2

Bu Nenda, Kartini Kita, Pahlawan Jamban (2) (0)

Supadilah S.Si April 15, 2021

Hal ini dilakukannya kampung demi kampung, desa demi desa. Satu dua orang atau lembaga peduli dengan yang dilakukannya. Ada yang membantu materi atau sekadar dukungan. Satu dua orang relawan anak-anak muda membantunya. Ikut ambil bagian dari kerja sosial itu. Sekarang, Bu Nenda tak sendirian berjuang.

Hari demi hari, bulan pindah ke bulan, tahun berganti tahun. Tak dirasa ternyata sudah 15 tahun lamanya Bu Nenda berjuang dalam perjambanan ini. Masya Allah, sudah sejauh itu Bu Nenda berkiprah.
Sekarang, telah sekitar 10.045 jamban telah terbangun. Sudah 50 ribu jiwa di Banten tidak lagi BABS. 
Kini, warga bisa BAB dengan nyaman di rumah sendiri. Tak lagi buang air besar sembarangan. Jika malam, para ibu tak lagi membangunkan suami untuk mengantar BAB. Desa menjadi semakin bersih, kesehatan pun semakin terjaga.  
Izinkan saya menuliskan satu lagi kisah Berbagi Kebaikan dari Bu Nenda. Kali ini, dari keluarga beliau, tepatnya suaminya. 
Suatu sore, Bu Nenda pulang dari kantornya di Serang, Banten. Sampai di Pandeglang menjelang Maghrib. Di rumah ternyata sedang ada Mbok Kasur. Sang suami bilang, sedari tadi mencari kasur jadul. Supaya Mbok Kasur ada kerjaan. Kasihan, sebab Mbok Kasur ini jauh-jauh dari Serang ke Pandeglang untuk mencari nafkah menjajakan jasa memperbaiki kasur kapuk. Zaman canggih begini, segalanya semakin mewah, maka semakin sedikit yang menerima keahlian Mbok Kasur.


Tapi Bu Nenda dan suami tak sampai hati mengecewakan Mbok Kasur. Dicari segala cara agar Mbok Kasur tak pulang dengan tangan hampa. Pekerjaan selesai, Mbok Kasur ditahan jangan pulang dulu. Selesai Maghrib, akan diantar. Maka, Nenda yang baru saja datang dari Serang, akan balik ke Serang lagi.

Lelah sih lelah. Tapi, membayangkan Mbok Kasur yang mencari nafkah dengan berjalan kaki menelusuri jalan sepanjang terminal Kadu Banen – alun-alun Pandeglang, Cihaseum, Kebun Cau dengan membawa gembolan berat, mengalahkan keletihannya.
Setelah menempuh 90 menit perjalanan, tibalah di rumah Mbok Kasur. Sebuah pemukiman padat.  Rumahnya yang kecil dihuni beberapa orang anak dan cucu.
  Sambil mengetuk pintu rumah, Mbok kasur setengah berteriak menyampaikan kepada anak-anak nya. “Mbok diantar pake mobil, Mbok diantar pake mobil bagus.” Duh…
“Hidup buat apa sih kalau bukan untuk bermanfaat untuk oranglain?” jelasnya dengan semringah. Tak ada beban meskipun jika aktivitasnya sangat padat.
“Sebagai sesama umat memang harus peduli” tambahnya. 
Rupanya, prinsip hidup banyak melakukan kebaikan tidak hanya dimiliki Bu Nenda saja. Sang suami pun mendukungnya. Kerap pula ikut ke lapangan membantu sang isteri. 
Keluarga sudah satu pandangan bahwa berbagi kebaikan menjadi satu hal yang harus ditunaikan. 
“Kadang kasihan lihat ibu banyak kegiatan jadinya sering kecapekan. Tapi terus keinget kalau ibu kerja buat ngebantu banyak orang. Jadinya Ais mendukung banget. Soalnya banyak orang yang kebantu karena kesibukan itu” terang si bungsu. 

Empat Hikmah Berbagi Kebaikan

Setidaknya ada empat hikmah yang bisa kita ambil dari konsistennya Bu Nenda melakukan berbagai kebaikan itu.

Pertama, Kebaikan Itu Beresonansi

Begitulah, kebaikan bisa beresonansi. Dalam fisika resonasi diartikan sebagai ‘ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh benda lain yang memiliki frekuensi yang sama’. 
Singkatnya, kebaikan itu menular. Satu kebaikan bisa menginspirasi kebaikan lainnya. Satu orang melakukan kebaikan bisa diikuti oleh oranglain. Karena itu, saya lebih sepakat kalau kebaikan itu perlu disebar. Bukan dalam rangka pamer atau riya tetapi agar banyak orang yang juga tergerak melakukan kebaikan. 

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar