8

Apa yang Baru dari MGMP Bermutu? (+3)

Rosiana Febriyanti May 13, 2015

Setelah sekian lama tak pernah ada undangan MGMP, akhirnya aku mendapatkannya. Selama ini pertemuan MGMP selalu diadakan di sekitar Cibinong, karena letaknya tengah-tengah untuk menjembatani guru-guru dari Bogor Utara sampai Bogor Selatan. Saat aku menyerahkan surat tugas untuk ditandatangani Pak Ketua, beliau bertanya,”Al Kahfi di mana sih?”

“Itu loh, Pak, di Jalan SPN Lido!” yang menjawab adalah Pak Pengawas.

Pak Ketua mengangguk-angguk. Entah tahu atau tidak.

“Bu Rosi ini bikin buku, loh! Sebelum MGMP bikin modul pembelajaran, Al Kahfi lebih dulu menyuruh guru-gurunya menulis buku pelajaran dan modul. Selain itu, Bu Rosi juga bikin buku cerita anak, saya dikasih sama Bu Rosi,” promosi Pak Pengawas menggebu-gebu.

Ah, jadi maluuuu. Bukunya kan hanya dicetak untuk kalangan sendiri. Pak Ketua yang masih tergolong muda itu terbengong-bengong. Kemudian, ย untuk mencairkan suasana, saya bertanya, “Pak, pernah daftar Quipper-shool?”

“Pernah…”
“Bagaimana caranya?”

Bla-bla-bla… mungkin urat malu saya sudah putus, saya tanya ini-tanya itu pada Pak Ketua.

“Pak, saya minta contoh RPP kurtilas, dong!” pinta saya pada Pak Ketua.

“Untuk apa? Al Kahfi udah bagus, kan?” Pak Pengawas yang duduk di sampingnya balik bertanya.

“Soalnya kepala sekolah saya berpesan, kalau hadir MGMP harus dapat sesuatu. (maksudnya ilmu),” jawab saya.

“Itulah gunanya MGMP, Bu,” jawab Pak Ketua sambil memindahkan filenya ke flash disk saya.

Subhanallah, program MGMP Bermutu sangat baik menurut saya. Satu hal yang menarik untuk saya ikuti adalah penyusunan modul dan karya inovatif. Kalau melihat di jadwal, kira-kira awal Juni. Sayangnya, penyusunan modul sudah selesai dan dalam proses pengeditan. Tentu peluang saya untuk dilibatkan dalam penyusunan modul sudah tertutup. #tepokjidat.

Pak Ketua sempat bertanya,”Bahasa Indonesia karya inovatifnya apa ya?”

“Saya langsung berinisiatif menjawab,” Power Point, Pak, tapi yang ada animasinya!”

Ternyata, saya dan teman-teman belum bisa membuatnya. Teman-teman bisa membantu berbagi tutorialnya melalui video? Terutama teman-teman Guraru yang pernah membuat media pembelajaran dengan animasi, flash, dan sebagainya? Maaf, saya tulis “Artikel ini disertakan dalam kompetisi…” agar langsung direspon oleh teman-teman Guraru yang sudah kaya pengalaman dalam inovasi media pembelajaran. Inilah alasan saya bergabung di Guraru; ingin bisa berkarya lebih baik dan lebih nyata bagi santri-santri saya. Terima kasih, teman-teman. ๐Ÿ™‚

Artikel ini disertakan dalam Kompetisi Guru Ngeblog di www.guraru

Baner-Guraru2

Comments (8)

  1. MGMP idealnya memang jadi salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi guru. Itu juga tergantung bgmn para guru mau & mampu memanfaatkan MGMP sebaik mungkin. Terkadang ada sebutan yang agak lucu dari MGMP …Musyawarah Guru Mencolok Plesdisk…hihihi….krn terlalu seringnya MGMP ghany jadi ajang transfer file yg idealnya tranfer ilmu.

    Sedangkan terkait Media Pembelajaran, saya masih teringat pesan para pakar media saat Final Lomba Kreasi & Inovasi Media Pembelajaran 2009 di Kemdiknas, ada bbrp syarat Media Pembelajaran yang efektif & efisien, yaitu:
    1. MEMPERJELAS KONSEP
    2. MENIMBULKAN RANGSANGAN BELAJAR
    3. MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
    4. MEMPERBAIKI PERSEPSI SISWA
    5. MENSIMULASIKAN SITUASI YANG SEBENARNYA
    6. MENGAMBARKAN HUBUNGAN ANTAR KONSEP
    7. MEMPERSINGKAT WAKTU

    Hehe…ini sekedar berbagi info saja…karena sampai saat ini saya pun msh terus belajar dari guraruers…

    Salam Kreasi Inovasi Motivasi!

    https://taufikibrahim.wordpress.com/

  2. Terima kasih, Pak Taufik. Saya juga heran, mengapa MGMP sekarang riuh rendah dengan PKG, syarat kenaikan golongan, dan sebagainya, sehingga saya yang guru pesantren bengong-bengong saja. Yang saya harapkan MGMP harus memberi ilmu, bukan sekadar mencolok ples disk. ๐Ÿ˜€

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar