5

Fun Learning with ICT. (+7)

Muhammad Nur'alim May 20, 2015

SAM_2607Learning more effective when its fun. Begitulah kata seorang pakar pendidikan. Pembelajaran yang menyenangkan akan lebih efektif ketimbang pembelajaran dengan suasana sebaliknya. Ungkapan ini saya dapatkan sewaktu mengikuti Diklat Prajab lima tahun lalu. Sang Widyaiswara pada diklat itu selalu menyisipkan ungkapan tersebut dalam proses pembelajarannya. Pola pendidikan di sana juga diatur sedemikian rupa agar peserta betah dan merasakan pengalaman belajar yang baik. Mulai dari dinamika kelompok, permainan, mind mapping, hingga pembelajaran di luar kelas. Tak lupa satu hal yang penting adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pembelajaran. Dari sinilah saya belajar banyak hal tentang fun learning, learning methods, ICT based learning hingga outing class.

Pengalaman-pengalaman itu mulai saya eksplorasi satu persatu di dalam kelas. Pertama, saya mencoba mind mapping untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar berpikir mandiri. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, lalu mulai belajar mengkonstruksi keilmuan dan konsep pembelajaran yang baik. Saat itu saya belum memiliki laptop untuk mendukung pembelajaran berbasis TIK. Maklumlah, guru baru, belum memiliki biaya untuk membeli perangkat laptop. Padahal, saya sudah ngebet pengen menggunakan TIK untuk pembelajaran.

Keadaan sekolah pun juga belum secanggih sekarang. Ruang-ruang kelas masih konvensional. Hanya ada meja kursi, dan belum memiliki seperangkat LCD Proyektor, apalagi speaker aktif. Beruntung, sekolahku memiliki satu ruangan yang menyediakan seperangkat LCD Proyektor lengkap dengan komputer PC jadul. Namun, belum memiliki speaker aktif. Kami menyebutnya Ruang Multimedia, meski jauh dari kata layak untuk disebut sebagai ruang multimedia. Ya, tak ada audio, tak ada setting ruangan kedap suara atau yang lainnya. Sejatinya hanya mirip ruang kelas biasa yang hanya bedanya, dipasang LCD Proyektor dan komputer PC di dalamnya.

Lantaran tak memiliki laptop, saya pun mengandalkan ruang itu untuk melakukan pembelajaran berbasis TIK. Setiap pelajaran yang saya ampu, saya selalu mengajak siswa memasuki ruangan tersebut. Ya, lantaran ruangan itu sangat berbeda dengan ruang kelas mereka, maka mereka merasa senang dan selalu ingin belajar di dalamnya. Berbekal Hardisk eksternal yang diisi lengkap dengan media pembelajaran berbasis PPT yang saya dapatkan dari pertemuan di MGMP, pembelajaran berbasis teknologi informasi saya lakukan. Siswa selalu antusias dalam mengikuti pembalajaran di sana.

Ini adalah pengalaman lama saya, sekitar tahun 2010 – 2011, saat mencoba bereksplorasi dengan ICT based learning. Kini, kondisi telah berubah. Ruang Multimedia tak lagi digunakan. Komputer PC jadul sudah tidak lagi ada di sana. Lantaran, setiap ruang kelas telah dipasang LCD proyektor lengkap dengan speaker aktif. Setiap kelas telah siap untuk mendukung Fun Learning with ICT.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar