4

Ayah Bunda, Ini Pesan Nabi Saw. Untuk Ananda (0)

Supadilah S.Si December 17, 2020
[Review Buku] – Ayah Bunda, Ini Pesan Nabi Saw. Untuk Ananda. Ada sebuah harapan dalam mengikuti Nabi dalam melakukan berbagai kebiasaan Nabi agar Nabi mencintai kita. Nabi Saw telah menunjukkan keteladanan pada berbagai kebiasaan hidup. Beliau Saw merupakan perilaku yang terbaik. Buku ini memberikan gambaran tentang panduan dalam aktivitas sehari-hari. Tepat sebagai panduan untuk menanamkan dan menumbuhkan pemahaman Ananda tentang perintah agama.

karakter Islami pada anak. Selalu  menarik, menyenangkan, dan menggumkan untuk meneladani Nabi Saw.

Terdapat sepuluh pesan yang disampaikan. Pesan tentang tauhid menjadi pesan pertama. Tauhid menjadi dasar bagi ibadah-ibadah lainnya. Fungsi tauhid ibarat fungsi akar bagi sebuah pohon. Di sini kita tahu bahwa tauhid merupakan hal mendasar yang hendaknya kita tanam dan tumbuhkan dengan subur. Karena tauhid ini merupakan dakwah para Nabi (hlm 4-6).

Langkahnya, dalam berbagai kesempatan orangtua memberikan penjelasan tentang keutamaan-keutamaan besar tentang kalimat tauhid, di antaranya kalimat wahyu yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul, memberikan harga surga, kalimat yang mulia bagi Allah, kalimat yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka,  dzikir yang paling utama, menyebabkan dosa-dosa orang yang mengucapkannya terampuni, dan puncak cabang iman.

“Sesungguhnya tauhid mewujudkan ketenangan di dalam hati dan menyelamatkan diri dari siksa neraka (hlm 21). Tidak melulu lewat penjelasan dengan kata-kata melainkan bisa juga lewat peristiwa dan pengalaman.

Begitu pun shalat. Sebagai ibadah yang sangat penting dan menjadi kunci dalam Islam, maka hendaknya shalat menjadi perhatian serius bagi orangtua. Dengan perlahan dan hati-hati orangtua menanamkan agar shalat menjadi ibadah yang tidak boleh ditinggalkan.

Ibadah shalat dalam pandangan para Nabi adalah ibadah yang besar (hlm 46). Rasulullah Saw, menjadikan shalat sebagai hal yang menenteramkan hati. “Dan penyejuk jiwaku ada di dalam shalat” (HR Abu Dawud). Shalat mendapat tempat yang paling tinggi dan mulia di antara ibadah-ibadah lainnya. Dalam keadaan apapun shalat harus tetap dilakukan. Dalam keadaan sakit, dalam keadaan bahaya, dalam perjalanan, bahkan dalam keadaan berperang pun shalat harus dijalankan.

Namun ajakan untuk ibadah ini tidak ‘serem’. Meskipun merupakan keharusan, banyak pemakluman, dalam bahasa ibadahnya keringanan atau ruksah. Jika tidak kuat dengan kuat berdiri bisa dengan duduk, berbaring, bahkan dengan isyarat. Jika sedang dalam perjalanan (shafar) bisa mengumpulkan dan memperpendek jumlah rakaat atau jamak qashar.

Mendapatkan anak yang shaleh merupakan impian setip keluarga. Namun mendapatkannya tidak gampang. Impian itu harus diupayakan. Usahanya tidak instan. Makanya, dimulai sejak kecil. Justru, nilai-nilai yang tertanam sejak kecil akan kekal hingga dewasa.

Judul               : Ayah Bunda, Ini Pesan Nabi Saw. Untuk Ananda

Penulis            : Hamid Ahmad ath-Thahir

Penerbit           : Republika Penerbit

Tebal               : iv + 210 halaman

Cetakan           : 1, Oktober 2019

ISBN               : 978-623-745-822-7

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar