8

Fenomena Unik Akibat Pengaruh Internet Terhadap Belajar Mengajar (+3)

Abdul Hadi May 22, 2017

Abad ke-21, masa kehidupan kita sekarang, dikenal dengan sebutan zaman modern. Istilah modern tersebut merujuk kepada perkembangan pesat di bidang ilmu pengetahuan, politik dan teknologi. Perkembangan pada beberapa bidang tersebut khususnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Seperti halnya banyak bidang lain, perkembangan teknologi juga memberikan dampak yang besar dalam bidang pendidikan. Salah satu penemuan yang memberikan perubahan luar biasa adalah internet, bagaimana tidak, karena adanya internet semua jadi serba otomatis. Hanya dengan menggerakkan jari-jari tangan, anda dapat berkomunikasi dengan orang lain, mengetahui kejadian yang baru terjadi dari seluruh dunia, bahkan mengetahui aktivitas teman-teman anda, hampir semua informasi bisa kita peroleh melalui internet.

Nah dalam artikel kali ini saya akan mencoba mengungkapkan beberapa fenomena yang muncul karena pengaruh teknologi (khususnya internet) terhadap sistem belajar mengajar di Indonesia. Beberapa fenomena yang terjadi dibawah dibuat dengan berdasarkan kepada pengalaman dan hasil pikiran saya, semoga menarik dan dapat bermanfaat.

1.0 Judul Artikel

  1. Jantung bagi Pelajar Indonesia yang Melek Teknologi

Jika berbicara mengenai proses belajar mengajar di Internet, yang muncul pertama kali di pikiran saya adalah masa ketika saya masih berstatus sebagai pelajar SMA. Sama seperti sebagian besar pejalar dan mahasiswa di Indonesia, saya sangat akrab dengan tombol yang menjadi kebutuhan utama dalam mengerjakan tugas, yaitu Ctrl+C dan tombol Ctrl+V pada keyboard komputer atau laptop. Ada yang tau kegunaan dari kedua kombinasi tombol ini ? sungguh pertanyaan yang lucu, semua pelajar dan mahasiswa pasti bersahabat dengan kedua tombol-tombol tersebut. Benar sekali, tombol Ctrl+C berfungsi untuk mengcopy data yang ada, sedangkan tombol Ctrl+V berfungsi untuk menempelkan data yang telah di copy tadi pada tempat yang kita inginkan. Mungkin fungsinya memang sangat sederhana, tetapi jangan salah, kedua kombinasi tersebut telah menjadi bagian penting dalam kehidupan lulusan siswa dan sarjana di Indonesia, mungkin istilah yang tepatnya sudah seperti “Jantung bagi Pelajar Indonesia yang Melek Teknologi”. Tetapi perlu digarisbawahi bahwa perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang tidak baik. Karena membuat tugas dengan hanya mengandalkan teknik copy dan paste tidak akan membuat anda menjadi lebih cerdas, dan ini merupakan perbuatan yang salah. Bahkan teknik ini dapat membuat kita mempercayai dan menyebarkan informasi yang salah, ingat! tidak semua yang ada di internet itu dapat dipercaya.

1.1 jantung Pelajar Internet

  1. Sistem Belajar-Mengajar Baru

Ada yang unik dari sistem belajar mengajar melalui internet, yaitu setiap orang bisa menjadi pelajar sekaligus guru dalam dunia maya ini. Siapapun dan dimanapun kita berada, kita bisa berpartisipasi, baik itu sebagai orang yang ingin belajar sesuatu yang baru atau sebagai orang yang ingin berbagi sesuatu yang baru. Banyak media yang dapat anda gunakan untuk mewujudkan keinginan anda tersebut, antara lain adalah sosial media (facebook, twitter, instagram), website atau blog, forum tanya-jawab, dan aplikasi mobile.

1.2 Sistem Belajar Mengajar Baru

Perbedaan dari sitem belejar mengajar di internet dengan yang ada di dunia nyata adalah komunikasi antara pihak yang terlibat. Jika dalam dunia nyata, ketika seorang guru memberikan penjelasan tentang sebuah materi dan anda tidak paham dengan materi tersebut maka dapat langsung bertanya dan mendapat jawaban secara spontan, sedangkan dalam dunia maya, jika anda memiliki pertanyaan, anda harus bertanya melalui kotak komentar yang ada. Nah masalahnya jawab dari pertanyaan tersebut tidak akan anda dapatkan secara spontan, melainkan harus menunggu balasan dari pihak yang memberikan pembahasan. Jika penulisnya sering aktif, mungkin pertanyaan anda dapat terjawab dalam hitungan jam atau hari, tetapi jika penulisnya sudah tidak aktif, bahkan mungkin pertanyaan anda tidak akan mendapat jawaban dari penulis tersebut.

  1. Munculnya Pronet (Profesor Internet) yang “Tampaknya” Menguasai Banyak Bidang Ilmu Pengetahuan

Semakin hari, jumlah orang yang terhubung di internet terus bertambah. Setiap hari akan ada sebuah topik yang dibahas oleh banyak orang atau yang biasa disebut dengan trending topic. Biasanya topik ini akan dipenuhi komentar yang berisi opini, saran dan kritik terhadap konten yang bersangkutan. Tidak jarang konten yang berhubungan dengan bidang pendidikan menjadi trending topic di Indonesia, dan ketika hal ini terjadi, banyak orang yang akan belajar tentang topik tersebut kemudian memberikan pandangannya.

Fenomena unik yang muncul dari adanya trending topic ini adalah munculnya orang-orang yang saya sebut dengan istilah pronet (profesor internet) di kolom komentar konten yang sedang hangat tersebut. Saya berikan contoh, misalnya terkait dengan vonis terhadap salah satu gubernur di Indonesia yang menjadi trending topic beberapa hari belakangan. Coba anda perhatikan kolom komentar dari konten tersebut, akan banyak orang yang pendapatnya seperti pendapat seorang profesor dalam ilmu hukum yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam bidang hukum, ada juga yang merespon komentar tersebut (pendapatnya juga seperti profesor dengan ilmu yang sangat tinggi), terjadilah perdebatan antara beberapa profesor disana. Setelah dicek profilnya, ternyata profesor A (berprofesi sebagai mahasiswa seni), profesor B (berprofesi sebagai pengusaha), profesor C (masih pelajar) dan ternyata hampir semua orang yang menyatakan pendapat luar biasa tersebut profesinya tidak berhubungan dengan hukum, mereka adalah Profesor Internet.

Berdasarkan peristiwa tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa trending topic diatas merangsang orang-orang untuk belajar tentang hukum, kemudian mereka memberikan pendapatnya mengenai vonis yang diberikan oleh hakim terhadap terpidana. Artinya trending tropic tersebut dapat merangsang seseorang untuk belajar sekaligus mengajar melalui internet.

1.4 Profesor Internet

4. Guru Dunia Nyata Anti dengan Informasi dari Internet (Walaupun Tidak Semuanya)

Berdasarkan pengalaman saya, apabila seorang pelajar memberikan argumen dengan sumber dari internet, banyak guru yang menganggap informasi tersebut tidak dapat dipercaya. Padahal nyatanya, berbagai organisasi resmi baik itu nasional maupun internasional telah memiliki website, sehingga informasi yang diberikan oleh website mereka itu merupakan sumber yang otentik, bahkan sebagian besar lembaga pemerintahan saat ini sudah memiliki website resmi yang dapat dijadikan acuan. Memang ada beberapa website yang tidak dapat dipercaya, walaupun demikian bukan berarti semua informasi dari website personal adalah informasi bohong. Kenapa tidak ditinjau dulu informasi tersebut? Dibahas oleh sang guru dan apabila ada yang salah, mari sama-sama kita perbaiki, dengan begitu kita sudah membantu memajukan endidikan indonesia.

1.3 Guru Anti dengan Informasi dari Internet

Menurut saya secara pribadi, penyebab guru di dunia nyata (khususnya yang senior) tidak bisa menerima informasi dari internet adalah karena internet merupakan sesuatu yang baru bagi generasi mereka. Oleh karena itu mereka masih merasa kesulitan dalam menerima keberadaannya, tetapi saya yakin, seiring dengan perkembangan zaman, jumlah guru yang tidak lagi anti dengan informasi dari internet akan meningkat secara perlahan, hingga akhirnya akan ada masa dimana internet menjadi salah satu sumber terpercaya dalam sistem pendidikan di dunia nyata.

  1. Pengalaman Menjadi Guru Era Baru (Guraru)

Dalam dunia nyata mungkin status saya merupakan seorang mahasiswa, tetapi jika meninjau dari aktivitas saya di dunia maya, bisa dibilang saya lebih berperan sebagai seorang Guru Era Baru (Guraru). Kenapa? Karena kebetulan saya merupakan pemilik dari salah satu website pendidikan yang sudah memiliki pengunjung yang lumayan, yaitu softilmu.com. Website ini saya dirikan pada tahun 2013. Sampai dengan tahun 2017 sudah ada banyak artikel yang kami publikasikan dan banyak pembaca yang mampir di website tersebut. Nah melalui website ini, ada beberapa pengalaman unik sekaligus menarik yang saya rasakan sebagai seorang Guru Era Baru, kisah di bawah adalah salah satunya.

Ketika liburan semester, karena waktunya yang cukup panjang, saya pulang ke kampung halaman untuk berjumpa dengan orang tua dan teman-teman disana. Seperti liburan biasanya, teman-teman yang merantau ke berbagai daerah kembali berkumpul bersama. Malam itu, ketika sedang ngobrol dengan salah satu teman saya (sebut saja namanya bunga), ia tiba-tiba menanyakan sebuah pertanyaan

Bunga : Di, kamu kenal gak dengan si A?

Saya : Anak mana? kuliah dimana?

Bunga : Orang A*** kuliah di Universitas I****.

Saya : Sepertinya saya tidak kenal, memangnya kenapa?

Bunga : Hmm, kok bisa ya. Jadi gini, di jurusan saya, kami memiliki tugas kelompok. Setiap kelompok akan diberikan suatu topik, kemudian topik tersebut dibahas pada jam kuliah tertentu. Nah ketika kelompok si A membahas materinya, saya melihat fotomu nongol di layar, saya bingung dong, kenapa ada fotomu, makanya saya tanyakan, mungkin kamu kenal dia.

Dengan perasaan terkejut sekaligus bingung saya bertanya

Saya : Kok bisa ? Memang di bagian mananya foto saya nongol ? Materinya tentang apa ? Dosennya siapa ? dan masih banyak sebenarnya yang ingin saya tanyakan, bayangkan saja foto anda tiba – tiba muncul di layar presentasi materi universitas lain, di depan puluhan orang, wajar dong kalau saya penasaran.

Teman saya kemudian menjawab pertanyaan saya satu demi satu. Berdasarkan penjelasannya, akhirnya saya paham bahwa foto saya muncul karena temannya yang mempresentasikan materi tadi menjadikan website saya sebagai sumber materinya. Karena sumber yang diberikan harus menjelaskan tentang penulis sumber tersebut, foto saya dijadikan sebagai pengenal bagi sumber penulis materi yang diambil.

Nah berdasarkan pengalaman tersebut saya belajar bahwa secara tidak langsung, kita dapat terhubung dengan sistem belajar dan mengajar di dunia nyata dengan membagikan ilmu secara online. Jangkauan orang yang mendapat manfaat dari ilmu yang kita bagikan sangatlah luas. Jika anda ingin membagikan ilmu anda melalui internet tetapi bingung ingin memulai darimana, anda bisa memulainya dengan mendaftar di guraru.org ini dan menjadi penulis, sebarkanlah ilmu anda untuk indonesia yang lebih cerdas.

1.5 Memperluas Jaringan And

Nah demikianlah artikel kali ini tentang Fenomena Unik Akibat Pengaruh InternetTerhadap Sistem Belajar-Mengajar. Mudah-mudahan dapat bermanfaat, sampai jumpa dan semoga hari anda menyenangkan.

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

Comments (8)

    • Terimakasih bapak mokhamad subakri
      Mudah-mudahan artikel saya dapat bermanfaat 🙂

      Artikel bapak juga sangat menarik, game juga dapat dijadikan sarana belajar yang efektif di zaman modern ini 🙂

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar