0

7 Ide Aktivitas Belajar yang Menyenangkan Setelah Liburan (0)

Pengelola Guraru January 14, 2022

Setelah liburan akhir tahun, para guru dan siswa mengawali tahun baru 2022 ini dengan menjalani pembelajaran tatap muka (PTM). Suasana liburan yang masih terasa, tentu saja menantang guru dan siswa untuk menjalani aktivitas belajar dengan semangat. 

Sehingga, guru perlu berpikir kreatif bagaimana menciptakan suasana kelas yang ceria disaat suasana hati siswa masih terbuai dengan hawa liburan. Hal ini perlu dipertimbangkan agar siswa merasa tidak tegang saat kali pertama mereka kembali sekolah offline.

Untuk menjaga suasana hati peserta didik, guru perlu memiliki berbagai ide ice breaking sebagai aktivitas belajar yang menyenangkan. Dengan trik ice breaking, siswa pun menyambut hari pertama sekolah dengan riang gembira tanpa ada rasa tegang yang dapat merusak suasana hati.

Berikut ide ice breaking untuk aktivitas belajar yang dapat guru praktekkan saat belajar offline maupun online setelah liburan akhir tahun.

Inspirasi Ice Breaking Agar Suasana Kelas Mencair

Suasana kelas yang tegang dan terlalu serius sebaiknya dihindari setelah libur akhir tahun. Salah satu cara untuk menghindari suasana kaku, guru harus mempraktekkan aktivitas pembelajaran yang seru dengan trik ice breaking.

Ice breaking biasanya dibuat untuk mencairkan suasana dan membentuk bonding atau kedekatan antar kelompok atau siswa. Dengan pemilihan ice breaking yang seru, dijamin siswa akan ceria dan guru jadi panutan karena memperhatikan suasana hati mereka agar tetap rileks saat kembali belajar.

Inilah ide ice breaking yang patut guru coba saat di kelas offline atau online:

1. Kuis “Tebak Kata”

Aktivitas ini dapat dilakukan secara offline. Pertama, perlengkapan yang perlu guru siapkan untuk bermain “Tebak Kata” adalah post-it. Guru dapat menyuruh siswa untuk berbaris melingkar dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok A tugasnya menulis kata benda pada post-it. Setelah rampung menulis, siswa menempelkan post-it yang mereka tulis kepada kelompok B pada bagian dahi.

Barulah guru bisa menyuruh siswa untuk memulai permainan “Tebak Kata” secara satu persatu. Sebetulnya ada aplikasi “Tebak Kata” di handphone, namun akan lebih baik menggunakan post-it untuk menghindari distraksi, sehingga siswa tak tergoda melihat gadget mereka.

Baca juga: 6 Karakteristik Guru Masa Kini Agar Disukai Murid

2. Bebas Pilih Tempat Duduk

Sudah pasti ide ini dilakukan secara offline saat belajar di kelas. Rasanya cukup membosankan jika siswa harus mengikuti peraturan tempat duduk yang sudah ditentukan guru atau wali kelas. Ada baiknya di hari pertama, guru bisa membebaskan peserta didik untuk memilih bangku mereka masing-masing.

Dengan begitu, aktivitas belajar pada awal tahun dapat memberi kesan bahwa guru atau wali kelas punya peraturan fleksibel dan tidak selamanya harus kaku. Bahkan guru juga bisa menentukan hari apa saja siswa dengan bebas memilih tempat duduk mereka.

Syaratnya, siswa tidak boleh duduk dengan teman yang sama secara berturut. Tujuannya agar siswa dapat saling kenal dan mempunyai teman baru yang siapa tahu, salah satu teman sebangku barunya dapat meningkatkan semangat belajar untuk meningkatkan nilai akademis mereka.

3. Menampilkan “Meme” Lucu

Ide ini bisa dilakukan saat sedang belajar online atau offline. Apabila guru atau dosen tengah menjelaskan sebuah materi pembelajaran, di sela-sela menjelaskan guru dapat menampilkan meme lucu. Meme sendiri adalah kombinasi kata dan gambar yang dibuat untuk membuat lelucon lucu atau biasanya untuk mengkritik fenomena sosial terkini.

Dengan menampilkan meme lucu, guru dapat mencairkan suasana kelas. Murid pun dapat mengingat materi lewat gambar jenaka yang guru berikan.

Baca juga:  Kenapa Psikologi Pendidikan Itu Penting? Yuk Pahami!

4. Tebak Wajah

Untuk guru PAUD bisa mempraktekkan ice breaking dengan permainan melukis saat melakukan belajar offline. Caranya, guru meminta semua murid melukis wajah teman sekelasnya, ingatkan siswa agar tidak menulis nama teman mereka pada lukisan. 

Setelah itu, kumpulkan lukisan lalu tempel di papan tulis atau dinding kelas. Pilih salah satu siswa untuk menebak siapa nama teman pada lukisan yang guru tunjuk. Dengan cara ini diharapkan siswa tertawa karena salah menebak. Guru pun dapat bertanya, lukisan yang sedang ditebak karya siapa dan meminta penjelasan kepada sang seniman ia menggambar siapa.

5. Gerakan Dance

Sebelum memulai aktivitas belajar, guru kelas 1 hingga 4 SD, bisa membuat gerakan dance sebagai ice breaker. Dengan cara ini, mereka akan lebih ceria dan aktif bergerak untuk melepas rasa kantuk.

Tentu saja jogetan yang dipilih juga bukan yang kaku atau membosankan. Guru dapat memutar gerakan dance ala “Ghostbusters” yang lucu dan ceria pada tautan ini. Gerakan dan lagu yang ceria dapat membuat suasana hati siswa jadi lebih gembira. Ide aktivitas ini bisa Anda lakukan saat sedang mengajar offline atau online dengan mengajak murid bergerak di depan kamera.

Baca juga: Menerjang Keterbatasan untuk Menanamkan Pembiasaan Kepada Anak 

6. Menulis Surat

Untuk mengawali tahun, guru dapat membuat sebuah surat yang menceritakan diri sendiri. Dalam surat, guru bisa menggambarkan hobi, keluarga hingga hewan peliharaan yang mengisi kehidupan guru. Lalu berikan surat tersebut ke salah satu murid agar ia membaca, dan membalas surat. Ajak murid untuk menceritakan dirinya seperti yang guru lakukan.

Guru juga dapat membuat sebuah gerakan saling menulis surat antar teman sekelas. Namun guru juga harus menentukan tema dan peraturan. Kenapa perlu dibuat aturan? Tentu saja demi menjaga privasi dan menghindari isi surat yang memiliki unsur SARA dan pelecehan seksual.

Aktivitas ide belajar menulis surat tidak hanya bisa dilakukan saat belajar offline, saat belajar online juga bisa dilakukan dengan membuat surat melalui versi digital.

Baca juga: Game “Mini Gawang” untuk Meningkatkan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika

7. Don’t Smile or Sing

Guru dapat membuat kelas ceria dengan permainan “Don’t Smile or Sing”. Caranya, pilih salah satu siswa untuk duduk berhadapan dengan guru. Lalu guru menceritakan kisah yang lucu, siswa harus menahan tawa. Jika gagal, siswa wajib bernyanyi. Setelah guru memberikan contoh, lanjutkan dengan siswa lain. Guru dapat memilih siswa yang terkenal jenaka dan selalu mengundang tawa agar suasana kelas semakin ceria. 

Hal ini juga bisa dilakukan saat Anda mengajar online dengan memastikan semua murid menyalakan kamera dan siap mendengarkan cerita lucu temanya. Pastikan Anda memperhatikan dengan seksama wajah setiap murid. 

Itulah ide ice breaking yang dapat guru praktekkan saat aktivitas belajar tatap muka dilaksanakan. Dengan adanya ice breaking, siswa akan menyambut aktivitas pembelajaran dengan ceria dan mengurangi rasa bosan mereka mengikuti pelajaran.Selamat mencoba!

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar