1

Bryophyta (0)

Elisa Kristiyanti March 25, 2021

Reproduksi Lumut

Pada lumut terjadi reproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual terjadi dengan pembentukan spora melalui pembelahan meiosis sel induk spora di dalam sporangium. Berikut adalah tahapan dalam siklus hidup lumut.

  1. Spora yang berkromosom haplod (n) jatuh dan berada pada tempat yang sesuai kemudian berkembang melalui pembelahan mitosis menjadi protonema (massa filamen setebal satu sel yang berwarna hijau dan bercabang-cabang).
  2. Protonema bersifat haploid (n) menghasilkan struktur mirip kuncup yang memiliki meristem apikal yang menghasilkan gametofor (pembawa gamet) dan terbentuklah gametofit.
  3. Tumbuhan lumut dewasa akan membentuk anteredium (alat kelamin jantan) dan arkegonium (alat kelamin betina).
  4. Anteredium akan menghasilkan sperma berflagel. Flagel akan memungkinkan sperma untuk bergerak/berenang melalui lapisan air menuju sel telur.
  5. Sebagai tanggapan terhadap zat kimia pemikat, sperma akan memasuki arkegonium yang menghasilkan sel telur yang bersifat haploid (n).
  6. Fertilasi terjadi di dalam arkegonium dan menghasilkan zigot yang bersifat diploid (2n). Zigot tumbuh menjadi embrio melalui pembelahan mitosis dan embrio tetap berada di arkegonium.
  7. Embrio akan tumbuh menjadi sporofit (2n) yang kemudian sporofit tumbuh membentuk sporogonium (2n) yang memiliki sporangium (kotak spora).
  8. Di dalam sporangium terdapat sel induk spora (2n) yang akan membelah secara meiosis dan menghasilkan spora-spora yang haploid (n).

1 2 3 4

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar