2

Bayar Zakat Di Awal Ramadhan Saat Pandemi (0)

Supadilah S.Si April 16, 2021

Di masa pandemi ini, membayar zakat baiknya disegerakan. Bahkan bisa dilakukan sejak awal bulan Ramadhan. Memang, biasanya mengeluarkan zakat menjelang berakhirnya bulan Ramadhan atau mendekati awal bulan Syawwal. Namun, tentu kita menyesuaikan kondisi.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada pekan lalu mengeluarkan Fatwa Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pemanfaatan Harta Zakat, Infak, dan Shadaqah untuk Penanggulangan Covid-19 dan Dampaknya.
Terkait pemanfaatan harta zakat untuk penanggulangan wabah Covid-19, MUI menyatakan bahwa pemanfaatan harta zakat boleh bersifat uang tunai, makanan pokok, hingga untuk kegiatan produktif. Kemudian, zakat untuk kemaslahatan umum bisa dimanfaatkan untuk penyediaan alat pelindung diri, disinfektan, hingga kebutuhan relawan.
MUI dalam fatwanya juga memperbolehkan zakat fitrah ditunaikan dan disalurkan sejak awal Ramadhan tanpa harus menunggu malam Idul Fitri. Begitu pula dengan zakat mal yang boleh ditunaikan dan disalurkan lebih cepat tanpa harus menunggu satu tahun penuh.
Seperti diberitakan laman Republika Online, NU dan Muhammadiyah sepakat mengupayakan percepatan pembayaran zakat. Ketua PP NU Care-LazisNU, Achmad Sudrajat menuturkan, PBNU sudah memerintahkan kepada seluruh masyarakat untuk segera mempercepat pembayaran zakat maal dan zakat fitrah. Dia mengatakan, dalam kondisi pandemi sekarang ini, pembayaran zakat di awal memang lebih diutamakan.
Sementara itu, Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu), Hilman Latief setuju dengan percepatan pembayaran zakat di awal Ramadhan. Menurutnya tidak ada yang salah dengan percepatan tersebut. Dia juga telah mengimbau untuk segera mempercepat pembayaran zakat. 


Lantas, saya berusaha mencari penjelasannya dari sumber lain. Kebetulan, di perpustakaan keluarga ada buku Al-Umm, Kitab Induk Fiqih Islam #3 yang dikarang oleh Imam Asy-Syafii. Seperti kita ketahui, kalangan masyarakat Indonesia banyak yang menjadikan Imam Asy-Syafii dalam menentukan sebuah masalah. Ringkasnya, banyak orang Indonesia bermazhab Syafii. 
Rupanya, penyegeraan zakat ini dibahas juga pada buku ini. Tepatnya di halaman 54-59. Imam Asy-Syafii membolehkan penyegeraan zakat. Meskipun, di buku ini, alasan yang membolehkannya adalah karena faktor kemiskinan.
Imam Syafi’i berkata, “Boleh bagi wali jika melihat kemiskinan para penerima zakat untuk meminjam demi mereka, dari zakat pemilik harta, jika mereka mau berbaik hati.”

Oh iya, jangan lupa, di tahun ini segera saja membayar zakat fitrah. Sebagaimana imbauan MUI di atas, bayarkan segera di awal. Kondisi begini, zakat kita sangat berarti. Nantinya, zakat akan disalurkan kepada mereka yang berhak. Masih ingat, kan siapa saja yang berhak mendapatkan zakat fitrah?

Wabah pandemi Covid-19 ini harus kita hadapi bersama. Selain menjadi tugas pemerintah, alangkah baiknya semua elemen masyarakat bahu membahu. Untungnya bangsa kita masih memegang erat budaya tolong menolong.

Pepatah bangsa kita menyatakan ‘urip iku urup’ yang artinya hidup itu nyala. Kehidupan kita hendaknya memberi banyak manfaat kepada sekitar. Mari kita bantu oranglain yang membutuhkan tanpa memandang suku, agama, dan tingkatan ekonomi. #MenebarKebaikan kepada sesama. 
Mumpung kita diberikan kesempatan untuk bisa berbuat baik. Ayo manfaatkan kesempatan ini. Jadikan hidup kita berkah dengan #MenebarKebaikan. Oh, iya, jangan lupa. Seperti yang sudah ditulis di atas, bahwa kebaikan itu bisa beresonansi atau menular, maka ajaklah orang-orang terdekat. Kebaikan Berbagi Jangan berhenti di tangan Anda.

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (2)

  1. Sesoang memerlukan seseutau pada waktu yang mendesak , akan menjadi sangat bermanfaat sekali ketika keperluannya itu terpenuhi pada saat yang tepat atau disegerakan. jangan sampai seseorang sampai berhutang karena untuk memenuhi keperluannya. Saya sangat setuju jiak menyegerakan amalan atau dalam hal ini zakat, dengan melihat kondisi yang sekarang banyak yang membutuhkan. Pengelolaan zakat ini yang menjadi perhatian, harus ada kekompakan, keterbukaan, dan terukur. Jangan sampai yang benar2 membutuhkan malah tidak tersentuh dari zakat ini. Semoga kita semua diberikan rahmah dan hidayah untuk selalu berbuat kebajikan .amiiin.

    • Benar, Pak. Merupakan ajaran agama bahwa kita harus saling menolong. Sedekah atau zakat atau bantuan lainnya yang paling utama adalah ketika ada yang membutuhkan. Kita mafhum kalau saat ini, saat pandemi ini, banyak yang sedang membutuhkan. Karena itu, sangat pas kalau sedekah atau zakat disegerakan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar