0

Belajar itu Terus-Menerus (0)

IKA HARDIYAN AKSARI April 8, 2021

Belajar itu terus-menerus, kalau berhenti sehari saja, pasti akan berbeda hasilnya, setujukah dengan pendapatku?

Kalimat tersebut kudapatkan setelah Senin lalu kudapati muridku yang awalnya mulai lancar membaca, eh, karena libur seminggu, kok plegak-pleguk lagi alias kembali mengeja. Aku sedih sekali. Tapi, mau bagaimana lagi?

Begini, di SD tempatku mengajar masih belum boleh tatap muka. Akan tetapi, kami, guru dan kepala sekolah mensiasati bagaimana caranya agar anak-anak istimewa – yang belum bisa membaca, khususnya kelas rendah- untuk diizinkan masuk setiap hari walau satu jam saja di sekolah.

Oleh karena itu, sejak dua mingggu lalu, saat PKKM berakhir, kuminta tujuh anak yang kuangaap istimewa itu untuk masuk sekolah mulai pukul 08.00 – 09.00 WIB. Kok hanya sebentar saja? Jaga-jaga kalau misalnya ada komplain dari kantor karena ini kan inisiatif sekolah sendiri.

Action-nya bagaimana? Anak-anak tentu antusias, orangtua juga. Apalagi anak-anak istimewa itu kebanyakan orangtuanya pergi ke luar negeri dan di rumah ikut nenek atau saudaranya. Kemudian, baru jalan seminggu, alhamdulillah, hasilnya itu kelihatan. Anak didikku, kelas 2 SD, yang awalnya masih mengeja bisa mulai membaca secara lancar. Hati guru mana yang tidak bahagia?

Akan tetapi, kabar latihan ujian untuk kelas enam pun datang. Alhasil, anak didikku kelas dua harus kembali belajar lagi di rumah selama seminggu. Bisa ditebak bukan, apa yang terjadi?

Setelah seminggu belajar sendiri di rumah, kemudian kembali lagi ke sekolah, olala, bak mulai dari nol lagi, Teman. Antara jengkel, gemes, tapi ya kudu pasrah, mau bagaimana lagi?

Akhirnya, minggu ini, saat anak-anak kembali lagi ke sekolah, kumulai dari nol lagi mengajari mereka membaca. Minggu depan sudah masuk awal bulan ramadan, libur lagi, hihihi, entahlah, jadi apa nanti anak-anak istimewaku ini nanti?

Memang harus kuakui, kalau belajar itu harus terus-menerus, sampai kapanpun memang harus seperti itu. Aku sendiri sudah membuktikan kalimat tersebut. Dulu, saat masa penantian ujian CPNS, kuusahakan selalu setiap hari mengerjakan 5 – 10 soal hitungan, menonton pembahasan soal di Youtube, dan membuat ringkasan materi. Harus dan wajib dalam keadaan apapun. Alhamdulillah, dengan perjuangan yang penuh dengan tantangan, hasilnya tidak mengecewakan.

Apa yang kulakukan ini bisa juga dicontoh, bahwa tidak perlu mengikuti kursus khusus, asalkan mau berusaha untuk mencari materi dan tekun mempelajarinya, kamu juga bisa lolos CPNS.

Terakhir, untuk mengingatkan diriku sendiri juga, bahwa sesuatu yang kita lakukan dengan konsisten, awalnya memang terasa membosankan dan banyak godaan, tapi, kelak akan membuahkan hasil.

Di luar sana hujan, tapi mereka tetap semangat belajar

Aku juga memiliki harapan kalau orangtua atau wali muridku juga mau ikut serta memperhatikan anak-anaknya, agar apa yang kuusahakan di sekolah tidak terasa sia-sia.

Kamu, pernah memiliki pengalaman apa tentang belajar secara terus menerus dan konsisten? Share, yuk, di kolom komentar!

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar