10

25 Miliar untuk Kondom, Nol untuk Jilbab polwan? (+2)

Namin AB Ibnu Solihin December 3, 2013
Hari Kondom Nasional dalam Perspektif saya sebagai Pendidik dan Penggiat Sekolah Akhlak:
 
Membaca berita Hari Kondom Nasional sungguh menyayat hati saya, betapa tidak di tengah negeri ini dalam krisis moral, Pemerintah melalui kementrian kesehatan malah membagikan kondom gratis. belum usai pemberitaan tentang kasus Vidio Porno Siswa SMPN 4 Sawah Besar dan Pemerkosaan Mahasiswa UI oleh salah satu anggota komunitas di Negeri ini, pemerintah malah membagikan kondom Gratis dengan alih pendidikan seks agar generasi muda terbebad dari penyakit AIDS.
Pembagian Kondom Gratis Bertentangan dengan Nilai Islam
 
Bagiamanpun Pembagian Kondom Gratis adalah bertentangan dengan Nilai-nilai Islam, sudah sangat jelas di dalam Islam mendekati Zina saja tidak boleh apa lagi melakukannya. maka wajar jika kegiatan ini di tolak oleh berbagai lembaga, ormas, tokoh dan masyarakat, Termasuk kami sebagai Guru.
 
Kondom dan Jilbab kini sedang menjadi Pemberitaan di media masa, sangat ironi memang negeri yang katanya Mayoritas Muslim ini, malah menjadi negara sekuler dengan berbagai kebijakannya. pemerintah menyediakan dana 25 Miliar untuk kondom, yang jelas-jelas tidak memberikan manfaat apa-apa untuk generasi muda, malah  banyak kalangan menilai kegiatan ini justru akan menyuburkan perilaku seks bebas di kalangan generasi muda. lalu bagaimana dengan Jilbab, yang sudah jelas-jelas ada syariatnya di dalam agama Islam bahwa perempuan wajib berjilbab atau menutup auratnya, malah dikatakan tidak ada anggaran? sungguh lucu negeri ini, setiap hari bersandiwara dalam kepalsuan.
Kementrian Kesehatan dan Kemendikbud tidak sejalan membangun Generasi Muda
 
Ditengah-tengah kemendikbud sedang gencar-gencar melakukan pelatihan kurikulum 2013 dan pendidikan karakter, yang tujuannya untuk membangun moral generasi bangsa, kemenkes malah asyik merancuni karakter  generasi bangsa ini dengan membagikan kondom gratis di kampus-kampus. buat saya sebagai pendidik bagaimanapun pembagian kondom gratis adalah sesuatu yang tidak beretika, karena kondom indentik degan perzinahan.
Hah….. saya hanya bisa menarik nafas, ya Allah ampunilah kami, janganlah engkau beri azab negeri yang penuh dengan koruptor ini, dengan yang rusak moral pemimpinya. karena di negeri ini masih banyak orang-orang yang bersemangat membangun generasi umat dan bangsa. Ayo Bangun Generasi Berakhklak.
 
Mentari Pagi Sekolah Akhlak|29 Muharam 1435 H

Comments (10)

  1. inilah bukti pemerintah kita liberal tidak pro terhadap masyarakat, lebih memetingkan konglomerat. ormas Islam dan Mui saja tidak di dengar. buat apa ada mui kalau suara ulama tidak di dengar. semoga mereka segera bertaubat.terimakasih pak Nur’alim sudah berbagi

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar