0

Bullyng dan macam-macamnya (0)

Ayuma Sofyati March 5, 2021

Prilaku anti-bully (anti perundungan) dimaknai sebagai sikap tidak setuju dan tidak suka terhadap prilaku bully . Selama ini, bullying banyak diartikan sebagai tindakan kekerasan, penindasan, atau intimidasi. Padahal, prilaku bullying tidak hanya mencakup hal itu saja.

Bullying merupakan bentuk prilaku agresif yang diwujudkan melalui kekerasan atau paksaan guna mempengaruhi orang lain, di lakukan secara berulang atau berpotensi untuk di ulang. Serta melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan. Contoh perilaku ini mencakup pelecehan verbal, kekerasan fisik, atau pemaksaan. Banyak pelaku yang menggunakan alasan ras, agama, gender, seksualitas, atau kemampuan seseorang ketika melakukan perbuatan bully

Bullying dapat terjadi dalam setiap konteks interaksi manusia, seperti sekolah, keluarga, tempat kerja, rumah,dan lingkungan. Perbuatan ini berkisar dari yang bersifat lebih sederhana di lakukan antar individu ateu lebih kompleks dilakukan oleh kelompok.

Bullying bukan disebabkan oleh rasa amarah, atau adanya konflik yang perlu di selesaikan . Hal ini terkait dengan perasaan superior, yang menyebabkan timbulnya perasaan berhak menyakiti, menghina, atau mengendalikan orang lain yang di anggap lebih lemah secara fisik maupun mental 

Prilaku bullying juga Marak dilakukan oleh anak atau remaja usia sekolah. Mengejek, menertawakan, atau menyindir seseorang sebenarnya juga  termasuk jenis prilaku bulyying.

Macam-macam prilaku Bullying 

  1. Bullying secara verbal; 

Misalnya mengejek, menertawakan dan menyindir.Tipe prilaku ini paling mudah di lakukan yang mengawali prilaku bullying lainnya dan menjadi langkah pertama menuju prilaku kekerasan

  1. Bullying secara fisik; 

seperti memukul, menendang, menampar, mencekik, meludahi, serta menghancurkan barang-barang. Bukti perlakuan bullying secara fisik lebih mudah di identifikasi, tetapi kasusnya tidak banyak terjadi. Remaja yang secara teratur melakukan bullying fisik merupakan type remaja yang bermasalah dan cenderung akan melakukan tindak kriminal lebih lanjut

  1. Bullying secara relasional ;

Dilakukan dengan merendahkan harga diri seseorang secara sistematis dengan cara mengabaikan , mengucilkan, atau menghindari orang tersebut. Prilaku ini mencakup sikap-sikap yang lebih sulit diamati , seperti tatapan atau lirikan yang agresif, helaan nafas, cibiran, tawa mengejek dan bahasa tubuh yang menantang sehingga prilaku ini sulit di deteksi dari luar. Hal ini sering terjadi di awal masa kehidupan remaja, karena dalem priode inilah terjadi perubahan fisik, emosi, mental dan seksual remaja

  1. Bullying elektronik;

Bentuk perilaku bullying yang di lakukan melalui sarana elektronik, seperti website, chatting room, e-mail, SMS, dan sebagainya. Biasanya hal ini di lakukan untuk meneror korban menggunakan tulisan animasi, gambar, rekaman Vidio, atau film yang bersifat mengintimidasi, menyakiti, atau menyudutkan. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang cukup memahami sarana teknologi informasi dan media elektronik lainnya

Sungguh begitu dahsyat dampak dari prilaku bully ini, bukan saja membuat korban merasa rendah diri, tertekan, depresi, pesimis tapi lebih jauh dari itu, bunuh diri.

Sumber : Dyah Sriwilujeng dalam “Panduan Implementasi penguatan pendidikan karakter.” 

About Author

Ayuma Sofyati

Saya adalah seorang guru di SMP Negeri 2 Pontang Kabupaten Serang Banten juga blogger . Senang menyerap ilmu dan senantiasa belajar belajar dan belajar karena saya adalah pembelajar .Guraru adalah salah satu wadah untuk menyerap ilmu. Salam sukses !

View all posts by Ayuma Sofyati →

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar