6

Diplomat Jenaka Penopang Republik : H. Agus Salim (+4)

Okky Fajar Tri Maryana February 6, 2014

Sumber gambar : Wikipedia

 

Begitu banyak julukan yang diberikan kepadanya.

Rakyat dan para pemimpin Amerika lebih mengenalnya dengan sebutan :

The Grand Old Man.

Pak Tua yang dilahirkan di Koto Gadang, Sumatra Barat, pada tanggal 8 Oktober 1884 ini memberikan sebuah bekas mendalam bagi saya ketika membaca Biografinya.

Yang paling teringat. Hanya beberapa kata dalam bahasa belanda,

Leiden is lijden

Memimpin adalah menderita.

Unik dan begitu berkesannya kalimat tersebut menggambarkan betapa biografi H. Agus Salim layak untuk dibaca bagi kita semua yang ingin menjadi pemimpin inspiratif dan lebih mencintai Republik ini.

 

Semoga menginspirasi sahabat Guraru 🙂

Salam

 

 

Comments (6)

  1. @bu etna : Makasih Bunda Etna…wahh saya nda ada linknya, saya hanya mebaca di Buku Ibu..hehe semoga bermanfaat ya Bu Etna

    @Pak Bakri : betul sekali pak…perjalanan kepemimpinan beliau sangat mantaps..sayang kita dan anak-anak didik kita kurang mendengarnya 🙂

    @pak Yusuf..hehe..iya Pak..saya juga emoh..kok sekarang pada rame ya..memimpin yang seperti apa saudara saudara kita ini di 2014

    @Ibu Sri….hiihihihi..mari kira liat Bunda Sri di 2014…:)

  2. Sebenarnya pak Haji tidak menderita. Beliau memang mempertahankn keserhanaannya. Beliau bahagia. Org lain mengatakn menderita sebab beliau amat sederhana, penampilan dan rmhpun di kampung becek. Murid beliau tetap mencari dan dtg utk mencari ilmu. Insya Allah saya dpt mengikuti jejak beliau walau secuil. Prinsip kesederhanaan dan ideologinya luar biasa. Thx.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar