3

#1 PENGEMBANGAN KEMAMPUAN OTAK KANAN DAN OTAK KIRI (0)

Elisa Kristiyanti April 28, 2021

Menurut Suyanto (2008), secara garis besar kinerja otak sebagai pusat berpikir dapat dikelompokan menjadi delapan macam yaitu :

  1. Menerjemahkan Informasi dari Indera/organ sensoris. Pada hakekatnya mata tidak memahami sesuatu yang dilihatnya.Telinga tidak mengerti apa yang didengarnya.
  2. Memproses Informasi. Bagian Cortex dari otak memperoses informasi lebih lanjut, sepertimemecahkan persoalan dengan mencari alternatif, memilih alternatif terbaik,dan memikirkan sekuen pemecahannya.
  3. Menyimpan Informasi. Informasi disimpan dalam bentuk memori di korteks. Ada dua jenis memoridalam penyimpanan informasi yaitu yang bersifat sementara (Short-termMemory=STM) dan permanen (Long-term Memori=LTM).
  4. Me-recall Informasi. Mengingat atau remembering adalah proses me-recall dan me-retrievememori yang telah disimpan di dalam LTM.
  5. Mengontrol Gerakan. Otak manusia memiliki peberdaan yang mencolok dari hewan pada kortekslobus frontal dan pre-frontal. Lobus frontal terkait dengan gerakan, utamanyatangan. Tangan manusia memiliki keterampilan (dexterity) yang amat luar biasa. Bagian motor corteks berperan untuk mengontrol gerakan tanganberkembang amat pesat
  6. Mengontrol Bahasa. Korteks lobus prefrontal merupakan pusat bahasa, yang disebut juga daerahBroca, untuk menghormati penemu kelainan bahasa pada anak akibatkerusakan bagian ini.
  7. Mengontrol Emosi/perasaan. Fungsi otak tengah (sistem limbik) ialah mengontrol emosi dan perasaan.Bagian ini pula yang menyebabkan manusia memiliki rasa empati, cinta, dankasih sayang. Amigdala yang merupakan bagian terpenting dari systemlimbic memiliki koneksi dengan korteks dan hypothalamus
  8. Mengontrol Hormonal. Sistem koordinasi dalam tubuh manusia dilakukan melalui dua sistem, yaitusistem syaraf dan sistem hormonal. Kelenjar Hipofise yang berada di otaktengah di bagian ventral hipothalamus merupakan “the Master of Gland” ataupusat kelenjar

Suyanto (2008) juga mengatakan bahwa Pendidikan sebaiknya mengembangkan kecerdasan, bukan hafalan, yaitu  melalui stimulasi otak untuk berpikir. Otak yang cerdas antara lain mampu menciptakan sesuatu yang baru, menemukan alternatif yang tak pernah dipikirkan orang, dan mengatasi masalah dengan elegan. Pendidikan harus mempertimbangkan tipe kecerdasan anak tersebut, bakat, dan keinginannya. Guru harus menggunakan berbagai metode, media, dan objek belajar untuk mengembangkan kecerdasan yang beragam.

1 2 3 4 5 6

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar