9

Apa Kabar Guru Era Baru? (+1)

Botaksakti November 5, 2015

Lama sudah rasanya saya tidak lagi menengok laman ini. Bukan karena tidak tertarik lagi dengan dunia pendidikan, guru khususnya, melainkan karena kesibukan yang kadang menghabiskan waktu. Bagaimanapun, ada rasa kangen yang memanggil untuk kembali bersenda gurau dalam dunia yang bagi banyak orang justru dilabeli keharusan untuk selalu tampil kaku dan datar.

Ada kabar bahwa kemampuan coding akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan kita. Bahkan, konon, ibu-ibu rumah tangga yang tidak berkecimpung langsung di dunia pendidikan juga akan diajarkan coding, khususnya HTML5. Mengapa demikian?

Jawaban dari pertanyaan itu, boleh jadi berkaitan dengan tuntutan zaman dan dunia kerja. Kalau kita melihat perkembangan dunia digital, boleh kiranya kita katakan bahwa digitalisme sudah merambah hampir semua bidang kehidupan. Berbagai produk digital yang berupa aplikasi, nyata-nyata memang memudahkan manusia. Sebut saja Gojek misalnya, sangat membantu kita dalam mencari ojek yang menjadi alat transportasi alternatif. Bahkan, Gojek mampu mengubah hidup banyak orang dari yang pendapatannya kurang menjadi sangat berkecukupan. Maka tak aneh kiranya bila Presiden sampai mengajak sang pendiri Gojek untuk datang ke Sillicon Valey tempat lahir dan berkembangnya berbagai start up dunia.

Oleh karena itu, memasukkan kemampuan coding ke dalam kurikulum kita agaknya memang cukup strategis. Paling tidak, pengetahuan tentang coding ini bisa lebih dini diperkenalkan kepada para siswa. Tentu, tugas sekolah bukan langsung menghasilkan programer-programer handal, melainkan bisa jadi hanya menyediakan kecambah yang siap tumbuh untuk menjadi programer-programer handal. Atau dengan kata lain, sekolah hanya menggali dan menemukan bakat-bakat programer tersebut.

Bagaimanapun, ini penting untuk disadari semua pihak. Kemampuan kreatif menjadikan manusia bisa memproduksi sesuatu tanpa perlu bergantung kepada orang lain. Ujungnya tentu saja adalah peningkatan kemampuan ekonomi bangsa ini secara keseluruhan.

Lantas, kenapa itu perlu saya tuliskan di sini?

Barangkali, kepentingannya adalah untuk mengingatkan para guru agar segera mempersiapkan diri menghadapi itu semua. Para guru bisa mulai belajar coding, paling tidak mengenal berbagai hal tentang percodingan itu sendiri, sehingga ketika nanti siswa sudah benar-benar mempelajari hal itu para guru bisa mengimbanginya dengan baik sehingga bisa menjadi teman belajar yang sebaik-baiknya.

Salam kangen!

Comments (9)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar