14

Apa yang terjadi ketika guru berbaur dengan siswa? (+3)

Bu Etna @gurutematik January 15, 2014

Selamat Pagi Guraru. Apakah Guraru termasuk guru yang selalu berbaur dengan siswa? Apakah yang Guraru rasakan ketika berbaur dengan mereka? Seberapa sering Guraru melakukan hal itu? Sejauh mana Guraru berbaur dengan siswa? Apakah yang terjadi ketika Guraru berbaur? Dampak positif apa sajakah yang Guraru dapatkan? Adakah dampak negatifnya?

Bu Etna rumput

Gambar di atas di ambil ketika saya berbaur dengan siswa kelas XII IPA dalam kegiatan Jumat bersih. Setiap hari Jumat pagi pada jam ke nol, ada 2 kegiatan yang diprogramkan, yaitu Jumat bersih dan senam. Kedua kegiatan ini dilaksanakan secara bergantian. Katakanlah Jumat Minggu ini senam, maka Jumat Minggu depan go clean.

Jumat bersih merupakan salah satu program Surabaya Eco-School. Sebagai ketua Eco-School saya bertanggung jawab atas keterlaksanaan program tersebut. Alhamdulillah program ini hari demi hari dapat terlaksana dengan baik. Halaman sekolah, kelas, dan setiap ruang dapat ditingkatkan terus kebersihannya. Selain program kebersihan, ada program yang tak kalah pentingnya, yaitu penghijauan, atau Go Green. Pada beberapa tempat telah di tempel tulisan Go Green dan Go clean. Agar lingkungan sekolah bersih dari limbah apapun, maka disediakan beberapa tempat sampah yang telah tertuliskan sampah organik, sampah plastik, dan lainnya. Pemisahan sampah ini dapat membantu pemanfaatan sampah yang benar.

Pada muatan lokal, siswa mempelajari lingkungan hidup setempat, mengadakan kegiatan praktik mengolah limbah/sambah yang telah dipisahkan. Mereka membuat daur ulang sampah kering berupa tas, dompet, bunga, dll. Mereka juga membuat kompos dari sampah organik untuk memupuk tanaman di sekolah. Secara bergotong royong dan bergiliran semua warga sekolah terlibat aktif. Bahkan kepala sekolahpun turut erbaur dengan siswa. Alhamdulillah sekolah kami tidak pernah banjir, mungkin salah satunya disebabkan banyaknya biopori atau lubang resapan air di halaman sekolah. Selokan yang ada juga selalu dibersihkan dan terdapat kolam ikan nila yang cukup luas.

Dari berbagai kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini, pembauran antara warga sekolah membawa dampak positif yang menunjang efektivitas pembelajaran. Lebih dari itu, pembauran ini dapat membuat warga salig mengenal, kasih sayang, hingga terjadi peningkatan etika pergaulan, saling menghargai, rasa tanggung jawab, kemandirian, kekompakan dalam kerjasama, terbiasa berani mengemukakan pendapat, tukar pengalaman, saling membantu, dan masih banyak lagi karakter terpuji yang sering bahkan selalu mereka lakukan. Kebiasaan positif ini ternyata sangat mempengaruhi pembelajaran pada setiap tatap muka untuk semua mata pelajaran.

Bagaimanapun peningkatan di atas tidak semulus yang diharapkan. Sebagian warga sekolah masih saja ada yang kurang disiplin dalam berbagai aspek. Alasan yang diberikan berkisar pada terbenturnya waktu dengan kegiatan lain yang lebih penting, misal masih menyelesaikan pekerjaan yang tertunda, atau pekerjaan yang overload. Siswapun memiliki segudang alasan, banyak PR, ada ulangan, belum sempat belajar, perut sakit, dll. Meski demikian, jumlah warga yang tidak aktif ini dapat berkurang dari hari ke hari. Katakanlah persentasinya makin mengecil. Insya Allah ke depan semua warga akan 100% aktif dan bertanggung jawab atas sekolahnya. Kepala sekolah telah menekankan bahwa warga sekolah harus “Melu handarbeni.” Maksudnya ikut memiliki. Demikianlah sebagian dari kegiatan Eco-School di sekolah kami. Insya Allah sharing ini bermanfaat. Bagaimana dengan sekolah dan warga sekolah Guraru?

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (14)

  1. Terima kasih pak Isna atas responnya. Insya Allah kegiatan seperti ini dapat terus terjadi secara dinamis, jangan sampai luntur atau menurun. Harapan ini saya tujukan untuk semua sekolah di seluruh pelosok Indonesia yang warga sekolahnya begitu peduli pada kesehatan lingkungan sekolah melalui kerjasama pembauran seluruh warga. Salam pembauran.

  2. Amin ya rabbal alamin. Terima kasih responnya ibu. Setiap respon yang ibu berikanpun selalu memotivasi saya untuk tetap sharing ide/pengalaman dan tak pernah berpikir untuk meninggalkan Guraru, hehehe. Diam-diam saya selalu kangen sama ibu lho. Oh iya bu, mari kita kopdar di Mall DTC Depok Jumat 17 Januari 2014, saya Jumat pagi ke Jkt dan sekitarnya seminggu, Insya Allah lancar. Salam kopdar.

  3. saya kalau di sekolah berbaur sama murid-murid, hampir semua murid kalau kosong main ke lab. walau pun tidak selalu saya ijinkan. Pernah 1 kali saya nonton di youtube dengan 8 murid saya, untuk secara personal itu baik jadi makin akrab..

    tapi kadang lupa saya anggep mereka temen saya hehehe

  4. Perlu kerjasama yang baik dengan seluruh keluarga besar di Sekolah. kadang kondisinya tidak mendukung Bu. Padahal progaram ini bagus sekali dan kita terjun langsung menanamkan Go green. Biar anak didik sadar bahwa sumber alam ini bakal habis kalau ngga dilestarikan

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar