Guraru

7 Dampak Manajemen Waktu yang Buruk pada Siswa

7 Dampak Manajemen Waktu yang Buruk pada Siswa

Setiap siswa mendapatkan beban tugas dan pekerjaannya masing-masing. Dalam satu hari, siswa biasanya akan menghabiskan sebagian waktunya untuk belajar. Padahal terdapat banyak pekerjaan lain yang harus dilakukan seperti membantu pekerjaan rumah, bermain, bersantai, dan lain-lain. Di sinilah pentingnya seorang siswa melakukan manajemen waktu secara baik agar semua kegiatan yang dilakukan dapat berjalan seimbang.

Namun, beberapa siswa masih belum bisa mengatur waktunya dengan baik sehingga kegiatan yang dilakukan tidak berjalan dengan lancar. Berikut penjelasan mengenai dampak manajemen waktu yang buruk pada siswa:

  1. Penundaan

    Rekan guru pasti tidak asing lagi dengan siswa yang suka menunda untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Hal itu adalah salah satu contoh dari manajemen waktu siswa yang buruk sehingga tidak dapat mengerjakan sesuatu yang telah diberikan.

    Sebenarnya siswa hanya memerlukan langkah kecil untuk mendapatkan motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Contohnya, siswa hanya perlu untuk memulai mengerjakan pada malam hari setelah selesai makan malam. Ketika sekali memulai mengerjakan PR, pastikan siswa menyelesaikan pekerjaan tersebut.

    Baca juga: Perubahan Perilaku dalam Penerapan Kelas Digital

  2. Waktu Istirahat Berkurang

    Ketika siswa tidak bisa memanajemen waktu dengan baik, mereka pasti akan mengalami jadwal istirahat yang berantakan. Hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan jasmani dan rohani siswa. Selain itu, istirahat yang kurang bisa menyebabkan terhambatnya aktivitas dan menjadi kurang fokus.

    Rekan guru bisa mengajarkan siswa untuk menjadwalkan pekerjaannya dengan teratur sehingga waktu istirahat tidak akan terganggu. Siswa juga harus mempertahankan jadwal tidur yang konsisten agar terbiasa dan menjadi rutinitas harian.

  3. Konsumsi Makanan yang Tidak Sehat

    Beberapa siswa terkadang mengkonsumsi makanan instan dengan alasan tidak mempunyai waktu yang cukup. Sebenarnya hal itu terjadi karena siswa sudah terbiasa mengkonsumsi makanan tidak sehat dan mempunyai manajemen waktu yang buruk. Siswa yang mempunyai manajemen waktu buruk cenderung mengkonsumsi makanan instan yang tentunya tidak baik untuk tubuh dalam jangka panjang.

    Siswa harus terbiasa mengkonsumsi makanan yang sehat sehingga nutrisi dapat terpenuhi dengan baik. Mengkonsumsi makanan sehat juga akan membuat siswa lebih fokus dan berenergi dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari.

  4. Tidak Tepat Waktu
    Salah satu akibat dari manajemen waktu yang buruk adalah tidak tepat waktu. Contohnya seperti siswa akan tidak tepat waktu saat jam masuk sekolah, telat mengumpulkan tugas, dan lain-lain. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus karena akan menghambat perkembangan siswa.Rekan guru harus tegas jika siswa sudah melalaikan tugasnya. Siswa harus diajarkan untuk mengatur manajemen waktu yang baik sehingga dapat melakukan tugasnya dengan maksimal.
    Baca juga: Kolaborasi Guru dan Siswa Dalam Mewujudkan Efektifitas Pembelajaran Daring dan Luring
  5. Disorganisasi

    Siswa yang buruk dalam manajemen waktu akan menjalani hidup yang tidak teratur. Hal ini terjadi karena siswa tidak mengetahui prioritas utama dalam kegiatannya. Rekan guru dapat mengajarkan siswa untuk mencatat semua pekerjaan yang akan dilakukan dan tentukan juga waktu pengerjaannya agar dapat selesai sesuai jadwal yang sudah dibuat.

  6. Hidup yang Tidak Seimbang

    Siswa yang memiliki manajemen waktu buruk akan melakukan satu kegiatan berlebih dari kegiatan lainnya. Contohnya siswa terlalu lama bermain daripada belajar. Tidak ada salahnya siswa untuk bermain, tapi jangan lupakan untuk melakukan pekerjaan atau tujuan hidup yang ingin dicapai. Siswa dengan manajemen waktu yang baik akan merasa lebih produktif setiap harinya.

  7. Multitasking

    Salah satu tanda jika manajemen waktu siswa buruk adalah multitasking. Hal ini akan menimbulkan pekerjaan yang tidak selesai dengan baik dan menghambat produktivitas siswa. Sebaiknya, ajarkan siswa untuk mengerjakan satu pekerjaan hingga selesai sebelum melanjutkan kegiatan lainnya.

Demikian mengenai dampak manajemen waktu yang buruk pada siswa. Pentingnya guru untuk mengajarkan manajemen waktu yang baik agar siswa bisa berkembang dan mencapai cita-citanya. Mengajarkan manajemen waktu memerlukan kedisiplinan dan kesabaran yang tinggi. Oleh karena itu, siswa harus terus dibimbing agar dapat menerapkan manajemen waktu yang baik.

 

Referensi :

  • https://fungsi.co.id/fungsi-manajemen-waktu/
  • https://www.gramedia.com/literasi/manajemen-waktu/

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top