0

Aplikasi Penerapan Konsep Ilmu Sosial dengan Model Taba (0)

Alfina Nurcahyani March 31, 2021

APLIKASI PENERAPAN KONSEP MODEL TABA sebagai berikut:

FORMASI KONSEP

NoPertanyaan GuruKemungkinan JawabanAktivitas jelas siswa
1Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “demokrasi”?           Masyarakat, musyawarah, komunikasi,  organisasi, hubungan,  kebebasan berpendapat, peraturan, pemimpin, rakyat, orasi,  pemilu, kampanye, sejajarMenyebutkan satu demi satu, mendaftar.
2Jika kamu melihat benda/objek yang didaftar dan menginginkan untuk ditempatkan pada  kelompoknya, bagaimanakah kamu akan mengelompokkannya?  Hukum, interaksi, pelaku demokrasi, kegiatan demokrasiPengelompokan/klasifikasi
3Apa yang akan kamu panggil/namai pada setiap kelompoknya? Bagaimana caranya kamu akan menemai mereka?Peraturan yang ditetapkan pemerintah untuk mengatur kehidupan masyarakat; hubungan timbal-balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok; individu atau kelompok yang melakukan kegiatan untuk menyalurkan aspirasi; usaha yang dilakukan untuk menyalurkan aspirasi.   

MENGARTIKAN DATA

1Bagaimana kamu akan menjabarkan sebuah demokrasi setelah memikirkan tentang kelompok dan nama mereka?Suatu sistem yang diterapkan oleh sekelompok individu, berlandaskan pada kebebasan penyampaian aspirasi dan kesejajaran yang terikat pada peraturan.Mengidentifikasi poin
2Mengapa orang – orang menerapkan demokrasi? Untuk menyuarakan kebebasan, saling menghormati hak dan kewajibanMenjelaskan bentuk dari informasi yang diidentifikasi
3Apakah kekurangan demokrasi?Mungkin dapat menimbulkan konflik bila masing-masing individu egois dalam mempertahankan pendapatnya.Membuat kesimpulan

PENERAPAN DATA

1Apa yang akan terjadi jika banyak orang yang menyalahgunakan kebebasan dalam menyuarakan pendapat?Akan tercipta konflik, pencemaran nama baikMemprediksi, hipotesa
2Mengapa ini terjadi?Karena setiap orang cenderung ingin untuk menyuarakan dan mempertahankan hak – hak/pendapat mereka, tanpa peduli kewajiban dan hak – hak orang lainMembantu prediksi
3Apa yang akan kamu simpulkan tentang “demokrasi”?Demokrasi merupakan suatu system pemerintahan yang mengedepankan kesetaraan dan kebebasan individu untuk mengutarakan pendapatnya, tetapi juga dapat menimbulkan konflik jika tidak bisa memanfaatkan kebebasan tersebut dengan baik.Membuktikan prediksi

FORMASI KONSEP

NoPertanyaan GuruKemungkinan JawabanAktivitas siswa
1Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “uang”?           Alat tukar, pinjaman; kertas, koin; berharga, bernilai; bank; inflasi; rupiah, dollar; negara.  Menyebutkan satu demi satu, mendaftar.
2Jika kamu melihat benda/objek yang didaftar dan menginginkan untuk ditempatkan pada  kelompoknya, bagaimanakah kamu akan mengelompokkannya?     Fungsi; jenis; sifat; tempat penyimpanan; dampak; mata uang; organisasi.Pengelompokan/klasifikasi
3Apa yang akan kamu panggil/namai pada setiap kelompoknya? Bagaimana caranya kamu akan menamai mereka?Kegunaan suatu hal; sesuatu yang mempunyai ciri khusus dan menjadi dasar pengelompokkan; sesuatu yang melekat yang membedakannya dengan hal lain; tempat untuk menyimpan atau mengumpulkan; pengaruh kuat yang mendatangkan akibat (baik negatif atau positif); satuan uang suatu negara; perkumpulan individu yang terstruktur dan mempunyai tujuan tertentu. 

MENGARTIKAN DATA

1Bagaimana kamu akan menjabarkan “uang” setelah memikirkan tentang kelompok dan nama mereka?Alat tukar yang dikeluarkan oleh pemerintah berupa kertas, logam, atau sejenisnya, dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu, berharga dan bernilai.Mengidentifikasi poin
2Mengapa masyarakat membutuhkan uang? Untuk memenuhi kebutuhan hidupMenjelaskan bentuk dari  informasi yang diidentifikasi
3Apakah kekurangan uang?Nilai uang dapat mengalami penurunan, dan berdampak pada pelemahan ekonomi dunia. 

PENERAPAN DATA

1Apa yang terjadi jika uang tidak dikelola dengan baik?Terciptanya krisis yang menyebabkan pelemahan ekonomi dunia, terjadinya korupsi, kemiskinan.Memprediksi, hipotesa
2Mengapa hal tersebut terjadi?Kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan uang, lemahnya penegakan hukum.Membantu prediksi
3Apa yang akan kamu simpulkan tentang “uang”?            Alat tukar yang dikeluarkan oleh pemerintah berupa kertas, logam, atau sejenisnya, dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu, berharga dan bernilai, yang berpengaruh pada kelangsungan hidup suatu negara.Membuktikan prediksi
CIRIKARTALGIRAL
BentukBerbentuk Kertas, logamBerbentuk Koran – Koran seperti Cek, giro, dll
Tingkat keamananKurang amanLebih aman
Tingkat kepraktisanKurang praktisLebih praktis
Tingkat peredaranBeredar di semua kalangan masyarakatBeredar di kalangan tertentu

Falla (011) Indonesia terkenal warga miskin, kenapa pemerintah tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya?

Riska (079) : jenis uang setiap negara berbeda, bila salah satu negara mengalami penurunan nilai uang, negara lain tidak mengalami penurunan, jadi bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi pelemahan ekonomi dunia, bukan pelemahan ekonomi negara masing-masing?

Yuni (081): bagaimana cara agar nilai uang stabil tidak mengalami inflasi maupun deflasi?

Dhiva     : Revolusi uang

Jawaban: Yuni (081): kestabilan nilai uang suatu negara merupakan tugas atau peran dari bank sentral dari suatu negara, dalam hal ini yang berperan penting dalam menjaga kestabilan nilai rupiah adalah bank Indonesia. Peran Bank Indonesia agar nilai rupiah tetap stabil adalah sebagai berikut: merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar atau suku bunga dalam perekonomian, mengatur dan melaksanakan sistem pembayaran (mencakup sekumpulan kesepakatan, aturan, standar, dan prosedur yang digunakan dalam mengatur peredaran uang antar pihak dalam melakukan kegiatan ekonomi dan keuangan dengan menggunakan instrumen pembayaran yang sah), mengatur dan mengawasi perbankan. Peran penting perbankan terutama dalam memobilisasi dana masyarakat dan menyalurkannya dalam bentuk kredit maupun bentuk pembiayaan lainnya untuk dunia usaha.

Riska (079): Yang kami maksud dalam penjelasan di atas adalah uang yang digunakan sebagai patokan seluruh dunia apabila mengalami kenaikan atau penurunan akan berpengaruh pada ekonomi dunia. Jika hanya salah satu negara saja yang mengalami penurunan nilai uang misalnya Indonesia maka akan berpengaruh pada negara-negara yang berhubungan atau melakukan transaksi dengan Indonesia

Dhifa: Desain uang cepat berganti di Indonesia karena faktor inflasi. Kenaikan harga yang cenderung cepat mendorong bank sentral untuk mengkaji relevansi nominal uang pecahan tertentu. Ada nominal uang yang dikurangi jumlahnya, dan ada nominal uang yang ditambah jumlahnya. Bahkan ada nominal-nominal baru yang mungkin muncul. Contohnya uang Rp. 100.000 baru muncul tahun 1990-an. Berbeda dengan negara maju, inflasi rendah tidak memaksa bank sentral untuk mengeluarkan uang dengan nominal baru.

Kedua, tingkat perputaran uang sangat tinggi sehingga uang kertas cepat rusak. Hal ini dikarenakan masyarakat masih banyak menggunakan transaksi tunai. Bank sentral kemudian mengkaji untuk mengganti uang yang cepat rusak dengan uang desain baru dan bahan baru. Contoh: dulu uang kertas Rp.500 gambar monyet jarang rusak karena nominal segitu masih terbilang tinggi. Namun sekarang nominal Rp.500 sudah sangat rendah sehingga perputaran uang sangat tinggi dan butuh uang yang lebih tahan lama. Akhirnya, bank sentral mengeluarkan uang koin Rp.500

Ketiga, untuk memperkecil kemungkinan pemalsuan uang. Uang desain baru akan dilengkapi dengan teknologi pengamanan yang lebih canggih, sehingga memperkecil kemungkinan pemalsuan.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar