0

Belajar dari Berbagai Pengalaman (0)

Thurneysen Simanjuntak March 30, 2021

Dulu ketika saya masih kuliah, seorang mentorku sering mengajarkanku sesuatu yang penting berhubungan dengan kesuksesan. Saya tidak pernah lupa dengan kata-kata atau nasihat yang pernah disampaikannya saat itu.

Bahkan waktu sudah hampir duapuluh tahun berlalu. Tapi kata – kata itu rasanya masih tetap membekas dalam ingatan. Bahkan masih menjadi salah satu keyakinanku dalam hal belajar.

Kalau kamu mau sukses dalam kehidupan, ingat pesanku ini, “Sukses itu harus belajar dari berbagai pengalaman. Baik itu belajar dari pengalaman diri sendiri, atau kalau kamu belum pernah mengalaminya atau melakukannya, maka belajarlah dari pengalaman orang lain.”

Memang belajar dari pengalaman sendiri sering kali terbentur dengan keterbatasan. Tetapi kalau mau belajar dari pengalaman orang lain, tentu di luar sana tidak ada batas yang bisa kita pelajari. Sebab, banyak sekali pengalaman orang lain yang bisa kita gali.

Saya sendiri adalah pribadi yang senang belajar dari pengalaman orang lain. Baik itu belajar secara langsung, misalnya melalui diskusi atau sekedar dari pengamatan terhadap orang tersebut. Atau, saya tidak jarang juga belajar dari pengalaman orang lain secara tidak langsung, misalnya melalui tulisan pengalaman yang telah tertuang dalam sebuah buku.

Sebagai seorang guru, tentu pengalaman mengajar adalah salah satu hal yang sering kupelajari dari orang lain. Baik dari orang yang lebih senior atau yang muda sekalipun. Belajar kepada yang senior mungkin jauh lebih mudah dibanding kepada yang junior. Terkadang butuh kerendahan hati. Tetapi berdasarkan pengalaman, ternyata belajar kepada junior sering juga saya lakukan terutama ketika berurusan dengan teknologi.

Selain belajar mengajar, belajar menulis juga adalah contoh lain yang sering saya lakukan berdasarkan pengalaman orang lain.

Ada banyak orang yang sukses menulis di luar sana, baik yang menulis buku atau artikel, saya sering mempelajari cara mereka merangkai kata, menggabungkan kalimat menjadi paragraf atau mengolah paragraf menjadi tulisan yang utuh dalam sebuah artikel. Sering juga mempelajari bagaimana mereka membuat tulisan tersebut menarik dan mampu memengaruhi emosi orang lain.

Akhirnya, siapa saya saat ini tentu tidak lepas dari pembelajaran dari pengalaman orang – orang yang di luar diri saya. Walau juga tidak lepas dari pembelajaran dari pengalaman yang terus berkembang dalam diri. Misalnya, “learning by doing” adalah salah satu cara yang sering saya lakukan dalam mengembangkan diri, berbasis pengalaman diri.

Dapat saya katakan, belajar dari pengalaman itu sangat penting. Bukankah orang bijak berkata “pengalaman adalah guru yang baik”. Guru yang membuat wawasan kita semakin bertambah, kedewasaan berpikir semakin kuat, bijaksana menjadi bagian dari diri.

Mari selalu belajar dari pengalaman, kita jadikan pribadi kita menjadi peibadi yang sukses dalam berbagai hal. Salam.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar