• Tema : Peran Teknologi dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini

     

    Judul : 

    Gerakan TEKOACER (Teknologi Acer) Dari dan Untuk Komunitas Guru-Pelajar-Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan

     

    PENDAHULUAN

    Latar belakang Masalah

    Di era Teknologi modern dewasa ini yg sudah memasuki limit global, moralitas peserta didik menjadi perbincangan hangat para pengelola disatuan pendidikan semua jenjang, masyarakat secara umum dan bahkan pemerintah. Fenomena yang berkembang adalah sikap anak dan Teknologi yang semakin modern yang kurang memperhatikan  lagi etika baik pemanfaatan Teknologi maupun dengan sisi norma perilaku dari Peserta didik, teman sejawajatnya dan guru, baik dilingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Sudah jarangnya budaya tegur sapa, memberi salam, dan sikap lemah lembut yang dipraktikkan siswa.

    Namun tergantikan dengan Interaksi yang lebih cenderung mengaktualisasikan Segala bentuk aktivitasnya dengan media informasi dan komunikasi (ICT)  yang saat ini semakin tren ditengah-tengah masyarakat, hampir menyentuh semua lapisan termasuk juga siswa. Ada berbagai media teknologi  yang menjadi pemicu semakin rusaknya moral siswa, mulai dari televisi yang menyajikan tayangan yang kurang mendidik, sinetron yang setiap saat dan dengan gratis dapat ditonton oleh siapa saja sangat mudah mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku dengan cara meniru berbagai lakon yang ditampilkan, sehingga pada akhirnya cenderung merubah gaya hidup mereka seperti artis dimana siswa bisa berambut gondrong dan berwarna-warni,berpakaian minim dengan seragam sekolah yang ketat dan rok mini. Begitu pula dengan hadirnya Handphone yang memiliki Fitur-fitur yang sangat variatif dan content yang mulai dari yang biasa-biasa saja samapi yang super canggih, bahkan Teknologi ada sebagaian yang dirancang melebihi kecerdasan manusia menimbulkan keresahan dan keprihatinan di negeri ini, karena dapat membawa dampak yang tidak baik apabila pemanfaatan teknologi tersebut secara tidak beretika.

     

    Ada berbagai contoh perilaku siswa yang menjadi cerminan buruknya moral siswa masa kini. Perilaku seks dikalangan siswa mulai dari tingkat sekolah menenngah sampai mahasiswa kerap saja terjadi. Perilaku ini merupakan hal jelek dimata masyarakat namun sudah mulai mengikis norma dan nilai keteladanan disuatu masyarkat. Keterlibatan siswa dalam penggunaan obat terlarang juga sangat memprihatinkan, penyalahgunaan ICT untuk hal-hal yang negatif Kemana akan kita bawa nasib generasi penerus kita apabila perilaku menyimpang di sisi teknologi tidak dapat kita filter bersama dan sebahagian pelajar dan mahsiswa sudah tidak mau lagi ambil pusing dengan situasi dan kondisi tersebut. Melanggar peraturan atau kebijakan sekolah, pelanggaran tata tertib di sekolah bukan lagi hal yang aneh karena setiap hari selalu ada saja siswa yang melanggar tata tertib tersebut baik dalam cara berpakaian maupun masalah kedisiplinan waktu serta penyalah gunanaan alat komunikasi (Handphone) dalam penggunaan Sosmed dikalangan Pelajar yang berbuntut permasalahan karena tidak menggunakan Prinsip santun dan sehat menggunakan aplikasi. Anehnya mereka malah merasa bangga melakukan pelanggaran tersebut, terbukti ketika mendapat sanksi dari guru dan kepala sekolah, tidak menjadikan mereka jerah dan tidak jarang mereka semakin parah para peserta didik hanya sibuk dengan Teknologi era  baru yang update setiap saat.

    Teknologi pun merambah digital citizenship. Keterampilan ini menuntut para guru memiliki rasa bertanggung jawab terkait penggunaan teknologi untuk bekerja dan berkreasi. Dikalangan Pendidik (Guru) disekolah disemua tingkatan dan Juga Lapisan masyarakat dengan strata atas dan menengah sudah saat lazim menggunakan Teknologi semisal Laptop dalam menjalankan rutinitasnya sehari-hari dalam menghadapi konstelasi  pendidikan yang semakin membutuhkan Human Ware (Perangkat manusia) yang berskill tinggi guna menghadapi tuntutan pekerjaan. Sebagai contoh konkrit Guru di tingkatan PAUD/SD/SMP/SMA/SMK tentunya sekarang tidak lagi menggunakan Komputer Pentium II namun dengan Komputer yang memiliki Kapasitas Yang Lebih tinggi dan content yang begitu lengkap dan terbarukan. Guru dalam menghadapi pekerjaan pendidikan di tuntut mampu mengapikasikan dan mengedukasi sesama Guru yang masih Gaptek (Gagap Teknologi) karena sekarang ini eranya Online semua itu tidak dapat dielakkan.

    Beberapa faktor diatas mencerminkan bahwa perilaku siswa tidak didasari oleh etika akhlak yang baik dalam menggunakan Teknologi, sehingga mereka melakukan tindakan sesuai dengan keinginan hawa nafsunya tanpa memandang itu benar menurut agama, atau sah menurut tatakrama, dan adat istiadat masyarakat. Karakter peserta didik yang begitu variatif ini khususnya pada penyimpangan perilaku yang tidak sesuai dengan tata krama dan nilai serta norma yang berlaku sebagaimana lasimnya, apabila diberdayakan dengan Gerakan-gerakan TEKO AUDI LITERASI  (Teknologi Acer untuk dunia Literasi) akan sangat memberi nilai positif pada karakter  dan penggunaan teknologi peserta didik maupun pendidik/guru di sekolah namun perlu semacam wadah yang bisa dimulai dari lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat untuk mengenali Pemanfaatan Teknologi untuk pendidikan kekinian dan sekaligus sebagai proteksi bagi dampak Kinerja yang semakin kompleks. Contoh konkritnya : Peserta didik Mengerjakan Tugas Makalah dengan Menggunakan Laptop Acer sebagai sarana pembelajaran , Guru disekolah pun menggunakan Teko (Teknologi Acer) dalam mengerjakan rutinitasnya dalam hal menyiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan proses belajar mengajar di kelas dengan alat bantu TEKO (teknologi Acer) yang sekarang ini memiliki Inovasi terbaru dengan Versi ACER CHROMEBOOK 14 tentunya dengan seabrek Plus Aplikasi didalam TEKO.

     

                b.Rumusan Masalah

                    Jika Teknologi yang terus berevolusi maka sepantasnyalah Peserta didik- Mahasiswa -Guru dan  masyarakat bergegas menjempuat peluang dan tantangan imbas dari teknologi tersebut, Era abad 21 yang kita akan rasakan disemua lini kehidupan masyarakat pembelajar di sekolah dan masyarakat SUL-SEL. Dalam kaitan diatas  maka penulis merumuskan masalah Gerakan TEKO ACER (Teknologi Acer) Dari dan Untuk Komunitas Guru-Pelajar-Mahasiswa bagi warga sekolah  di Sekolah  Provinsi Sulawesi Selatan sebagai berikut :

    Bagaimana Implementasi TEKOACER bagi Pelajar-mahasiswa-guru dalam menghadapi Era baru teknologi masa kini di sekolah ?
    Apa saja Kiat atau Gerakan yang dapat dilakukan dalam menjemput dan menyemai TEKOACER dalam aplikasi pendidikan di masyarakat Sul-Sel ?

     

     

     

     

    PEMBAHASAN
    Implementasi TEKOACER bagi Pelajar-mahasiswa-guru dalam menghadapi Era baru teknologi masa kini di sekolah

    Provinsi Sulawesi Selatan dimana  kota makassar sebagai ibukotanya memiliki tantangan tersendiri sebagai SMART CITY. Kota cerdas selayaknya memiliki layanan Digital yang efektif,efisien dan produktif dalam melayani warganya, kota smart salh satu indikatornya memiliki perangkat Lunak, Keras dan Perangkat SDM (Human Ware) guna melayani dan mengakses kebutuhan operasional diseluruh pelayanan publik. Salah satunya disektor pendidikan. Untuk dilingkup pelajar, implementasi TEKO ACER untuk pendidikan digunakan untuk menggunakan aplikasi dari Acer ini guna menunjang tercapainya tujuan pembelajar disekolah. Banyak aplikasi yang menarik dan dengan segala ruang lingkup kontennya TEKOACER diharapkam membantu peserta didik dalam menjawab aktivitas pembelajarannya baik disekolah maupun dirumah.

    Kiat atau Gerakan yang dapat dilakukan dalam menjemput dan menyemai bagi pelajar dan mahasiswa melalui Media TEKOACER yakni: Ruang Class SMART yang dimodifikasi sebagai kelas yang sarana prasaranany Berbasis Multimedia serta dikalangan pelajar/ mahasiswa tersebut melakukan kegiatan Pemberdayaan FPM-Simpul Pena (Forum pelajar mahasiswa Simpul pena disekolah (Gerakan moral magnet TEKO Acer untuk  baca tulis) sehingga lahirlah generasi literer yang titimsentrumnya ada pada orang tua (keluarga) dan disekolah yang bermuara pada peningkatan Kualitas Pendidikan karakter penggunaam media yang sehat dan sesui Nilai dan Norma dimasyarakat,  yang pada sasarannya memberi stimulus gairah semangat Baca Tulis berbasis ICT bagi pelajar dan mahasiswa guna membantu tercapainya Tujuan pendidikan nasional.

    Kiat berikutnya dikalangan pelajar dan mahasiswa Fenomena Baca dan Gerakan Tulis-menulis (Literasi) dewasa ini tentunya masih sebagaian besar  ada yang mengandalkan atau tidak  perubahan teknologi dan Canggihnya Alat Telekomunikasi misalnya : Gadget, smarphone dll, namun seberapa besar generasi literer yang secara klasikal masih mau berkunjung ke perpustakaan manual di sekolah yang minim fasilitas ICT (information communication and technology) dengan kata lain Perpustakaan yang belum tersentuh Era Digital yang terkoneksi dengan Ipusnas (E-jurnal, e-book, E-reference) guna menambah gairah karakter peserta didik dan mahasiswa. Olehnya itu Inovasi yang dapat ditumbuh kembangkan yaitu :

    Membentuk Kolegalitas Peserta didik-Mahasiswa (Simpul Pena)  yang di mulai dari Diskusi di Ruang kelas (class room), selanjutnya antar kelas dan antar pelajar/ bahkan antar sekolah dari berbagai tingkatan didalam atau diluar kota/kabupaten disulawesi selatan membuat Group dimedsos TEKOACER Students
    Menumbuhkan semangat Lawan Moralitas dengan cara TEKO ACER for Call For Paper Action dan clinical pena (wadah kosultasi tulisan berbasis TEKOACER Baik tulisan bernuansa fiksi atau nonfiksi), Gerakan Pelajar Cinta Enterprenur TEKO (gerakan Berwirausaha melalui Belajar Jual Online) dengan Speed Internet WIFI ACER Serta Gerakan Generasi Literer Teknologi Acer  for Education (GELI- TEKO FRE)
    Untuk Pendidik/Guru yang ingin menjemput kalimat revolusi ICT dalam mengembang tugas mulianya khusunya dari sistem pengajaran yang manual ke era digital dengan harapan bahwa konten-konten yang didesain ataupun dihasilkan dari TEKOACER Tentu sudah dirancang untuk memenuhi kebutuhan tuntutan kemajuan teknologi sebab kita hidup diera baru, era dimana cara konvensional mendidik peserta didik tergantikan secara perlahan-lahan contoh konkritnya dahulu pendidik/guru menggunakan OHP sebagai bentuk Presentasi yang digital sekarang di era yang canggih ini menggunakan LCD Projector Merc Acer, maka secara Otomatis akan mengubah perilaku dan style mengajar yang lebih menarik dan hidup,variataif ditambah lagi Video Pembelajaran yang dibuat sendiri oleh sang guru maka akan lebih memantapkan hasil akhir sebuah interaksi dikelas dengan sentuhan TEKOACER CHROOME 14.
    Bagi Produsen Acer Sebagai Provider, ketika proses ICT dari Teko Acer berjalan dengan proses yang sangat kompetitif, produktif dan efisien serta daya saing tinggi, Tentu masyarakatlah yang menilai implikasi sebuah teknologi yang digunakan sebagai sarana mencapai tujuan pendidikan disemua jenjang sekolah.

     

     

    Akhirnya untuk implementasi dari TEKOACER khusunya dalam dunia pembelajaran dan pendidikan bagi peserta didik-mahasiswa dan GTK(Guru dan tenaga kependidikan) Saat ini ICT sangat dibutuhkan sentuhan pendidika moral/Karakter sebab tak dapat dipungkiri Sisi peserta didik dan mahasiswa hanya menuntut Nilai dari suatau proses,  Waktu di sekolah habis hanya untuk mengejar nilai akademik semata, peserta didik berorientasi nilai saat ujian nanti dan bisa mengharumkan nama sekolah dimana ia bersekolah. Guru, siswa, dan pemerintahsepertinya lupa ada pelajaran yang jauh lebih penting dari itu semua yaitu pendidikan moral,  Pendidikan yang akan dibawa sampai akhir hayat, pendidikan yang membuat dia menjadi manusia yang berguna dan dipandang oleh masyarakat serta akan membawa faedah bagi ummat manusia. Jika arah dari implementasi diatas tercapai maka manfaat yang dirasakan yakni Terciptanya pelajar, mahasiswa, pendidik/guru yang Cerdas, Inovatif  Berkarakter dan Berjiwawirausaha dengan Pemanfaatan TekoAcer.

    Adapaun kesimpulan dari pembahasan point (a) diatas adalah sebagai berikut :

    Human Ware berada pada posisi teratas dalam pemanfaatan TEKOACER secara sehat, sesuai Nilai dan Norma serta Penentu Keberhasilan Penggunaan Era baru teknologi di era modern dewasa ini
    Implementasi ICT (information Communication and Teknologi) sebaiknya disegerakan untuk menjawab tantangan Era Baru. Guna menjawab metode/cara/usaha/aktivitas pengajaran dan pembelajaran dari TEKOACER untuk Peserta didik/ Mahasiswa / Guru dan Tenaga kependidikan (GTK)
    Koneksitas stakeholder pendidikan (Peserta didik / GTK / Masyarakat / pemerintah)

    Diera digital dewasa ini sebaiknya Terkoneksi secara proporsional sesuai SOP (Standar Operational Prosedur) dalam Konten/Aplikasi TEKO ACER Bagi pendidikan baik secara khusus maupun umum.

     

     

     

     

     

     

     

    2). Kiat atau Gerakan yang dapat dilakukan dalam menjemput dan menyemai TEKOACER dalam aplikasi pendidikan di masyarakat Sul-Sel 

    Kiat atau Gerakan merupakan sebuah implementasi konsep atau aksi nyata. Setiap konten atau aplikasi satu teknologi tentunya memiliki plus inus jika diimplementasikan namun jika kiat-kiat atau gerakan dalam menjemput dan menyemai Teko Acer dalam pendidikan dimasyarakat Sulawesi Selatan tepat dan membawa keberkahan serta kemudahan menjalaninya pastilah stakeholder akan menerima dan menjalankan kiat-kiat tersebut.

    Secara sederhana tawaran konsep penulis sebagai berikut:

    Menyiapkan sumber daya pendukung
    Sumber Daya Manusia (SDM) yang tetap mengaplikasikan kiat-kiat (Human Integrity) guna menjemput dan mengaplikasikan TEKO ACER
    Fasilitas ICT disekolah dan kampus
    Stakeholder Dinas Pendidikan atau pemerintah setempat
    Sinkronisasi program pemerintah
    Leadership dan manajemen organisasi dalam mengaplikasikan Teko Acer baik secara individu atau kelompok (Prinsip Kolegalitas)
    Masyarakat yang teredukasi tentang manfaat ICT dan Akses yang seluas-luasnya.
    Alur pikir, kiat atau gerakan, strategi implementasi tergambar sebagai berikut:

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Human Intregrity

    Alur Diagram strategi implementasi

         Software dan Hardware

    laptop Acer , ChromeBook 14

    Internet High Speed  –Konten Edukasi

     

     

    INOVASI PENDIDIKAN berbasis ICT WITH TEKO ACER  UNTUK SEKOLAH, KELUARGA, MASYARAKATSULAWESI SELATAN

    Konten /APLIKASI Acer untuk Pelajar/Mahasiswa

    pengajaran dan pembelajaran dari TEKOACER

     

     

     

     

     

    Gerakan Generasi Literer Teknologi Acer  for Education (GELI- TEKO FRE)

    C.PENUTUP

    Kesimpulan

    Teknologi adalah suatu jalan untuk mencapai Tujuan baik secara Langsung maupun tidak langsung pada kesempatan ini, melalui TEKO (Teknologi  ACER) penulis menarik resume bahwa Implementasi TEKOACER bagi Pelajar-mahasiswa-guru dalam menghadapi Era baru teknologi masa kini di sekolah

    Dapat ditempuh dengan cara:

    Human Ware berada pada posisi teratas dalam pemanfaatan TEKOACER secara sehat, sesuai Nilai dan Norma serta Penentu Keberhasilan Penggunaan Era baru teknologi di era modern dewasa ini
    Implementasi ICT (information Communication and Teknologi) sebaiknya disegerakan untuk menjawab tantangan Era Baru. Guna menjawab metode/cara/usaha/aktivitas pengajaran dan pembelajaran dari TEKOACER untuk Peserta didik/ Mahasiswa / Guru dan Tenaga kependidikan (GTK)
    Koneksitas stakeholder pendidikan (Peserta didik / GTK / Masyarakat / pemerintah)

    Diera digital dewasa ini sebaiknya Terkoneksi secara proporsional sesuai SOP (Standar Operational Prosedur) dalam Konten/Aplikasi TEKO ACER Bagi pendidikan baik secara khusus maupun umum.

    Untuk Pola Sumber Daya Manusia (SDM) yang tetap mengaplikasikan kiat-kiat (Human Integrity) guna menjemput dan mengaplikasikan TEKO ACER

    Fasilitas ICT disekolah dan kampus
    Stakeholder Dinas Pendidikan atau pemerintah setempat
    Sinkronisasi program pemerintah
    Leadership dan manajemen organisasi dalam mengaplikasikan Teko Acer baik secara individu atau kelompok (Prinsip Kolegalitas)
    Masyarakat yang teredukasi tentang manfaat ICT dan Akses yang seluas-luasnya.

     

     

     

     

    Saran

    1). Terobosan Acer ini kiranya dapat ditingkatkan dan diimplematikan langsung disemua kalangan, dengan cara menedukasi secara langsung dilapangan tentang seluk beluk acer Chorebook 14 yang punya manfaat besar bagi peserta didik, mahasiswa, GTK dan Masyarakat. Sehingga kegiatan ini mampu memberi kontribusi positif dalam membangun kualitas dan kuantitas pendidikan di Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya.

    2). Era teknologi terus mengalami perkembangan maka dibutuhkan Knowledge, Attitude, and Skill dalam mengoperasikannya, sehingga untuk 3 (tiga) komponen utama tersebut sebaiknya di mentori/didampingi atau difasilitasi oleh PT.Acer Indonesia.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    DAFTAR  PUSTAKA

    Herlinawati, Ely 2011 Generasi pembelajar sejati:Bandung ; PT.Acarya media Utama

    Hamalik, oemar 2002 kurikulum dan pembelajaran jakarta: PT.Bumi Aksara

    Pribadi A, Benny 2009,Model desain sistem pembelajaran;jakarta: Penerbit Dian Rakyat

    Munthe, Bermawi. (2009). Desain Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

    Mahadir Muhammad AK, S. Si 2014 TEAM MOTIVATOR MGC/YPN “ Makassarta Tidak Rantasa” Pemkot Makassar

    Marno,M.Pd (2008) starategi dan metode pengajaran jogjakarta:AR-ruzz media group

    Silberman, Mel. (2009). Active Learning. 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

     

    http://www.kajianpustaka.com/2013/03/pengertian-kelebihan-kelemahan-modul-pembelajaran.html (diakses 15 mei 2017)

     

    http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dra-endang-mulyatiningsih-mpd/7cpengembangan-model-pembelajaran.pdf (diakses tgl. 20 mei 2017)

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    CURRICULUM VITAE

     

    NAMA                                                 : M.Ardy Ali,S.Sos,MM

    NOMOR INDUK KTP                     : 7372021603800001

    NIP                                                      : 198003162006041011

    PANGKAT/GOLONGAN                  : Penata Tk.1  / III/D

    NPWP                                                 : 08.289.383.5-802.000

    TTL                                                     : Ujung Pandang, 16 Maret 1980

    MENGAJAR DI SEKOLAH              : SMA Negeri 14  Kota Makassar

    ALAMAT SEKOLAH                        : Jl.Bajiminasa No.9 Makassar

    ALAMAT RUMAH                             :  BTN.Tirasa Permai sudiang B10/8 Kota Makassar

    PEKERJAAN                                        :  Guru Sosiologi/Antropologi SMAN 14 Makassar

    NOMOR TELEPHONE                     : 08115223599 / 081242233599

    ALAMAT EMAIL                               : [email protected]

    Pendidikan     TK                               : Tk.Aisyah Bustanul Atfal Layang Makassar 1987

                             SD                              :  SDN.Kalukuang II Ujung Pandang Tamat 1993

                             SMP                           :  SMP.Negeri 22 Ujung Pandang Tamat 1996

                              SMA                          :  SMA.Negeri 4 Ujung Pandang Tamat 1999

                              S1                              :  Antropologi Sosial FISIP UNHAS Tamat 2003

                              Akta Mengajar IV        :  FIP Universitas Negeri Makassar Tamat 2005 (cum laude)

                             S2                               : Manajemen Pendidikan UNIPRA Surabaya  2011

     

    Riwayat Pekerjaan / Mengajar         :

    Guru Honorer Mts/MA Al Muzahwirah Makassar 1998-2000
    Guru Honore-Yayasan SMA. Hang Tuah TNI AL Makassar 2000-2005
    Guru Honorer SMA.Negeri 8 Makassar 2004-2006
    Guru Honorer SMA.Negeri 4 Makassar 2004-2006
    Guru PNS SMA.Negeri 2 Kota Parepare 2006-2010
    Guru Yayasan SMK.Keperawatan Harapan Bhakti Cabang Parepare 2009-2012
    Guru PNS SMA.Negeri 3 Kota Parepare 2010-2013
    Mantan Kepala Sekolah Swasta SMA.Harapan Bhakti Makassar 2013-2015
    Guru SMA. Negeri 14 Makassar 2013-Sekarang
    Guru SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Provinsi Sul-Sel 2017- Sekarang
    Dosen Luar Biasa (LB) di beberapa Kampus Swasta di Kota Makassar 2013-Sekarang

    Riwayat Organisasi  Profesi            :

    Ketua MGMP Antropologi SMA/MA Se Kota Parepare 2009-2011
    Humas IGHI SUL-SEL 2006-2009 & Dewan Penasehat IGHI Kota Parepare 2009
    Pengurus Purna Paskibraka Provinsi SUL-SEL 2004-2008
    Pendiri & Sekretaris Umum IGI Kota Parepare 2010
    Ketua Umum Asosiasi Guru Penulis Indonesia Provinsi SUL-SEL 2013-2017
    Sekretaris MGMP Sosiologi SMA/MA Kota Makassar 2013-2017
    Ketua Asosiasi Guru SMA.Mapel Antropologi(ASGANI AAI) Se Sul-Sel 2016-2021

     

    Karya Buku / Tulisan :

     

    Tulisan yang dimuat dianataranya : Majalah Cakrawala, Majalah Extramedia, Koran Fajar Pendidikan, Bulletin Antropologi UNHAS, UPEKS dll
    Pendidikan di Kota Daeng 2014 penerbit leutikaprio Yogyakarta
    PAPPATAMMA (Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Kearifan lokal di indonesia) 2016 Penerbit DEEPUBLISH Yogyakarta
    Membangun Kapasitas Guru Penulis (Sebuah Bunga Rampai Pemikiran) 28 Oktober 2016 Penerbit Pustaka Mulia Jakarta Timur
    Buku KPPPAI Pusat 2016 Tim AGUPENA Pusat
    Buku Harmoni Pena Untuk SulSel Maret 2017 Penerbit deepublish Jogjakarta

                                                        

     

     

     

     

  • Terobosan Uptade Acer untuk Pembelajaran ICT membawa Kita Ke dunia Digital yg Cerdas, Produktif dan Efisien & Bermanfaat untuk Kemajuan Edukasi di Indonesia.

  • M Ardy Ali gurarusulsel became a registered member 3 years, 9 months ago

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar