3

Berjuang demi tunas muda (+4)

parlin simanjuntak June 17, 2014

Setiap hari berangkat dari rumah,melewati k eramaian dan macetnya lalulintas dengan satu keyakinan   akan bertemu dengan mereka dan memberikan  yang terbaik,dari  yang saya ketahui , semuanya telah kupersiapkan selama satu malam apa yang harus disuguhkan bagi mereka,pasti mereka akan senang.

Ketika semua sudah tertumpah dari pikiran, seluruhnya diuraikan dengan suara lantang,semua diam,tenang mendengarkan dan pada akhirnya saya memberikan selembar uraian minta pertanggungjawaban dari mereka,betapa terkejutnya saya bahwa semua usaha selalu kulakukan dengan baik ternyata hasilnya begitu mengecewakan.

Kutelusuri penyebabnya,kubertanya kiri – kanan,teman – teman sejawat ,selalu berpendapat bahwa yang salah mereka,tidak pernah buka buku,tidak pernah belajar,tidak pernah diawasi orangtua,dan selalu suka main game,facebook,twitter,chatting,apakah saya sama dengan kaumku yang selalu menyalahkan tunas – tunas muda ini,apakah aku sudah berbuat dengan benar ?

Mencari akar permasalahan ,kudekati mereka rupanya semua suka animasi,film karton,fb dll.Akhirnya kuputuskan membuat sesuatu yang baru dengan mengajar mereka dengan membeli cd pembelajaran,semua mulai tertarik,dengan antusiasnya mereka berdiskusi dan bertanya tapi ketika mereka dibuat test belum juga sempurna.

Ketika cd pembelajaran disajikan,dalam pikiran saya,semua hanya menonton dengan tenang tanpa ada interaksi kecuali sebagian membuat ringkasan dari hasil yang mereka dengar,kusadari aku belum puas dengan semua ini.karena apa yang kusajikan belum sempurna dipikiran saya,terbukti belum antusiasnya tunas muda ini untuk menggali materi pembelajaran.

Kutelusuri dunia maya bagaimana mencari yang terbaik,banyak penawaran cd interaktif,tapi tetap satu arah antara guru dengan tunas muda ,mereka tetap tak ada kegiatan yang lebih memuaskan .

Berjuang terus itu yang masih kulakukan untuk mengikuti penawaran tehnologi guru melek IT,belajar untuk mengetahui sesuatu demi tugas dan tanggung jawab terhadap  tunas muda karena mereka adalah harapan bangsa dan negara ini.

Persoalan untuk lebih meningkatkan profesionalisme adalah merupakan tuntutan dari apa yang telah kita terima selama ini,sebagai seorang yang bertanggung jawab  ,mau tidak mau ,suka tidak suka wajib hukumnya untuk bersikap sebagai ahli dibidangnya masing – masing,tanpa harus melihat kiri kanan atau pendapat orang lain tentang kita,mari kita melek IT untuk gelar kita sebagai Guru Profesional. Salam Sukses.

 

Comments (3)

  1. Memang pak dengan IT merasa monoton dan tak berkembang jadi kita perlu banyak saring , kalau saya pasti tanya pak Subakri Atau Cak Martho yang lebih Frofesional Alhamdulillah banyak kemajuan terutama untuk SD pelosok yang nota bene sarana tak memadai tapi harus pasti lho pak! dan tetep semangat , oh ya daftar juga tapi Ambil angkatan 3 ,ya mulai dulu pak kalau ada worksop , atau penataran kalau meninggallkan tugas saya menolak karena sk saya mengajar kecuali hari libur terimakasih tetep semangat

  2. Pak Parlin, saya sudah merespon tulisan bpk terdahulu tgl 16 Juni, namun tampaknya bpk belum sempat respon balik. Kebiasaan pak, saya selalu melihat apakah respon sudah dijawab, hehehe begitulah kami di sini. Walau demikian, senang bpk dapat menulis lagi. Sekali lagi, salam kenal, selamat mengikuti diklat online yang luar biasa ini. Salam sukses.

  3. Salam kenal juga bu Etna,makasih dan saya sangat senang mengikuti diklat on line ini yang selama ini sudah saya cari gimana menggunakan tehnologi ini untuk pembelajaran karena begitu banyak model tulisan,quiz di internet tapi tidak tahu cara membuatnya kecuali membaca aja,mudah – mudahan dengan bantuan trainer dan rekan – rekan guru yg lain dapat terjawab semuanya.
    @pak Moh.saleh salam kenal juga ,sukses untuk bapak.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar