2

Alasan Dilaksanakan Pembelajaran Terpadu (Integrated Approach) di Sekolah (0)

Wahid Priyono, S.Pd. December 5, 2020

Pembelajaran terpadu (integrated approach) berasal dari ”integrated teaching dan learning” atau ”integrated curriculum approach”. Konsep ini telah lama dikemukan oleh John Dewey sebagai usaha untuk mengintegrasikan perkembangan dan pertumbuhan siswa dan kemampuan pengetahuannya. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran yang terkait secara harmonis untuk memberikan pengalaman berlajar yang bermakna pada siswa. Pembelajaran ini merupakan model yang mencoba untuk memadukan beberapa pokok bahasan, (Bean, 1993 dalam Sa’ud, dkk., 2006).

Pembelajaran terpadu tersebut memiliki istilah-istilah yang sama dalam konsep pembelajaran terpadu lain diantaranya adalah : integrated teaching and learning, integrated curriculum approach, a coherent curiculum approach, holistic approach dan integrative learning serta tematik. Pembelajaran tematik (istilah lain daalam integrated approach) adalah suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami. Jika dibandingkan dengan pendekatan konvensional, pembelajaran terpadu lebih melibatkan siswa aktif secara mental dan fisik di dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dan dalam pembuatan keputusan (Karli dan Hutabarat, 2007).

Alasan Dilaksanakan Pembelajaran Terpadu di Sekolah

Alasan perlunya memadukan antara satu mata pelajaran dengan pelajaran lain yang terintegrasi yaitu:

1. Alasan Empirik

Proses pembelajaran di sekolah hendaknya dapat dilaksanakan dengan model pengalaman hidup dalam masyarakat, karena proses pembelajaran yang demikian sesuai dengan realita kehidupan.

2. Alasan Teoritis Ilmiah

Muatan ilmu pengetahuan dan informasi harus difusikan dalam mata pelajaran yang melahirkan kurikulum terpadu (integrited curriculum) dengan tujuan agar proses pembelajaran dapat mengakomodasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta permasalahan yang begitu kompleks dalam masyarakat ditinjau dengan teori ilmiah. Contohnya masalah kesehatan lingkungan.

Banyaknya permasalahan yang timbul dalam kehidupan, banyak materi baru yang diusulkan oleh masyarakat untuk dimasukkan dalam kurikulum sekolah, misalnya masalah kerusakan lingkungan hidup, ilmu kelautan, narkoba, masalah HIV/AIDS, flu burung, pendidikan moral dan budi pekerti, keimanan dan ketakwaan, reproduksi sehat, pendidikan seks, dan lain-lain.  Untuk memasukan hal-hal tersebut menjadi mata pelajaran terendiri, tentu tidak mungkin. Sehingga materi-materi tersebut harus dipadukan  dalam mata pelajaran yang melahirkan kurikulum terpadu (integrited curriculum). Dalam pelaksanaan kurikulum ini timbul model pembelajaran terpadu, dengan tujuan agar proses pembelajaran dapat memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta permasalahan yang begitu kompleks dalam masyarakat misalnya dalam mata pelajaran bioteknologi.

Daftar Pustaka:

Karli dan Hutabarat. (2007). Implementasi KTSP Dalam Model-Model pembelajaran. Bandung: Generasi Info Media.

Rustaman, N.Y dkk. (2004). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI.

Sa’ud. Dkk. (2006). Pembelajaran Terpadu. Bandung: UPI Press.

Sa’ud dan Suherman. (2006). Inovasi Pendidikan. Bandung : UPI Press.

Sriyati, Siti. (2008). Integrated Approach. Makalah (Tugas Mata Kuliah Pengajaran Biologi Sekolah Lanjut, Sekolah Pasca sarjana UPI): Tidak diterbitkan.

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar