0

7 Tren Pendidikan Tahun 2022 untuk Sekolah Digital (0)

Pengelola Guraru August 23, 2022

Selama pandemi Covid-19, semua sektor terus mengalami perubahan agar bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Tidak terkecuali bagi sektor pendidikan yang melakukan banyak perubahan dalam teknologi sehingga dapat terus memberikan kualitas pembelajaran terbaik.

Di era society 5.0 ini, hubungan antara manusia dan teknologi akan berkembang lebih jauh serta pembelajaran akan berfokus pada siswa. Oleh karena itu, guru dan siswa dituntut untuk mahir menggunakan teknologi.

Penelitian dari salah satu perusahaan edutech asal Silicon Valley, Moonshot Jr, PEW, menyebutkan bahwa sektor pendidikan pada tahun 2025 akan berbasis pada teknologi. Berkembangnya teknologi dalam dunia pendidikan membuat semua elemen sekolah harus melakukan adaptasi dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini memunculkan beberapa tren di dunia pendidikan yang harus diadaptasi oleh guru dan sekolah. Berikut tren pendidikan tahun 2022 yang akan Guraru bahas.

1. Platform e-Learning Inovatif

e-Learning dalam dunia pendidikan terus berkembang dan menjadi semakin populer. Kelas daring tidak lagi membosankan karena sudah terdapat berbagai sumber pembelajaran yang menarik serta dapat terjalin komunikasi siswa yang interaktif dan efektif.

Inovasi ini juga didukung dengan adanya penerapan Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021. Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang fleksibel serta berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik untuk mendukung pemulihan pembelajaran selama masa pandemi.

2. Program Mengajar Berbasis Artificial Intelligence (AI)

Di era society 5.0, penggunaan asisten pengajar berbasis AI sedang meningkat. Hal ini memberikan gambaran mengenai tren pendidikan di masa depan yang mengedepankan teknologi. Contoh penerapan AI saat ini dibuat oleh David Kellerman berupa Question Bot. Pada awalnya, Question Bot diterapkan di University of New South Wales. Pertanyaan dalam bot diprogram untuk memberikan jawaban atas pertanyaan siswa serta dapat menyampaikan video pembelajaran sebelumnya.

Penerapan Question Bot yang sukses menunjukkan potensi besar AI dalam dunia pendidikan. Tugas siswa yang membosankan dapat diselesaikan secara otomatis dan menyenangkan serta guru dapat berfokus pada tugas yang kompleks.

3. Pembelajaran Menggunakan VR/AR

Teknologi VR/AR adalah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan simulasi dengan menghadirkan visual dan suasana 3D. Teknologi ini popular dengan permainannya yang menyenangkan dan interaktif di dunia pendidikan. Selain itu, VR/AR juga dapat membantu siswa menghilangkan distraksi dan fokus pada tugas sekolah.

Dalam suatu penelitian juga disebutkan bahwa teknologi VR/AR merupakan alat yang sangat berguna bagi siswa dengan ADD/ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), yaitu gangguan mental yang menyebabkan anak sulit memusatkan perhatian serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif. Teknologi VR/AR ini memiliki kemampuan untuk sepenuhnya membenamkan pengguna dalam lanskap digital sehingga siswa dapat memusatkan perhatiannya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

4. Gamifikasi

Salah satu tren baru dalam dunia pendidikan adalah proses gamifikasi dalam pembelajaran. Saat ini, mengemas pelajaran dalam bentuk permainan banyak dilakukan oleh guru. Hal tersebut berguna dalam membuat siswa lebih aktif, interaktif, serta senang dalam proses pembelajaran.

Selain itu, gamifikasi juga dinilai dapat membuat siswa lebih fokus dalam memahami materi ajar. Melalui gamifikasi, siswa juga diberi kesempatan untuk berkompetisi dan bereksplorasi dalam kelas.

Baca juga: Guru, Ini Cara Belajar yang Menyenangkan untuk Siswa

5. Inovasi Blockchain

Inovasi ini memberikan banyak keuntungan bagi  dunia pendidikan, salah satunya dalam hal penyimpanan data. Penambahan data pendidikan akan membuat ‘blok’ baru terbuat. Dengan adanya ‘blok’ tersebut akan membuat penyimpanan yang secara teoritis tak terbatas.

Selain penyimpanan data, teknologi blockchain juga menjamin keamanan data pengguna sehingga sistem ini sudah terbukti memiliki sistem yang aman dan juga transparan. Salah satu contoh penerapan blockchain dalam pendidikan  adalah apabila adanya kecurangan yang terjadi maka akan terekam oleh sistem ini dan seluruh aktivitas akan terekam oleh jejak digital ledge book. 

6. Chatbot

Chatbot bermanfaat bagi siswa yang membutuhkan saran atas tulisan akademik mereka. Teknologi ini bisa diterapkan untuk membantu siswa menulis esai secara mendalam. Penggunaan chatbot juga sebagai upaya efisiensi pembelajaran karena dapat diakses oleh orang tua sebagai bentuk transparansi atas kegiatan pembelajaran jarak jauh. 

Baca juga: Solusi Jelajah Ilmu Agar Komunikasi Guru dan Orang Tua Berjalan Lancar

7. Pelatihan Soft Skills

Pelatihan Soft Skills dilakukan untuk memperlihatkan kemampuan atau minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa, serta sejalan dengan visi Kurikulum Merdeka yang ingin meningkatkan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Pelatihan Soft Skill sangat krusial dalam dunia kerja, di antaranya berpikir kritis, pemecahan masalah, manajemen sumber daya manusia, dan kreativitas. Oleh karena itu, sekolah dan guru perlu mengembangkan sistem yang mendukung hal ini.

Demikian 7 tren pendidikan tahun 2022 yang harus dilakukan untuk digitalisasi sekolah. Saat ini, berbagai institusi pendidikan telah berusaha meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melakukan inovasi teknologi. Salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan menggunakan Learning Management System (LMS). 

Learning Management System adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat, mendistribusikan, dan mengatur penyampaian materi pembelajaran. Salah satu platform LMS yang diinisiasi Acer Indonesia adalah Jelajah Ilmu. Platform ini memberikan kemudahan bagi kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua dalam proses transformasi pembelajaran di era society 5.0.

Jelajah Ilmu dapat mendukung murid untuk belajar lebih mandiri, mendukung guru dalam mengajar dan memantau perkembangan pembelajaran secara realtime, mendukung kepala sekolah dalam memantau aktivitas belajar mengajar, serta mendukung orang tua agar lebih mudah memantau kegiatan belajar mengajar anak. Bersama Jelajah Ilmu, mari ciptakan pembelajaran menarik dan berkualitas bagi anak bangsa! Untuk informasi selengkapnya silakan kunjungi https://jelajahilmu.com/.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar