7

BELAJAR MENJADI ASYIK DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (+3)

Julianto May 7, 2015

mpi

“ Pak, besok lagi belajarnya pakai ini yaa..” kata murid-murid kelas 3 sambil menunjuk notebookku dan proyektor yang masih meny ala diatas meja setelah selesai pelajaran PAI.

mpi3

Itulah kesan dari anak-anak saat saya pertama kalinya menggunakan IT dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Komputer dan teknologi informasi sekarang ini sudah sampai pada taraf pervasif, yang telah menjadi satu alat dalam proses kegiatan sehari-hari. Dari perkembangan teknologi saat ini, apabila kita manfaatkan untuk pembelajaran maka akan memberikan pengaruh yang besar . Terutama bagi anak didik, mereka akan semakin asyik dan bersemangat mengikuti jalannya kegiatan belajar mengajar. Bahkan, mereka akan semakin aktif dalam belajar di kelas. Bentuk dari pemanfaatan teknologi untuk kegiatan belajar mengajar yaitu dengan membuat multimedia pembelajaran interaktif.

 

Berawal dari keinginan saya untuk menciptakan suasana belajar di kelas yang menyenangkan dan bisa membuat anak didik betah belajar, maka saya pun berfikir kira-kira bagaimana yaa…??

Ketika itu pelajaran yang ku ampu adalah PAI dan dalam penyampaian sebagian besar dengan metode ceramah. Supaya anak didik tidak jenuh maka saya terus mencari cara kira-kira metode apa yang bisa dipadukan dengan metode ceramah. Saat itu saya masih gaptek buanget,,,padahal sekarang juga masih.

Saat melihat teman-teman bisa mengoperasikan notebook, laptob dalam hati “wah itu kelihatannya asyik banget, bisa dimanfaatkan ni buat mengajar di kelas. Mulai saat itu saya pun mempelajari cara mengoperasikan notebook. Kemudian lihat di google, dari situ saya menemukan sebuah artikel tentang “ membuat media pembelajaran interaktif dengan lectora”. Ini dia yang kucari-cari.

 

Tepat saat itu ada undangan mengikuti pelatihan dengan tema “ Membuat Multimedia Pembelajaran dengan Lectora”. Karena sangat butuh pengetahuan yang seperti itu, akhirnya saya pun bergegas mengikuti pelatiahan tersebut.

Gurukan juga harus terus belajar.

 

Setelah mengikuti pelatihan tersebut, saya bisa membuat multimedia pembelajaran interaktif meskipun masih sederhana. Selanjutnya membuat media pembelajaran interaktif sesuai dengan materi yang akan saya sampaikan di kelas. Saatnya berkaryaa…

 

Materi yang akan saya sampaikan saat itu pelajaran PAI bab beriman kepada hari akhir. Malam harinya saya nglembur membuat media tersebut. Setelah selesai buat lihat jam ternyata sudah jam 03:00, suara ayam-ayam berkokok pun terdengar jelas. Media pambelajaran interaktif PAI siap digunakan.

 

Pagi harinya saya masuk ke kelas 3 dengan membawa notebook dan proyektor. Anak-anak dengan duduk rapi langsung menyambut menampakkan wajah yang berseri-seri.

 

“ Anak-anak, hari ini kita akan belajar dengan ini anak-anak “ kataku sambil menunjukkan jari ke notebook.

“ Asyiiiik,,, Horeeee,,, sambut anak-anak penuh keceriaan

 

Dalam proses pembelajaran anak-anak saya bagi menjadi 4 kelompok dari jumlah 26 siswa kelas 3 SDU Daar El Dzikir.  Pertama saya menerangkan materi sambil menjalankan aplikasi yang telah saya buat. Setelah itu saya berikan pertanyaan-pertanyaan untuk mereka diskusikan bersama. Berdiskusi selesai dilanjutkan evaluasi, evaluasi dilakukan bersama-sama dengan aplikasi tersebut. Setelah evaluasi selesai, masing-masing kelompok kita adakan lomba antar kelompok. Lombanya yaitu menjawab kuis yang berisi materi dalam bentuk game.

 

Setelah pelajaran selesai, anak-anak pun berkata:

“ Pak, besok lagi belajarnya pakai ini yaa..” kata murid-murid kelas 3 sambil menunjuk notebookku dan proyektor.

 

Itulah pengalaman pertama kali saya mengajar menggunakan media teknologi sebagai sara belajar. Anak didik sangat senang dan enjoy selama kbm berlangsung. Meskipun pengalaman ini belum seberapa, tapi buat saya ini pengalaman yang sangat berkesan.

 

Ketika seorang guru mampu menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran maka akan memperlancar proses interaksi dengan siswa dan siswa menjadi lebih interaktif. Kalau memungkinkan guru harus menciptakan merancang dan membuat media sendiri. Manfaat dari kita membuat media pembelajaran sendiri adalah apa yang menjadi aspek tujuan dari media yang kita gunakan tepat sasaran dan sesuai yang kita inginkan serta peran guru menjadi lebih produktif.

 

Apalagi sekarang ini anak-anak sudah banyak yang punya gadget-gadget dan kebanyakan juga mereka menginstal di gadget mereka bermacam-macam game yang tidak mendidik. Waktu mereka habiskan untuk ngegame dari pada belajar atau membaca buku.  Jika kita bisa menciptakan media untuk pembelajaran dengan desain masuk kedunia mereka, maka itu akan lebih bermanfaat.

 

“Artikel ini diikutkan dalam lomba menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10”.

Comments (7)

  1. keren … guru PAI yang biasanya kurang mengenal IT, gini harus berbeda ….. pelajaran dengan IT lebih mak nyussss
    =====================
    INI PERJUANGAN YANG LUAR BIASA
    Materi yang akan saya sampaikan saat itu pelajaran PAI bab beriman kepada hari akhir. Malam harinya saya nglembur membuat media tersebut. Setelah selesai buat lihat jam ternyata sudah jam 03:00, suara ayam-ayam berkokok pun terdengar jelas.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar