2

Aktivitas Kebugaran Jasmani Volume 5 : Tes Lari Jauh (0)

oloan February 20, 2021

Olahraga merupakan hal yang umum dsn dapat dilakukan oleh semua orang, saat ini banyak jenis cabang olahraga yang dapat dilakukan untuk menunjang kesehatan tubuh baik jasmani maupun rohani. Bahkan beberapa cabang olahraga dijadikan sebagai ajang kompetisi disetiap penjuru daerah, baik sifatnya nasional atau bahkan internasional.

Pada pembahasan soal diatas, mengambil topik mengenai salah satu olahraga kebugaran jasmani yang mana tujuan dari tes lari jauh adalah untuk mengukur daya tahan tubuh. Tes lari jauh merupakan salah satu dari beberapa jenis tes kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani adalah suatu kesanggupan tubuh dalam melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Mengapa tujuannya untuk mengukur daya tahan tubuh ? Karena, salah satu unsur kebugaran jasmani yang mendukung kegiatan tersebut adalah unsur daya tahan dimana daya tahan tubuh merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya seperti jantung dan sistem pernafasannya atau paru – paru dengan baik dalam melakukan sebuah aktivitas. Contohnya adalah dengan berlari.

Berikut adalah unsur – unsur dari kebugaran jasmani :

1. Kekuatan (Streght)

2. Daya tahan (Endurance)

3. Koordinasi (Coordination)

4. Daya Otot (Muscular Power)

5. Kecepatan (Speed)

6. Daya lentur (Flexibility)

7. Kelincahan (Agility)

8. Keseimbangan (Balance)

9. Ketepatan (Accuracy)

10. Reaksi (Reaction)

Adapun hal pokok yang diperlukan dari kebugaran jasmani yaitu :

•Fisik pada tubuh seperti otot, tulang serta bagian yang terdapat lemak.

•Fungsi organ dalam tubuh manusia yang berkaitan dengan sistem peredaran darah, jantung, ataupun sistem pernafasan.

•Respon otot dari tubuh yang berhubungan dengan aktivitas yang cenderung membutuhkan kecepatan, kelenturan, kekuatan dan kelemahan

a.Tes lari jauh (1.000 meter untuk putri dan 1.200 meter untuk putra)

1.Tujuan :Mengukur daya tahan (cardio resepiratory endurance)

2.Alat / fasilitas:Lapangan, bendera start, peluit, stopwatch, nomor dada, tanda / garis start dan finish, dan formulir pencatat hasil.

3.Pelaksanaan:

a.Siswa berdiri di belakang garis start. Pada aba-aba “siap”, siswa mengambil sikap start berdiri untuk siap berlari.

b.Pada aba-aba “ya” siswa berlari menuju garis finish, dengan menempuh jarak (1.000 meter untuk putri dan 1.200 meter untuk putra)

c.Bila ada siswa yang mencuri start, maka siswa tersebut dapat mengulangi tes tersebut.

4.Cara memberi skor :

Hasil yang dicatat sebagai skor lari 1.000 meter (putri) dan 1.200 meter (putra) adalah waktu yang dicapai dalam menempuh jarak tersebut. Hasil dicatat sampai sepersepuluh detik.

1.Cara Penilaian

Prestasi yang dicapai oleh siswa (peserta tes) pada setiap jenis disebut sebagai hasil kasar karena tingkat kebugaran jasmani peserta tes tidak dapat dinilai secara langsung berdasarkan prestasi yang dicapai peserta pada saat pelaksanaan tes. Satuan ukuran yang digunakan pada setiap jenis tes tidaklah sama, misalnya :

a.Tes lari dicapai menggunakan satuan ukuran waktu yang diperhitungkan hingga persepuluh detik

b.Tes baring duduk menggunakan satuan ukuran ulang atau jumlah frekuensi yang dilakukan

c.Tes loncat tegak menggunakan satuan ukuran cm dengan satuan detik

d.Tes lari jauh menggunakan satuan ukuran waktu yang diperhitungkan dengan satuan detik

2.Nilai Tes

Nilai tes dapat diperoleh dengan mengubah hasil kasar dari setiap jenis tes menjadi nilai lebih dahulu. Setelah hasil itu diubah menjadi nilai, langkah selanjutnya baku yang mempunyai norma. Tes kebugaran Jasmani Indonesia merupakan salah satu tolak ukur tersebut. Hasil tes tersebut menjadi bahan penilaian.

Demikianlah materi hari ini…salam olahraga..Salam sehat

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar