• Sejak awal bulan Mei, tepatnya tanggal 6 Mei hingga hari ini (21 Mei) saya sedang mengikuti kegiatan e-Training Terstruktur yang diselenggarakan oleh P4TKMatematika. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) yang ruting dilaksanakan oleh P4TKMatematika tiap tahun. Kegiatan e-Training Terstruktu yang diselenggarakan oleh P4TKMatematika ini diselenggarakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kompetisi pendidik di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara online agar dapat menjangkau daerah yang lebih luas sehingga semakin banyak pendidik Indonesia yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini.

    Saya seringkali menyebut aktivitas yang saat ini saya lakukan sebagai ‘Belajar Mengajar’. Hal ini saya lakukan sebagai pengingat bagi diri saya pribadi bahwa saya masih perlu banyak belajar tentang dunia pendidikan, bagaimana cara membelajarkan matematika yang baik, bagaimana konsep matematika yang benar dan bagaimana agar menjadi pendidik yang baik. Selain karena saya memang masih pendatang baru dalam dunia pendidikan ‘formal’. Ya, belum sampai dua tahun saya mengajar pada suatu lembaga pendidikan formal. Apa yang saya pelajari di bangku kuliah nyatanya masih belum cukup menjadi bekal bagi saya pribadi untuk masuk dalam bidang ini. Sehingga saya selalu senang saat ada kesempatan untuk belajar. Ok, katakanlah saya memang suka segala kegiatan yang terkait dengan mencari ilmu atau kegiatan yang dapat mengasah pengetahuan dan keterampilan saya. Singkatnya, saya memang suka belajar :). Belajar ilmu apa pun yang bermanfaat.

    Sebenarnya saya sudah mengetahui adanya kegiatan ini sejak tahun lalu. Namun sayang, tahun lalu saya terlambat untuk mendaftar dan saat ada pendaftaran lagi ternyata hanya untuk guru jenjang SMA/SMK (red: saya mengajar pada jenjang SMP). Saat tahun ini diselenggarakan diklat online lagi dan diperuntukkan bagi guru jenjang SMP/SMA/SMK, saya pun tak melewatkannya. Walaupun pada saat mendaftar, sebenarnya saya masih belum tahu secara detail aktivitas pada e-Training Terstruktur ini, apa yang akan saya pelajari, bagaimana teknis pelaksanaan dan segalah hal terkait kegiatan ini. Ya, saya memang agak nekat dalam mengikuti kegiatan e-Training ini :D. Namun, saat kegiatan e-Training ini sudah berjalan, saya bersyukuratas kenekatan saya sebelumnya karena saya belajar banyak hal dari kegiatan ini. Walaupun, nyatanya kegiatan ini tak semudah yang saya bayangkan sebelumnya karena ternyata kegiatannya padat, sesuai dengan namanya ‘terstruktur’, dan tugasnya pun tak sedikit :D.

    Kegiatan e-Training Terstruktur atau yang dikenal dengan Diklat Online ini diselenggarakan selama 21 hari secara full online. Bagi Bapak/Ibu yang belum pernah mengikuti kuliah online atau diklat online tak perlu khawatir karena di awal kegiatan, peserta akan belajar tentang teknis pelaksanaan Diklat Online dengan dibantu oleh fasilitator. Peserta juga dibagi dalam beberapa kelompok dan pada masing-masing kelompok didampingi oleh seorang fasilitator atau yang disebut wali kelas. Wali kelas juga akan membantu bila kita mengalami kesulitan teknis selama mengikuti kegiatan. Wali kelas juga yang akan mengingatkan bila kita belum mengumpulkan tugas :D. Secara umum, kegiatan Diklat Online ini terdiri dari mengikuti pre-test pada awal kegiatan; mengakses materi; mengerjakan tugas; aktif pada forum-forum diskusi; mengerjakan tugas akhir dan terakhir mengikuti post-test. Bagi saya pribadi, hal yang paling mengejutkan dari kegiatan ini yaitu tugasnya banyak juga hehee. Tetapi, kalau manajemen waktu kita baik, insya Allah semua akan berjalan lancar 🙂

    Materi yang dipelajari pada diklat online ini terbagi menjadi 5, yaitu Kurikulum 2013; Pedagogik dan DIdaktik dalam Pembelajaran Matematika; Media ICT; Kapita Selekta Pembelajaran (Penguatan Materi Matematika) dan Karya Tulis Ilmiah. Pemerintah memang telah menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013, namun beberapa tahun yang akan datang Kurikulum 2013, apapun namanya nanti, akan diterapkan. Tentu saha dengan banyak perubahan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan dari P4TKMatematika menyertakan materi Kurikulum 2013 pada Diklat Online. Materi kedua, merupakan materi yang paling sulit bagi saya pribadi. Ya, harus saya akui pedagogik dan didaktik merupakan ilmu yang tidak terlalu saya kuasai :D. Materi ICT merupakan materi yang paling saya sukai. Pada materi ini kita akan belajar tentang pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran matematika, antara lain pemanfaatan aplikasi Geogebra, PowerPoint dan screencasting atau video pembelajaran. Selain itu, kita juga akan belajar terkait pemanfaatan internet utamanya search engine sebagai penunjang dalam mencari informasi atau contoh media pembelajaran. Pada sesi ini, pengetahuan saya terkait aplikasi Geogebra semakin bertambah dan satu lagi saya jadi belajar membuat video pembelajaran :D.

    Materi Kapita Selekta Pembelajaran merupakan materi yang tak boleh kita lewatkan. Pada sesi ini, kita dapat belajar matematika lagi hehehe. Konten matematika merupakan hal sentral yang perlu dikuasai oleh seorang guru matematika sehingga pemahaman yang benar tentang materi dan konsep matematika merupakan hal yang mutlak. Sekedar merefresh kembali atau mengasah otak terkait materi matematika saya kira merupakan hal yang harus selalu dilakukan oleh seorang guru. Pada sesi inilah kita akan melakukan semua hal itu. Pada sesi ini juga terdapat sesi video conference sehingga kita akan menerima materi secara live via Youtube.

    Selain mengakses materi yang diberikan oleh fasilitator dari tim P4TKMatematika, pada diklat online ini tersedia juga forum-forum untuk berdiskusi. Adanya forum-forum diskusi ini dapat kita manfaatkan untuk saling sharing dengan sesama guru matematika dari seluruh penjuru Indonesia. Keren kan? 😀 Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari pengalaman guru-guru lain terkait pembelajaran matematika.

    Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk mengikuti Diklat Online ini. Walaupun Diklat Online ini masih berjalan hingga satu minggu kedepan dengan beberapa tugas yang masih mengantri untuk saya kerjakan. Ada banyak hal yang saya pelajari hingga saat ini. Selain itu, mengingatkan saya bahwa masih ada banyak hal yang perlu saya pelajari. Semoga saya dapat menyelesaikan Diklat Online ini dengan baik dan dapat lulus pada Diklat Online ini. Amiinnn.

    Semoga pengalaman yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi Bapak/Ibu di sini. Bila Bapak/Ibu belum pernah mengikuti kegiatan ini, tak rugi untuk mencoba mengikuti kegiatan ini bila nanti pendaftarannya dibuka atau mungkin diantara Bapak/Ibu ada yang sudah pernah mengikuti kegiatan ini> Bisa sharing pengalaman juga 🙂 Satu lagi, kita tidak perlu mengeluarkan biasa selama kegiatan ini, alias Gratis, kecuali biaya untuk koneksi internet tentunya :).

    Oiya, pengumuman terkait Pendaftaran Diklat Online Terstruktur atau e-Training ini biasayna diumumkan di situs P4TKMatematika disini.

    DOL

     

    “Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

    01

  • alhamdulillah…, terima kasih semua 🙂
    semoga bermanfaat …:)

  • seperti install aplikasi biasa pak, tetapi sebelumnya ada yang harus di setting dulu, yaitu memperbolehkan install aplikasi dari non-market app,
    Kalau di punya saya yang pakai ICS ada di bagian Setting >> […]

  • Terima kasih pak Sukani, sebenarnya saat saya menulis tulisan di atas, saya belum tahu kalau tema tulisan di guraru bulan ini adalah tentang m-learning 😀
    Masih bisa direvisi lagi ya pak tulisannya? hee

  • terima kasih, saya masih belajar juga… 🙂

  • saya pakai Adobe Flash Professional pak

  • Pada tahun 2013 yang lalu, saya mengikuti Lomba Mobile Edukasi yang diselenggarakan oleh situs  m-edukasi. Pada awalnya, sempat ragu apakah saya bisa mengikuti lomba tersebut atau tidak, mengingat sekitar sebulan sebelum deadline pengumpulan aplikasi, saya baru memulai membuat aplikasi tersebut. Walaupun, jauh-jauh hari sebelumnya saya sudah membuat rancangan aplikasi yang akan saya buat. Namun, karena satu dan lain hal, saya baru bisa membuat aplikasi tersebut satu bulan sebelum deadline pengumpulan aplikasi. Alhasil, beberapa rencana yang sudah saya buat gagal saya terapkan. Misalnya, materi yang ada pada aplikasi saya kurangi hingga latihan soal yang tidak terlalu banyak.

    Menyadari akan banyaknya kekurangan pada aplikasi yang saya buat, saya sempat ragu untuk mengikutsertakan aplikasi yang saya buat. Akhirnya saya kumpulkan saja aplikasi tersebut 🙂 Yaa.., walaupun sudah agak pasrah akan hasilnya nanti…

    Dannn ternyataaa…, syukur alhamdulillahh. ternyata aplikasi yang saya buat masuk 25 besar 😀 Walaupun tidak masuk babak final, saya sangat bersyukur sudah masuk 25 besar, mengingat keterbatasan aplikasi yang saya buat. Sebagai peserta yang masuk 25 besar, maka aplikasi yang saya buat akan diupload disitus m-edukasi *yeayyy* 🙂

    Dan…, kali ini saya ingin berbagi aplikasi yang sudah saya buat, sekaligus mohon masukan atas aplikasi tersebut. 🙂 Aplikasi ini, belum sempat saya beri nama 😀 Karena materi yang saya ambil adalah materi lingkaran untuk siswa SMP, jadilah nama aplikasinya “Lingkaran”

    Aplikasi “Lingkaran” ini merupakan aplikasi Android berbasis Adobe AIR, sehingga hanya dapat dijalankan pada perangkat dengan sistem operasi Android, dengan minimal Android Froyo. Adobe AIR, kependekan dari Adobe Integrated Runtime, adalah sebuah cross-platform runtime environment keluaran Adobe yang berguna untuk menjalankan aplikasi berbasis Flash. Adobe AIR dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi berbasis AIR.  Kalau saya menganalogikan, Adobe AIR  ini mirip seperti Adobe Flash Player. Adobe Flash Player kita butuhkan untuk menjalankan file Flash yang berekstensi .swf , begitu pula dengan Adobe AIR. Adobe AIR kita butuhkan untuk menjalankan aplikasi berbasis AIR. Adobe AIR sendiri, sampai saat ini telah tersedia dalam AIR for Desktop, AIR for Android dan AIR for iOS

    Berbeda dengan File Flash, produk  aplikasi berbasis Adobe AIR mirip dengan aplikasi pada umumnya yang berekstensi .exe untuk Desktop ataupun .apk untuk Android. Aplikasi berbasis Adobe AIR dapat dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash Professional ataupun Adobe Flash Builder dengan bantuan bahasa pemrograman ActionScript 3-nya.

    Saya sendiri masih cukup awam tentang Adobe AIR maupun ActionScript 3. Dulu, hanya sempat diajarkan tentang ActionScript 2. Sehingga saya belajar secara otodidak tentang ActionScript 3 ini :D.

    Dalam pembuatan aplikasi inipun, masih banyak kekurangan di sana-sini hehehe. Tapi, alhamdulillah jadi juga 😀

    Berikut beberapa screenshot aplikasi “Lingkaran” bila dijalankan pada perangkat Android.

    [caption id="attachment_33073" align="aligncenter" width="237"]Tampilan Awal Aplikasi 'Lingkaran' Tampilan Awal Aplikasi ‘Lingkaran’[/caption]

    [caption id="attachment_33074" align="aligncenter" width="250"]Tampilan Salah Satu Materi pada Aplikasi Tampilan Salah Satu Materi pada Aplikasi[/caption]

     

    [caption id="attachment_33075" align="aligncenter" width="265"]Tampilan latihan soal pada aplikasi Tampilan latihan soal pada aplikasi[/caption]

     

    Untuk yang ingin mencoba aplikasi yang saya buat, bisa diunduh di situs m-edukasi DISINI   Pada tahun ini, m-edukasi juga mengadakan Lomba Mobile Edukasi 2014. Bila ada yang berminat untuk mengikuti lomba mobile edukasi tahun ini, bisa mengunjungi situs m-edukasi.kemdikbud.go.id atau langsung saja KESINI. Semoga pada tahun ini, saya bisa membuat aplikasi yang lebih baik dan bisa masuk final 🙂

  • Rohmi Julia Purbasari became a registered member 8 years, 5 months ago

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar