0

DEGREE OF COMPARISON (0)

Dita Mutiara Sari May 5, 2021

Pengertian Comparison Degree

Comparison Degree merupakan istilah dalam grammar Bahasa Inggris untuk menunjukkan perbandingan. Dalam Comparison Degree, adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan) akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tingkatan perbandingannya. Oleh karena itu, Comparison Degree bisa juga disebut sebagai Tingkatan Perbandingan.

Fungsi Comparison Degree

Comparison Degree digunakan ketika hendak membandingkan satu hal dengan hal yang lain.

Tingkatan Comparison Degree

Comparison Degree memiliki tiga tingkat, yaitu positive degreecomparative degree, dan superlative degree. Apa perbedaan ketiganya?

Positive Degree, level yang di dibicarakan berada di level yang sama atau sebanding dan bentuk adjective/adverb yang digunakan tidak berubah bentuk;

Comparative Degree, level yang dibicarakan salah satu memiliki sifat ‘lebih’ dibanding hal yang lainnya dan bentuk adjective/adverb yang digunakan berubah bentuk dengan menambahkan imbuhan -r ; -er ; dibelakangnya atau menambahkan kata more didepannya;

Superlative Degree, memiliki sifat ‘paling’ diantara yang lainnya dan berubah bentuk dengan menanambahkan imbuhan -st ; -est ; dibelakang adjective atau the most didepannya.

Pola dan Contoh Kalimat Comparison Degree

Setelah tau perbedaan dan pola dari ketiganya, sekarang waktunya belajar contoh kalimat dari Comparison Degree, nih. Kita bahas satu per satu, ya!

Positive Degree

Pada positive degree, kedua hal yang dibandingkan berada di level yang sama atau sebanding, oleh karena itu digunakan as adjective/adverb as. Misalnya, “You are as pretty as her.” memiliki arti kamu sama cantiknya dengan dia.

Pola :

S (pertama) + to be + as adjective as + S (Kedua)

Contoh :

  • You are as pretty as her.
  • His drawing is as good as mine.

Comparative Degree

Pada comparative degree, salah satu dari kedua hal yang dibandingkan memiliki sifat ‘lebih’ dibanding hal lainnya, oleh karena itu digunakan adjective/adverb + -er atau more + adjective/adverb. Misalnya, “You are prettier than her.” memiliki arti kamu lebih cantik daripada dia.

Pola :

S (Pertama) + to be + Adjective (-r ; -er) + than + S (Kedua)

S (Pertama) + to be + more + Adjective + than + S (Kedua)

Contoh :

He is stronger than him.

She is more dilligent than her.

Superlative Degree

Pada superlative degree, hal yang dibicarakan memiliki sifat ‘paling’ di antara yang lainnya, oleh karena itu digunakan adjective/adverb + -est atau most + adjective/adverb. Misalnya, “You are the prettiest girl in school.” memiliki arti kamu adalah perempuan paling cantik di sekolah.

Pola :

S + to be + Adjective(+ -st) + O

S + to be + the most + Adjective + O

Contoh :

Isyana is the best singer.

Isyana is the most famous singer.

Penggunaan -er/-est atau more/most harus disesuaikan kembali dengan adjective/adverb yang digunakan dalam kalimat. 

Terdapat beberapa aturan yang harus temen-temen ketahui, antara lain:

Adjective/adverb dengan 1 syllable (suku kata)

Maksud dari 1 syllable (suku kata) yaitu adjective/adverb tersebut tidak dapat dipenggal, sehingga pengucapannya hanya satu kali saja. 

Contoh: 

  • Cheap dilafalkan sebagai /chip/, bukan /chi-ep/
  • Large dilafalkan sebagai /larj/, bukan /lar-je/

Adjective/adverb dengan 1 syllable selalu menggunakan -er/-est

Tetapi jika adjective/adverb tersebut berakhiran huruf konsonan yang didahului oleh 1 huruf vokal, maka huruf konsonan terakhirnya harus ditulis ganda

Big berubah bentuk menjadi bigger dan biggest, bukan biger dan bigest, karena big berakhiran huruf konsonan g dengan didahului 1 huruf vokal i, sehingga huruf konsonan terakhirnya harus ditulis ganda.

Sedangkan cheap ditulis sebagai cheaper dan cheapest, bukan cheapper dan cheappest, karena cheap berakhiran huruf konsonan tetapi didahului oleh 2 huruf vokal yaitu e dan a, sehingga huruf konsonan terakhirnya tidak perlu ditulis ganda.

Adjective/adverb dengan 2 syllables (suku kata)

Maksud dari 2 syllables (suku kata) yaitu adjective/adverb tersebut dapat dipenggal menjadi 2, sehingga pengucapannya terdiri dari 2 kali ucap. 

Contoh: 

  • Happy dilafalkan sebagai /hep-pi/
  • Clever dilafalkan sebagai /kle-ver/

Adjective/adverb dengan 2 syllables bisa menggunakan -er/-est, bisa juga menggunakan more/most.

Adjective/adverb dengan 2 syllables yang menggunakan -er/-est memiliki ciri-ciri:

  • Berakhiran -er, -le, -ow, contoh: clever, simple, shallow
  • Berakhiran -y, tetapi y berubah bentuk menjadi i, contoh: happy menjadi happier dan happiest

Adjective/adverb dengan 2 syllables yang menggunakan more/most memiliki ciri-ciri:

  • Berakhiran -ly-ful-less-ing-ed-ous, contoh: calmly, painful, hopeless, boring, worried, famous.

Adjective/adverb dengan 3 atau lebih syllables (suku kata)

Maksud dari 3 atau lebih syllables (suku kata) yaitu adjective/adverb tersebut dapat dipenggal menjadi 3 atau lebih, sehingga pengucapannya terdiri dari 3 kali ucap atau lebih. 

Contoh: 

  • Expensive dilafalkan sebagai /eks-pen-siv/
  • Comfortable dilafalkan sebagai /kam-fer-te-bel/

Adjective/adverb dengan 3 atau lebih syllables selalu menggunakan more/most.

Adjective/adverb dengan bentuk tidak beraturan (irregular form)

Adjective/adverb yang tidak beraturan (irregular form) tidak mengikuti aturan penambahan -er/-est maupun more/most, karena memang sudah paten seperti itu dari asalnya.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar