• @Tohib Mustahib: he he kaya di forum K*asKus aja Pak, ada pertamax juga 🙂 Sama-sama saling belajar Pak, Saya bukan ahlinya. Tapi boleh tuh tawarannya. O ya, aku juga sudah kunjungan balik ke link yang Bapak […]

  • Kalo saya bisa deg-degan dan gerogi Pak kalo ngajar diamati 🙂

  • Kunjungan balik dari Saya Pak Tohib Mustahib, keren dan sangat menginspirasi 🙂

  • Perkenalkan Bapak & Ibu Guru semua, Saya Dede Ariyanto pendatang baru.
    Admin, ikutan daftar lomba menulis dengan alamat […]

  • Perkenalkan, Saya Dede Ariyanto, mengajar di lingkup pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tepatnya di Gedung Pusat Komputer dan Sistem Informasi (PKSI) bagian Timur. Sejak 2009, menjadi asdos (asisten Dosen) sembari kuliah hingga kemudian diangkat menjadi tenaga pengajar di sana. Bukan Dosen atau PNS, hanya Guru honorer biasa. Jika dihitung-hitung, sudah hampir enam tahun mengajar.

    Tugas Saya di PKSI adalah memberikan pelatihan bagi siswa-siswi baru yang masuk UIN, guna pendalaman di bidang training Information Communication and Technology (ICT) atau familiar disingkat dengan training ICT. Dalam training ICT, harus menyampaikan materi untuk siswa yang meliputi pengenalan Komputer, mahir menggunakan aplikasi Microsoft Office: Word, Excel dan Power Point juga Internet.

    Hal ini dilakukan guna menghantarkan siswa yang baru masuk agar tidak ‘kaget’ dalam mengikuti proses belajar-mengajar di UIN selanjutnya. Layaknya kuliah pada umumnya, siswa di bagi ke beberapa kelas dengan tatap muka sebanyak 10 kali pertemuan dalam satu semester. Sekali lagi, layaknya kuliah di akhir pertemuan diadakan pula ujian praktek. Bagi mereka yang lulus dengan standar nilai yang sudah ditetapkan pihak Campus bisa mengambil sertifikat training ICT sebagai syarat untuk mendaftar Wisuda ketika akan lulus nanti.

    Bagaimana dengan yang belum lulus? Tentu harus mengulang hingga mencapai nilai yang sudah ditetapkan. Berat? Tidak juga. Bagi yang bersungguh-sungguh pasti bisa. Sesuai dengan mahfudzot (kata-kata mutiara dalam Bahasa Arab) “Man jadda wajada” yang artinya, “Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkannya”.

    Proses Belajar Mengajar

    Selama proses belajar-mengajar di kelas, Saya benar-benar memaksimalkan gadget dan fasilitas Campus yang ada. Dengan begitu proses dalam belajar mengajar bisa menyenangkan. Karena training ICT tentu kelasnya pun berbeda dengan kelas kuliah pada umumnya. Tempat training ICT adalah sebuah laboratorium komputer dengan jumlah kursi maksimal 60 siswa.

    Di depan tempat mengajar, terdapat sebuah proyektor cukup besar sehingga siswa yang duduk di deretan belakang pun bisa mengikuti materi yang disampaikan tanpa harus mengernyitkan mata guna melihat lebih jelas.

    Sebelum mengajar, Saya sudah mempersiapkan file presentasi Power Point yang sudah disusun jauh-jauh hari. Saya ingin siswa interaktif, komunikatif dan tidak jenuh tentunya dalam mengikuti materi. Agar semua itu bisa tercapai, tentu dibutuhkan strategi khusus mengajar agar tidak monoton dan mengantuk. Salah satunya dengan slide Power Point yang menarik.

    Sebelum masuk kelas minimal satu hari sebelumnya, semua siswa disarankan untuk menge-print atau mencetak slide presentasi, materi atau mendownload aplikasi (pada tiap-tiap pertemuan) yang sudah diupload (diunggah) dalam blog Saya dengan alamat http://www.masdede.com

    [caption id="attachment_40523" align="aligncenter" width="600"]Dokumentasi pribadi: Di blog inilah, saya upload semua materi pembelajaran kelas Dokumentasi pribadi: Di blog inilah, saya upload semua materi pembelajaran kelas[/caption]

    Dengan begitu, saat menerangkan di dalam kelas siswa tidak lagi disibukkan mencatat apa yang telah disampaikan, karena semuanya sudah ada dalam setiap dokumen pertemuan yang sudah diupload. Siswa cukup sesekali menambahkan catatan yang menurut mereka penting dari apa yang telah disampaikan. Sehingga mereka bisa fokus dan konsentrasi dalam mengikuti materi. Jangan dikira saya Guru yang serius, sesekali dalam menyampaikan materi saya isi dengan humor agar suasana lebih nyaman. Menurut pengakuan siswa-siswa, saya termasuk Guru yang humoris. Dengan tetap menerapkan sisi disiplin dalam mengajar.

    Saat menerangkan file presentasi, tidak ingin rasanya duduk manis di depan siswa tempat mengajar. Juga tidak ingin merepotkan siswa menjadi operator menjalankan file persentasi di laptop. Jangan sampai ada kalimat keluar “Guru malas”. Apa kira-kira yang Saya lakukan? Yaitu menyulap smartphone menjadi remote presentasi. Caranya cukup mudah, dengan menggunakan aplikasi bernama “Team Viewer”. Perlu dicatat, untuk bisa melakukan semua itu terlebih dahulu harus menginstal aplikasi tersebut di laptop dan smartphone.

    Baru kemudian melakukan sambungan antara smartphone dengan laptop (remote). Dengan begitu, sesekali bisa keliling sambil menerangkan file presentasi, memastikan siswa tidak ada yang membuka Facebook, Twitter apalagi melakukan aktifitas download. Karena mengajar di laboratorium komputer godaan bagi siswa dalam membuka internet dan Guru mengontrol emosi sangat besar, apalagi ketika semua komputer tersambung internet harus ekstra sabar. Tetapi lagi-lagi tergantung bagaimana kita sebagai Guru era baru mampu mengerahkan potensi yang ada dalam mengajar.

    [caption id="attachment_40524" align="aligncenter" width="600"]Dokumentasi pribadi: Proses belajar mengajar di ruang Training ICT Dokumentasi pribadi: Proses belajar mengajar di ruang Training ICT[/caption]

    Di sini sebagai Guru harus pandai-pandai menyiasatinya, salah satunya dengan tidak memberikan mereka sedikit waktu pun untuk membuka internet terkecuali itu saat diperlukan. Sebagai siswa pun demikian, harus bisa menahan dan tetap memperhatikan apa yang di sampaikan oleh Guru di depan. Kebetulan di tempat mengajar saya terdapat pointer laser, sehingga bisa digunakan sebagai alat penunjuk tanpa harus repot-repot maju untuk menunjuk-nunjuk point-point yang diterangkan pada layar proyektor dengan tangan atau alat penunjuk lain.

    Tanpa bermaksud membedakan, mengajar Komputer dan internet berbeda dengan mengajar mata pelajaran lain. Mengajar Komputer dan internet harus 50% praktek dan 50% teori. Semua siswa juga harus kebagian tempat duduk lengkap dengan perangkat Komputernya. Tidak bisa sekedar dibayangkan atau berangan-angan saja. Terkadang, karena banyaknya tahapan-tahapan dalam mengerjakan materi Komputer, misalnya saja membuat graphic atau bagan pada Microsoft Excel, saya kemudian mempunyai inisiatif membuat video tutorial menggunakan aplikasi Camtasia Studio. Lalu mengupload ke dalam blog diurutkan sesuai dengan pertemuan. Sehingga siswa bisa mendownload dan mempraktekkannya di rumah berulang kali. Contoh video tutorial yang sudah dibuat adalah sebagai berikut.


    Video dokumentasi pribadi di YouTube: Mengajarkan cara membuat grafik di Microsoft Office
    Tidak hanya file presentasi dan video tutorial saja yang saya upload dalam blog, ada juga aplikasi atau software pendukung pelajaran yang dibutuhkan dan file-file latihan tentunya. Semua yang sudah diupload ke blog siapapun dapat menggunakan untuk mereka yang mau belajar tidak terbatas siswa. Sampai suatu hari, saya dikejutkan dengan ucapan terimakasih dalam email akan materi-materi yang ada di blog. Datang dari luar kota yang intinya sama-sama satu profesi merasa bermanfaat sekali berkat materi yang saya bagi dalam blog.

    Karena di Blogger belum ada fitur hosting (layanan penyimpan file online) maka terpaksa menggunakan third party atau layanan pihak ketiga. Para Guru bisa menggunakan layanan penyimpan pihak ketiga seperti Dropbox. Setelah file sukses terupload, tinggal masukan saja tautan atau hyper link (tautan) masing-masing file dalam blog. Mudah bukan? Tapi jangan lupa terlebih dahulu kita harus mendaftar atau membuat akun di Dropbox.

    Sosial Media & Teleconference

    Facebook siapa yang tak mengenal jejaring sosial yang satu ini? Hampir semua kalangan mengenalnya. Mulai dari yang muda hingga yang tua. Sebagai seorang Guru apa salahnya kita juga memanfaatkan Facebook sebagai pendukung media belajar mengajar di kelas. Buatlah group kelas untuk mata pelajaran yang kita ajar.

    Kehadiran Facebook saya gunakan sebagai media yang sifatnya pengumuman instan atau cepat. Bisa juga sebagai media tanya-jawab atau sekedar tegur sapa, baik antar Guru ke siswa atau sesama siswa. Mengapa? Karena hampir semua siswa sudah memiliki ponsel cerdas atau smartphone yang bisa terhubung dengan Facebook. Sehingga memaksimalkan media Facebook sebagai pendukung media belajar-mengajar sangat dianjurkan.

    Satu lagi yang tak boleh dilupakan sebelum kita menutup artikel ini. Saat ini, Google sudah meningkatkan layanan teleconference baik pada sisi kualitas gambar ataupun suara. Teleconference atau berdiskusi tatap muka jarak jauh secara online baik secara pribadi (privat) atau berkelompok menggunakan layanan Google bernama Google Hangout perlahan mulai banyak digunakan. Tidak ada pungutan biaya sama sekali alias gratis bahkan beberapa jenis smartphone sudah bisa langsung menggunakan layanan ini secara langsung. Yang diperlukan hanya memiliki akun Google, koneksi internet yang stabil dan WebCam atau Web Camera apabila menggunakan Personal Computer (PC). Namun, jika menggunakan laptop tidak perlu lagi membeli perangkat eksternal WebCam tambahan, mengingat hampir semua jenis laptop sekarang sudah dilengkapi dengan WebCam.

    Apa keuntungannya dalam dunia pendidikan? Dengan Google Hangout, kita selaku Guru atau Dosen bisa menghadirkan Guru atau Dosen tamu di dalam kelas di dua tempat yang berbeda secara bersamaan dengan biaya relatif lebih murah. Jika pun mengeluarkan dana tidak semahal menghadirkan orangnya secara langsung di kelas. Kelas juga membutuhkan suasana baru atau pakar dalam materi pembelajaran dan mendatangkan Guru tamu salah satu solusinya. Selain itu siswa juga bisa secara langsung bertanya pada ahlinya.

    [caption id="attachment_40525" align="aligncenter" width="600"]Dokumentasi pribadi: Menggunakan media teleconference untuk belajar jarak jauh Dokumentasi pribadi: Menggunakan media teleconference untuk belajar jarak jauh[/caption]

    Sebagai penutup artikel, pada tanggal 5 Mei 2015, saya mendapat undangan di Facebook untuk menyaksikan Wisuda S2 teman Saya Risa yang kini ada di Florida Internasional University (FIU) untuk menyaksikan jalannya acara Wisuda secara online di Indonesia. Betapa senangnya kami bisa secara langsung menyaksikan prosesi setahap demi setahap Wisuda tanpa harus datang ke Florida. Pendidikan era baru sudah menembus rung dan waktu. Kini saatnya Guru era baru memaksimalkan potensi dalam diri dan teknologi terkini guna mencapai pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi. Salam blogger.

    Informasi Tambahan:

    Sebagai seorang pengajar atau Guru, alhamdulillah Saya juga seorang penulis lepas (jurnalis freelance) di beberapa surat kabar (koran). Jurnalis freelance sesuai dengan namanya adalah seseorang yang suka menulis dan mengirimkannya ke media khususnya koran, bukan seorang wartawan yang terikat karena instansi, ia menulis sukarela tidak ada paksaan menulis berdasarkan kesadaran diri sendiri. Semua orang dan apapun profesinya termasuk Guru bisa menjadi jurnalis freelance.

    Dan pada hari ini Senin, (18, Mei 2015) kembali artikel Saya dimuat di Surat Kabar Suara Merdeka, Jawa Tengah, halaman 19 bagian bawah, yang membahas atau mengulas tentang laptop terbaru Acer apalagi kalau bukan Acer One 10 dengan judul artikel “Acer One 10, Laptop Hybrid Bisa Pakai Power Bank”.

    Sekedar informasi, Saya biasa mengirim ulasan artikel atau review tentang gadget terbaru dan mengirimkannya ke Suara Merdeka kolom Gadget yang terbit setiap hari Senin halaman 19. Berikut di bawah ini bukti artikel yang Saya tulis tentang Acer One 10 di Suara Merdeka.

    [caption id="attachment_40816" align="aligncenter" width="1024"]Artikel kiriman Saya yang dimuat di surat kabar harian (koran) Suara Merdeka, Jawa Tengah. Secara tidak langsung sudah ikut membantu mempromosikan Acer One 10 kepada masyarakat :) Artikel kiriman Saya yang dimuat di surat kabar harian (koran) Suara Merdeka, Jawa Tengah. Secara tidak langsung sudah ikut membantu mempromosikan Acer One 10 kepada masyarakat :)[/caption]

    *) Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto changed their profile picture 6 years, 6 months ago

  • Dede Ariyanto became a registered member 6 years, 6 months ago

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar