9

7 Tips Mengajar Anti Hambar (0)

Tantri January 2, 2021

7 Tips Mengajar Anti Hambar – Sebentar lagi kita akan masuk semester genap tahun ajaran 2020/2021. Direncanakan pada Senin (4/1/2021). Tinggak hitungan hari. Malah bisa dibilang detik-detiklah.

Hm, nggak kerasa ya. Liburan 2 pekan rasanya kok sebentar amat. Berhubung nggak bisa ke mana-mana karena Korona, paling hanya rebahan di rumah, jadi nggak kemana-mana.

Menghadapi hari pertama belajar, tentu ada strategi untuk menghadapi.

Ini ada satu strategi yang dikatakan menteri pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim. Sebetulnya ini sudah lama ada. Sejak awal mula pembelajaran tatap muka itu.

Strategi ini disampaikan mas Menteri dalam bentuk video. Kemudian saya tulis ulang. Dan inilah strateginya itu.

  1. Jangan stress.

Memang tidak mudah dalam menjalankan pembelajaran tatap muka. Virus Covid-19 secara mendadak mengubah banyak hal termasuk sistem pembelajaran. Mau tidak mau kita menjalankan pembelajaran daring yang harus menggunakan berbagai alat teknologi.

Tapi jangan khawatir. Yakini bahwa kondisi ini untuk memperbaiki diri. Ayo,
Setiap hari mencoba. Mencari metode terbaik untuk pembelajaran yang terbaik.

  1. Membagi kelas menjadi kelompok yang lebih kecil.

Jangan takut berinovasi. Jangan main aman. Tidak semua murid memiliki kompetensi yang sama. Bagi kelas dalam kompetensi yang sama.

Tugas nggak harus sama. Siapkan topik paling menarik. Supaya kelas juga berlangsung asyik.

  1. Mencoba projects based learning.

Dengan ini siswa belajar bertanggung jawab. Menciptakan tantangan. Berkolaborasi. Melatih kemampuan mendorong sesama. Membentuk rasa gotong royong.

Memang nggak langsung berhasil. Mungkin belum biasa. Tapi harus dicoba

  1. Alokasi waktu yang lebih banyak untuk siswa tertinggal.

Melibatkan orang tua untuk belajar anak untuk membantu anak-anak dalam belajar.

Ada anak-anak yang butuh bantuan lebih banyak. Berikan perhatian lebih kepadanya. Ibaratnya berjalan mereka sedang tertinggal. Nah, jemput dia

  1. Fokus pada yang terpenting.

Saatnya bereksperimen dengan memberikan waktu yang paling.

Daripada kejar tayang, kuatkan hal fundamental yang bermanfaat di bidang manapun.

  1. Sering nyontek sesama guru.

Tentu saja menyontek di sini dalam arti konotasi positif ya bapak ibu.

Kata Mas Menteri, ada banyak guru berinovasi di pandemi. Sama seperti murid ada guru yang lebih cepat belajar.

Jangan ragu mencontoh guru yang punya best practice bagus. Belajar dari mereka yang bisa menggunakan aplikasi dengan mahir.

Kesempatan emas untuk nimbrung di dunia digital yang lebih canggih. Teknologi memudahkan banyak pekerjaan. Termasuk dalam pembelajaran ini. Kalau kita libatkan teknologi, pembelajaran jadi semain menarik, lho.

Salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif seperti fitur edmodo, quizziz, kahoot, dan sejenisnya. Nah, sudah siapkan untuk memulai pembelajaran besok?

  1. Have Fun.
    Mengajar tidak mudah. Tapi jangan sampai malah membosankan. Bukan mengikuti proses yang seadanya. Banyak tanya, coba, karya. Upayakan suasa mengajar menjadi menyenangkan. Terus tingkatkan semangat pada guru.

Comments (9)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar