5

Catatan Resepsi HUT PGRI Karimun: Kekompakan itu Indah (+3)

M. Rasyid Nur November 28, 2013

HANYA satu kata yang paling tepat untuk disebut atas kesuksesan penyelenggaraan resepsi HGN (Hari Guru Nasional) 2013 dan HUT (Hari Ulang Tahun) PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) ke-68 Kabupaten Karimun, hari Kamis (28/ 11) ini, yaitu kompak. Tidak akan mudah mendatangkan 4000-an guru/ pegawai sekolah (baca: anggota PGRI) yang berada di pulau-pulau se-kabupaten berazam ini. Khas kabupaten ini terdiri dari banyak pulau yang terpisah oleh laut yang cukup jauh jaraknya antara satu dengan lainnya.

HUT PGRI Karimun tahun ini memang terasa istimewa. Jumlah anggota PGRI yang hadir begitu banyak. Kurang lebih 4000 (empat ribu) orang bukanlah jumlah yang sedikit. Di satu pulau (Karimun) saja hanya ada kurang lebih 2000-an orang. Di Pulau Kundur, pulau yang juga termasuk besar, ada kurang lebih 1000-an guru. Di Pulau Moro, pulau ketiga yang termasuk pulau yang besar, ada kurang lebih 300-an orang. Dan di lain-lain pulau para guru bertebaran dengan jumlah yang lebih kecil. Bahkan ada di sebuah pulau yang hanya terdapat satu sekolah (SD) dengan guru lima orang saja. Sungguh berat mengumpulkan mereka jika tidak ada rasa kebersamaan.

Tapi pada resepsi HUT PGRI kali ini, ternyata panitia mampu mendatangkan hampir semuanya. Acaranya dilaksanakan di Kecamatan Meral Barat (berada di Pulau Karimun) dengan lokasi yang juga sangat jauh dari kota Tanjungbalai Karimun, Ibu Kota Kabupaten Karimun. Dari pelabuhan ke lokasi acara pun memerlukan waktu setengah jam naik bus/ motor. Padahal dari tempat tinggal guru ke Pulau karimun sudah memerlukan waktu antara satu- dua jam naik kapal laut. Belum lagi jarak sekolah ke pelabuhan di tempat tugas, biasanya juga sangat jauh.

Semua guru yang hadir pada acara resepsi hari ini mengatakan kalau acara tahun ini adalah acara yang paling sukses dan spektakuler berbanding acara yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Pertama karena jumlah peserta yang hadirnya sungguh-sungguh pantastis. Belum pernah terjadi sebelumnya. Penyebab kedua adalah hadiah doorprize umrohnya sungguh di luar dugaan. Tidak terbayangkan kalau jumlahnya bisa dua kali lipat berbanding tahun sebelumnya.

Ketika tahun-tahun awal kebijakan memberikan hadiah umroh oleh Pengurus PGRI, jumlahnya baru beberapa orang saja. Seingat saya, tiga tahun lalu masih di bawah sepuluh orang. tahun berikutnya juga tidak seberapa. Tapi tahun lalu (2012) Pengurus PGRI Kabupaten bersama Pemda karimun sanggup memberikan hadiah umroh gratis untuk 13 orang guru. Sungguh jumlah yang lumayan besar sekali berangkat umroh.

Nah, ternyata pada tahun ini dari informasi awal yang akan berangkat hanya 12 orang, ternyata akhirnya berjumlah 24 orang. Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Ketua DPRD masing memberi lagi hadiah umroh. Makanya jumlahnya menjadi 24 orang. Wow, tahun ini para guru di Karimun insyaallah akan berangkat umroh sebanyak 24 orang tersebut. Hebatnya, yang bernasib baik untuk berangkat pada tahun ini kebanyakannya adalah guru-guru muda. Tentu saja ini sesuatu yang membanggakan.

Tapi yang jauh lebih layak untuk dicatat adalah begitu tampak kompaknya para guru dalam melaksanakan resepsi ini. Para panitia yang kebetulan dipercayakan kepada Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Meral, sungguh menunjukkan kekompakan yang utuh sejak persiapan hingga pelaksanaan. Dari beberapa kali rapat panitia tampak sekali kekompakan itu. Lalu ketika mempersiapkan tempat (memasang tenda, pentas, dekorasi, dll) semua dikerjakan secara b ersama-sama. Semua bersedia untuk bertungkus-lumus (bersusah-payah) demi suksesnya acara. Ah, begitu indahnya kekompakan ini. Sebagai Ketua Panitia, saya merasa puas dengan partisipasi aktif semua anggota, terutama para panitia dalam menyukseskan resepsi ini. Terima kasih teman semua!***

About Author

M. Rasyid Nur

Menjadi guru (honorer) sejak tahun 1980, ketika masih mahasiswa. Selanjutnya menjadi PNS (aktif) sejak 1985 dengan SK TMT 01.03.1984 dan terus menjadi guru hingga sekarang. Insyaallah akan purna bakti pada 11.04.2017. Obsesi, "Berharap kehebatan murid melebihi kehebatan gurunya."

View all posts by M. Rasyid Nur →

Comments (5)

  1. Subhanallah, luar biasa. Rasanya ingin ikut bergabung walau hanya duduk menjadi pengamat, hehehe. Kisah di ataspun oleh bapak ketua dikemas dengan bik, hingga saya membacanya dengan pelan dan berhenti di setiap titik. Ya titik sendiri memang berarti full stop, hehehe. Terima kasih sharingnya, saya ikut bahagia membacanya, terutama kekompakan yang hebat itu. Salam sukses selalu.

  2. Jadi, malu Bu Etna menceritakannya. Tapi memang mengharukan, Bu. Para anggota PGRI yang bertebaran di banyak pulau-pulau itu mau datang ke lokasi acara yang sangat jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. Inilah yang membuat saya haru. Sebagai yang diberi amanah, dari awal sebenarnya ada rasa kekhawatiran, kalau-kalau tidak ramai yang hadir. Tapi syukurlah, hampir semua guru/ pegawai sekolah bisa hadir. Salam perjuangan, Bu Etna.

  3. Terimakasih pak Rasyid atas sharingnya. Iya benar, kekompakan memang indah. Subhanallah, luar biasa pak Rasyid Acara HUT PGRI Karimun. Bersyukur Karimun memiliki guru-guru yang kompak seperti itu. Hadiah umrohnya ini yang membuat guru-guru menanti-nanti. he..he..he…

    Saya berikan ‘VOTE” artikelnya. Salam hormat,

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar