3

Bekal Buat Guru (+1)

Sutarmo January 4, 2014

Setiap saat bertambah waktu bertambah hari bertambah bulan dan bertambah tahun. Sering kita terlupakan bahwa ada saat dimana setiap insan pasti akan menjumpainya, “Kullu napsin daiqotul maut” setiap manusia akan menjumpai kematian. Guru Pinter, cakap dan luas pengalaman sudah semestinya karena telah duluan menyelesaikan studynya, akan tetapi tidak semua guru pandai dalam membekali dirinya buat berjumpa dengan sang Pencipta.
Hal yang tak boleh dilupakan oleh semua insan, “layakti alaikum amun illa waladhi ba’dahu sarruminhu” (tidaklah datang suatu tahun kecuali tahun itu lebih jelek dari tahun sebelumnya). Pergantian tahun adalah momen buat setiap orang buat introfeksi diri tak terkecuali guru yang notabene setiap hari mendidik anak didik. Mari kita berbenah diri berinvestasi kepada Allah dengan keihlasan ibadah kepadaNya.
Mengajar adalah profesi guru, juga dapat bernilai ibadah (Jariyah) jika dilakukan dengan ihklas dan ridho tanpa unsur keterpaksaan tentunya.
Tahun semakin jelek yang dimaksud kerusakan moral manusia yang semakin jelek, umat manusia semakin lalai dan meninggalkan
kewajibannya.
Guru mengemban misi “DIGUGU DAN DITIRU” ARTINYA GURU ITU DAPAT DIPERCAYA DAN MENJADI SURI TAULADAN BASI SISWANYA.

Comments (3)

  1. Terimakasih pak Sutarmo atas sharingnya. Laksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang guru dengan penuh tanggung jawab dan dilandasi dengan keikhlasan.

    >>> Guru merupakan salah satu profesi yang mulia maka insyallah yang melaksanakannyan adalah orang-orang yang berhati mulia <<<

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar