17

‘Distance Learning’ Pendidikan Masa Depan (+6)

Firdaus Azwar Ersyad September 6, 2013

Kita tahu bahwa hidup ini memang tidaklah stagnan. Berbagai aspek kehidupan baik sosial, budaya, ekonomi telah mengalami perubahan yang sangat pesat. Di tingkat sosial, masyarakat kita sudah bertranformasi menjadi penduduk urban karena teknologi hadir menjadi ‘kerabat’ mereka. Perubahan yang kian cepat ini juga berimplikasi pada perubahan kebutuhan masyarakat masa kini yaitu kebutuhan akan pengetahuan dan informasi. Faktanya kebutuhan informasi ini berkembang pada tingkat yang sangat luar biasa. Setiap hari aktivitas masyarakat sudah berada pada dinamika arus informasi yang begitu cepat. Jika paparan ini kita relevansikan pada  bidang pendidikan, untuk mengahadapi era informasi digital, masyarakat harus memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan informasi untuk analisis dan pengambilan keputusan sebagai upaya memajukan pendidikan dan profesionalitasnya.

Pekerja professional pada dasarnya memiliki banyak karir yang berbeda semasa hidupnya. Upaya pencapaian karir atau perubahan akan memerlukan kerja keras  dan praktik pengetahuan baru, keterampilan, dan kompetensi. Belajar seumur hidup menjadi alternatif setiap individu agar tetap bisa bersaing mengingat saat ini era yang sangat kompetitif.

Di sekolah, siswa diharapkan dapat memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian, menganalisis data, dan  beradaptasi dengan perubahan. Masuknya Distance Learning pembelajaran jarak jauh menjadikan proses belajar menjadi fleksibel, mudah diakses, dan mampu memenuhi banyak kebutuhan pendidikan dari berbagai individu. Dengan demikian ‘Distance Learning’ membuat belajar lebih bermakna, efektif, dan praktis.

Distance Learning Skills

Keterampilan dalam pembelajaran jarak jauh ini akan terus meningkat sebagai kebutuhan siswa. Hal tersebut membuat siswa dituntut untuk meningkatkan kerampilan seperti kemampuan untuk belajar, beradaptasi dengan cepat, berkomunikasi di media sosial, menganalisis data, memanfaatkan teknologi, melakukan penelitian, dan, tentu saja, kemampuan untuk bekerja secara independen tanpa mengorbankan produktivitasnya.

Ke depannya lembaga pendidikan seperti perguruan tinggi, universitas, dan sekolah yang memanfaatkan ‘teknologi jauh’ akan lebih maju dibandingkan sekolah yang masih menggunakan sistem konvesional. Belajar menggunakan teknologi baru akan sangat penting untuk menavigasi kehidupan modern dan maju secara profesional. Dalam rangka memenuhi kebutuhan dunia yang terus berubah distance learning diciptakan dengan keuntungan antara lain waktu yang fleksibel, biaya yang kompetitif, sesuai kebutuhan global, materi kontemporer yang relevan dengan zaman dan masih banyak lagi.

Dalam pemikiran saya pembelajaran jarak jauh masih semacam hal yang ‘baru’ khususnya di Indonesia. Dan sementara itu, masuknya internet ke dalam kehidupan kita sehari-hari telah mengubah bagaimana pembelajaran jarak jauh telah berkembang dan dikonsumsi. Menurut Katie Lepi, adapun banyak sejarah yang mendahului penerapan distance learning di berbagai negara.  Berikut Infographic sejarah distance learning:

history-of-distance-learning_520d8b9e1b82e

 

Menurut data dari  Katie Lepi nntara 2002 dan 2008, jumlah kelas online  yang diambil naik samapi dengan 187%. Pada tahun 2009, lebih dari 4 juta siswa mengambil semacam kursus online. Akankan pendidikan formal Indonesia akan dilakukan secara on line untuk memenuhi kebutuhan dunia? salam perubahan 🙂

sumber

Katie Lepi. revolution of distance learning. www.edudemic.com

Comments (17)

  1. Yap…Distance Learning memang menjadi alternatif bagus bagi sekolah, guru, maupun siswa yang pro perubahan. Tinggal pandai-pandainya kita dalam memilih dan memilah mana aplikasi yang pas buata kebutuhan kita selaku pendidik sekaligus kemampuan kita dalam menavigasi serta memberikan bimbingan yang pas buat para siswa. Trima kasih atas artikelnya Pak Firdaus! 🙂

    Salam Perubahan!

    http://taufikibrahim.wordpress.com/

  2. Alhamdulillah, melalui sharing kita dapat memperoleh banyak hal yang mengacu pada peningkatan profesional kita. Dengan memiliki blog, menulis pembelajaran dalam blog, siswa kita dapat berada dimana saja, mereka dapat belajar kapan saja. Walau jarak jauh, mereka dapat berkomunikasi dengan kita, melalui email, komentar blog, atau cara lain. So we have used the Distance-learning. Marilah kita tingkatkan terus DL ini Guraru. Terima kasih sharingnya pak Azwar, salam perjuangan.

  3. Karena belum semuanya daerah terhubung internet maka segerakanlah daerah tersebut agar terhubung internet. Ini akan menjadi motivasi dan sekaligus tugas dari pemimpin daerah agar mewujudkan daerahnya berinternet agar terbuka wawasan dan segala informasi serta tidak ketinggalan jaman.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar