0

7 Hal Tentang PON XX Papua (0)

Supadilah S.Si July 31, 2021

7 Hal Tentang PON XX Papua – Pesta olahraga empat tahunan tingkat nasional terbesar di Indonesia atau Pekan Olahraga Nasional (PON) akan kembali digelar. Setelah sempat tertuda karena pandemi Covid-19, PON XX yang berlangsung di Jayapura ini akan bergulir pada 2 Oktober 2021 mendatang.

PON XX ini akan digelar di Papua. Hal ini menjadi sejarah baru bagi Papua. Sejak diadakan pertama kali pada 1948, baru kali ini Papua menjadi tuan rumah.

Nah, selain itu, ada beberapa hal yang perlu kita tahu tentang PON XX.

1. Menelan biaya APBN sekitar Rp 10 miliar. Dari merdeka.com mengutip video tiktok @kemenkeuri fasilitas pembangunan empat fasilitas besar tersebut menelan biaya APBN murni mencapai sebesar Rp953,5 miliar.

2. Digelar di 4 klaster/tempat yaitu di Kabupaten Mimika, Kabupaten Marauke, Kabupaten Jayapura dan di Kota Jayapura.

3. Akan dilombakan 37 cabang olahraga, 56 disiplin, 679 nomor pertandingan, dan melibatkan 6442 atlet.

4. Dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021. Jangan sampai kelewat ya. Saksikan pula kemeriahan opening ceremony pada 2 Oktober 2021 pukul 20:20 WIT.

5. Papua punya stadion bertaraf internasional. Namanya stadion Lukas Enembe. Dulunya bernama stadion Papua Bangkit. Di bangun di atas tanah seluas 13 hektar, stadion ini setara dengan Stadion GBK.

6. Maskot PON XX Papua adalah Kangpho dan Drawa. Kangpho atau kepanjangan dari Kanguru pohon, selama ini populer sebagai satwa khas Australia, nyatanya ada di Papua.

Baca lagi tentang PON XX Papua ini di sini

Berbagai venue disiapkan untuk menyukseskan pelaksanaan PON XX Papua. Fasilitas yang disiapkan merupakan fasilitas yang terbaik. Misalnya Stadion Lukas Enembe yang akan menjadi tempat penyelenggaran opening ceremony PON XX Papua.

Stadion yang dulunya bernama stadion Papua Bangkit ini dibangun di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Dibangun dengan anggaran Rp. 1,3 triliun dengan luas stadion mencapai 71.697 meter persegi di atas tanah seluas 13 hektar, kemegahan stadion Lukas Enembe bisa setara dengan stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Hadirnya stadion berkapasitas tempat duduk 42.000 penonton ini menjadi ikon baru bagi Bumi Cenderawasih. Stadion Lukas Enembe dibangun sesuai standar internasional dan memenuhi peraturan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Kompetisi bukan hanya menang atau kalah. Kalah dan menang hal biasa. Menang disanjung, kalah tetap kita puji. Atlet yang berlaga merupakan putra putri terbaik bangsa. Walaupun beda daerah kita harus tetap saling menghormati. Karena kita adalah satu bangsa.

Pada Pon XX Papua ini kita berharap muncul Mentari Baru, Harapan Baru Dari Timur yang bisa direpresentasikan sebagai juara-juara baru. Kita berharap muncul generasi berprestasi dari berbagai cabang olahraga yang akan mengharumkan Indonesia di kancah dunia. Tentu hal ini tidak mungkin bisa tercapai tanpa gotong royong kita semua.

Tidak dimungkiri, perhelatan kompetisi olahraga berfokus pada menang. namun, bukan itu tujuan semuanya. Baca selengkapnya

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar