10

5 Jenis Video untuk Materi Pembelajaran (0)

Pengelola Guraru April 6, 2021

Walau rencananya sekolah tatap muka akan dimulai Juli 2021, guru tetap dapat memanfaatkan video sebagai media untuk menjelaskan mata pelajaran. Apalagi selama pandemi, guru sudah terbiasa dan dapat merasakan manfaat video dalam proses belajar mengajar. Namun tahukah guru bahwa banyak sekali jenis video yang dapat mendukung dan menyampaikan materi pembelajaran?

Jika sebelumnya guru hanya merekam diri sendiri yang sedang menjelaskan materi pelajaran, sudah waktunya untuk berpikir lebih kreatif. Terlebih lagi, video adalah media visual yang mudah menarik perhatian. Bahkan, para peneliti di bidang ilmu saraf mengatakan bahwa otak manusia lebih cepat memproses gambar ketimbang teks.

Jadi, guru perlu tahu jenis video yang tepat untuk materi pembelajaran di bawah. Tentu tips ini untuk mempermudah siswa menyerap ilmu.

1. Video Cerita

Jenis video cerita berisi materi pelajaran akan membantu siswa dapat mengingat materi pelajaran. Dengan video cerita, guru dapat membuat video yang lebih lengkap namun dikemas lebih menarik.

Misalnya, ketika guru membuat jenis video cerita untuk materi pelajaran IPA mengenai fenomena tsunami. Guru harus melakukan riset terlebih dahulu, lalu menulis script, membuat storyboard dan tahap terakhir yakni video editing

Ketika membuat video cerita tentang tsunami, guru dapat menyematkan video tsunami yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam 2004 silam sebagai opening video. Lalu guru dapat menyisipkan voice over atau suara guru yang tengah menjelaskan bagaimana fenomena tsunami terjadi. 

Selain itu, guru dapat pula menggabungkan beberapa video bawah laut tentang bagaimana tsunami terjadi. Guru dapat mengambil video dari berbagai sumber.

Dengan materi pelajaran yang menggunakan jenis video bercerita, siswa akan lebih mudah memahami dan dapat menikmati video hingga akhir. Buatlah video yang informatif namun tidak kaku.

Baca Juga: Tutorial Video Animasi Sederhana untuk Pembelajaran, Dicoba Yuk! 

2. Video Dokumenter

Nyaris mirip dengan video cerita. Namun jenis video dokumenter adalah video yang menggambarkan satu peristiwa menjadi fokus cerita atau fakta objektif dalam kehidupan yang digunakan sebagai data atau dokumenter. 

Contohnya seperti video “Napas Terakhir: Persimpangan Hidup dan Mati di ICU” karya tim Narasi, Mata Najwa. Dalam video dokumenter tersebut, tim Narasi menggambarkan situasi yang dihadapi bersama, yakni virus corona. 

Dari video tersebut, guru dapat menjelaskan bagaimana dampak COVID-19 terhadap kesehatan hingga perekonomian. Guru juga dapat mengingatkan siswa betapa pentingnya menjalani protokol kesehatan, serta bagaimana kerja keras tim medis menangani pasien.

Contoh lainnya, guru dapat menggunakan video dokumenter besutan media ternama. Misalnya video berjudul “The Social Dilemma“ dari Netflix untuk menjelaskan ketergantungan manusia terhadap sosial media dan dampaknya. Atau, guru dapat memilih video dokumenter besutan Indonesia berjudul “Building Batavia” yang bercerita tentang dibangunnya kota Batavia, cocok untuk pelajaran Sejarah.

3. Video Berita

Jenis video berita berisi tentang kejadian faktual dan terkini. Guru dapat menampilkan cuplikan video berita hukum kepada siswa menengah atas. Video berita hukum yang dipilih sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya video hukum mengenai perkelahian antar siswa atau pergaulan bebas. 

Guru juga dapat memilih video berita mengenai toleransi umat Hindu yang menjaga keamanan masjid saat Idul Fitri untuk mengajarkan murid saling menghargai tanpa memandang agama, suku dan ras.

Jenis video berita seperti di atas bisa diimplementasikan untuk materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuannya untuk meningkatkan wawasan dan moral para siswa.

4. Video Presentasi

Jika selama ini guru pernah membuat materi pelajaran menggunakan PowerPoint, kali ini sedikit mirip. Bedanya, video presentasi tak hanya menampilkan guru tengah memaparkan mengenai materi pelajaran atau menjelaskan sebuah gagasan. Melainkan video presentasi yang kaya akan visual dan warna. Lalu, apa sih kunci membuat video presentasi yang menarik?

Jenis video presentasi biasanya lebih mudah terasa membosankan. Maka, kesuksesan video yang shareable alias viral adalah mengikuti tren terkini, mengetahui siapa audiensnya dan kolaborasi. Jadi guru dapat membuat video presentasi yang tak hanya sekadar menjelaskan materi saja, namun dapat pula memilih topik dan membuat visual kekinian yang lekat dengan para siswa.

Selain itu, guru juga bisa membuat video presentasi dengan berkolaborasi bersama rekan kerja atau justru siswa terpilih. Misalnya guru tengah membuat materi video presentasi untuk materi pelajaran Matematika. 

Guru bisa mengajak murid paling pandai untuk menjelaskan rumus atau memecahkan contoh soal. Bahkan supaya tak bosan, guru dapat berkolaborasi dengan murid terlucu di kelas untuk menjadi talent dalam video pembelajaran yang guru buat.

Baca Juga: 5 Aplikasi Video Editing untuk Proses Mengajar

5. Video Pembelajaran Full Teori Pembelajaran

Sesuai dengan namanya, jenis video ini tentu secara keseluruhan berisi mengenai teori pembelajaran. Walau terkesan membosankan, namun video yang sangat lengkap menjelaskan isi materi dapat memudahkan siswa untuk mengerjakan tugas. Positifnya, mereka akan menonton ulang video jika ada bagian yang belum mereka pahami. 

Itulah kelima ide video yang perlu Guraru ketahui. Pengelola Guraru berharap artikel ini bisa menginspirasi Guraru dalam berkreasi membuat video yang menarik. Jangan lupa bagikan informasi artikel ini  kepada rekan pendidik lainnya dan selalu aktif menjadi anggota Guraru. Semoga bermanfaat dan dapat meningkatkan kreativitas guru dalam mengajar. 

Punya ide kreatif atau permasalahan seputar penyusunan video pembelajaran? Mari berbagi dan berdiskusi di kolom komentar. 

Comments (10)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar