8

Cukup Singkat Membuat Video Pembelajaran (0)

Supadilah S.Si November 20, 2020

Tadi siang, saya shalat Jumat di Sekolah. Selesai Jumatan rencananya saya mau pulang. Eh tiba-tiba hujan datang. Saya batal ngambil motor. Lalu duduk termangu di depan pintu. Setelah sekian lama ditunggu, hujan belum juga menunjukkan tanda-tanda mau reda.

Dipikir-pikir, ah enggak produktif banget kalau cuman nongkrong akhirnya saya bikin video pembelajaran. Kebetulan memang ada materi yang harus dijelaskan dengan menggunakan video.

Saya ambil handphone, pasang. Dengan diganjal kamus bahasa Inggris sebagai tripod, hehe… saya mulai membuat video pembelajaran.

Ketimbang memakai video pembelajaran yang sudah ada, saya merasa guru harus bisa membuat membuat vide pembelajaran sendiri. Agar guru bisa memilah materi yang pas, durasi yang tepat, dan terpenting adalah agar kemampuan guru semakin berkembang dan meningkat.

Sebetulnya, bikin video pembelajaran ada langkah-langkahnya. tapi dalam kondisi darurat, kita bisa membuat video pembelajaran yang sederhana tapi kualitasnya cukup bagus juga.

Seperti yang saya tulis di artikel ini harusnya ada langkah-langkah tertentu dalam membuat video pembelajaran. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menulis story Line. Story line berisi pembagian isi materi pembelajaran dengan gerakan tubuh/sikap kita. menentukan kapan kita ngomong apa dengan video yang ditampilkan. Termasuk menentukan urutan materi apa yang akan ditampilkan. Story Line ini mirip kerangka karangan kalau dalam bahasa Indonesia. kebanyakan orang biasanya melewatkan langkah ini. Padahal, langkah ini sangat penting lho agar skenario video pembelajaran kita lebih rapi. Saya membua story line dengan menggunakan laptop ACER Aspire 2930 yang cukup legendaris karena laptop itu ada sejak saya kulia dulu.
  2. Melakukan proses rekaman. Beruntungnya, di sekolah saya tersedia studio teman merekam. Meskipun masih sederhana. Tapi cukuplah untuk membuat video pembelajaran. Dalam studio itu ada layar green screen, dan tripod.
  3. Mencari aset. Saya menggunakan laptop ACER tadi untuk browsing gambar, ilustrasi, data-data, hingga materi pembelajaran yang akan saya sampaikan. Menurut saya penting sekali ada gambar dan ilustrasi agar membuat tampilan semakin eye cathing atau enak dipandang.
  4. Proses Editing. Dalam membuat video pembelajaran, hasilnya tidak langsung bagus. Ada bagian-bagian yang salah dan harus dihapus. Untuk editing video saya menggunakan aplikasi Kinemaster. Bisa dilakukan lewat handphone.
  5. Evaluasi. Nah, langkah ini juga sering dilewatkan. Padahal ini penting lho. Setelah video jadi, ada baiknya lakukan evaluasi. Evaluasi jangan kita sendiri yang melakukannya. Sebab bisa subyektif. Kurang teliti kalau kita sendiri yang mengevaluasinya. Tapi mintalah bantuan orang lain. Beruntung ada istri yang mendukung dan menemani. Selain men-suport dengan membuatkan teh hangat ciee… istri bertindak sebagai editor yang memberikan koreksi-koreksi pada video pembelajaran.

Saya pakai aplikasi kinemaster untuk membuat video pembelajaran itu. tidak butuh waktu lama. Lang lama malah bikinnya. Nah, seperti apa video pembelajaran yang sudah saya bikin? bisa dicek di sini

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (8)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar