh cocok sbg evaluasi?
@sawalituhusetya: @guraruID: Dengan menggunakan soal pilihan ganda, mustahil UN bisa menjadi evaluasi komprehensif terhadap kompetensi siswa
@sawalituhusetya: @guraruID: menjelang UN, siswa di-drill agar menjadi penghafal kelas wahid. Tak jauh berbeda seperti robot.
@sawalituhusetya: @guraruID: imbasnya, kecurangan menjadi modus ikutan. Nilai kejujuran kian mengapung dlm slogan dan retorika.
@sawalituhusetya: @guraruID: kejujuran, kata kunci yg sejak 2 tahun lalu dicoba. Pengawas tandatangani pakta integritas.
@sawalituhusetya: @guraruID: dg modus seperti itu, agaknya sulit menjadikan UN sbg alat evaluasi yang tepat terhadap mutu pendidikan.


 2) Apa kah nilai Ujian Nasional adalah satu – satunya faktor utama penentu kelulusan siswa di sekolah, pak @sawalituhusetya ?
@sawalituhusetya: @guraruID: sejak 2 tahun lalu, kemdiknas sdh menggunakan formula baru. UN bukan satu2nya penentu kelulusan.
@sawalituhusetya: @guraruID: kelulusan siswa ditentukan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA) yang menggabungkan nilai rapor+US+UN
@sawalituhusetya: @guraruID: siswa dinyatakan lulus jika rata2 NA=5,5 dan tidak boleh ada mapel yang NA-nya di bawah 4,0.
@sawalituhusetya: @guraruID: dg formula itu, siswa yg rata2nya NA-nya 7,5 bisa saja tdk lulus jika ada salah satu mapel yg NA-nya dibawah 4.0
@sawalituhusetya: 2. Penggunaan nilai minimal (4,0) dianggap tdk adil karena mengabaikan potensi siswa.
@sawalituhusetya: 2. Misal: siswa A dpt nilai 9 (BI, Bing, IPA). Mat dapat 3,9. Rerata 7,73. Siswa tdk lulus. #GuraruTalk
@sawalituhusetya: 2. Bandingkan dg siswa B. Semua mapel UN dpt nilai 5,5. rerata 5,5. siswa B lulus. Ironis? #GuraruTalk
@sawalituhusetya: 2. dg formula UN yg ada sekarang, anak2 yg reratanya 5,5 ternyata lebih dihargai ketimbang rerata 7,73. Ironis?


3) Pendidikan Indonesia tidak merata di semua tempat. Tapi soal UN dibuat sama, bagaimana Pak @sawalituhusetya melihat hal ini?
@sawalituhusetya: 3. KTSP yang akomodatif trhdp kultur lokal, seharusnya tak perlu penyeragaman UN. UN sekadar alat pemetaan mutu.
@sawalituhusetya: 3. UN amanat UU Sisdiknas. Selama blm ada revisi, UN jalan terus. penyeragaman UN lintasdaerah akan terus terjadi.
@sawalituhusetya: 3. kesenjangan mutu pendidikan antardaerah makin diperparah dg adanya penyeragaman UN.
@sawalituhusetya: 3. utk meningkatkan citra dan marwah daerah, UN dipaksakan bernilai tinggi hingga kecurangan merajalela.
@maryamnar: Cape DgnPolemikUN ini.Td ngawas,liat anak2,ksian.Akibat Busukny sstem+knerja guru yg blm baik hrs mrka yg tanggung
@ikitita: Yg menyedihkan, kejujuran yg ditanamkan pd anak, justru byk dirusak o guru/pngawas. pengalaman UN SD thn lalu #GuraruTalk @ … Apr 23, 2012
@ikitita: @sawalituhusetya itu yg sangat ditakutkan.. Efeknya mengerikan utk anak2 bukan? pelajaran hidup yg mrk ingat adl berbohong


4) UN selalu diwarnai dg ketegangan. Soal yg dijaga polisi hingga CCTV, bagaimana melihat hal ini pak @sawalituhusetya?
@sawalituhusetya: 4. UN bisa menjadi "character building" jika kejujuran jadi entry point. Keteladanan elite negeri sangat dibutuhkan.
@sawalituhusetya: 4. Jika sistem UN benar, tanpa kawalan pun akan berlangsung alamiah. butuh sinergi segenap komponen bangsa. #GuraruTalk 
@sawalituhusetya: 4. Pakta integritas kejujuran hanya therapi kejut. tak tahu pasti kapan jujur kembali pada khittahnya. #GuraruTalk
@sawalituhusetya: 4. ketegangan berlebihan akibat sistem UN yg dicitrakan sbg momok. mau belajar jujur pun mesti dikawal. #GuraruTalk
@sawalituhusetya: @ikitita: hilangnya kejujuran membuat anak2 berpakta pada kebohongan. ke depan? karakter bangsa di titik nadir.
@sawalituhusetya: 4. UN jadi kompleks karena maraknya gaya hidup instan dan pragmatis. Hasil lebih diutamakan ketimbang proses.


5) Pertanyaan terakhir nih pak @sawalituhusetya , Dapatkah Ujian Nasional dijadikan tolok ukur pendidikan di Indonesia saat ini?
@sawalituhusetya: 5. Jujur oke, prestasi yes, jangan sekadar retorika, tapi benar2 jadi ruh dlm sistem UN. #GuraruTalk
@sawalituhusetya: 5. UN-kejujuran-keteladanan perlu jadi kata kunci character building utk generasi cerdas & berkarakter.
@sawalituhusetya: 5. taruhlah nilai UN tinggi, tapi tak ada jaminan potensi anak bangsa berkembang optimal jika kejujuran di titik nadir
@sawalituhusetya: 5. Jika sistem UN masih sarat dg aroma kecurangan, sungguh naif jika UN sanggup menjadi kontrol mutu pendidikan.
@sawalituhusetya: 5. Sepanjang sistem UN bagus dan tdk mengebiri potensi siswa, UN bisa jadi barometer mutu pendidikan. #GuraruTalk


Nah, #GuraruTak sore ini kami sudahi dulu. Jika masih ada yg ingin ditanyakan/disampaikan, silahkan lho! Anda bisa tuliskan di kolom komentar.

 

Comments (3)

  1. terlepas dari pro-kontra perlu tidaknya UN, kadang ada persoalan yang sepertinya sudah basi: Sebelum UN siswa didril hafalan. Pertanyaannya, benarkah soal UN sekarang ini ‘penuh’dengan hafalan? Mari jujur!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar