• Mengangkat tema tentang perkembangan teknologi di dunia pendidikan memang tak ada habisnya. Selalu lahir karya-karya elegan, bermanfaat, dan menggairahkan. Salah satunya adalah pemanfaatan media pembelajaran interaktif.

    Media merupakan alat untuk memberikan perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar (Briggs dalam Susilana dan Riyana, 2009:6). Pendapat tersebut menjelaskan bahwa proses kegiatan belajar mengajar akan lebih bergairah jika menggunakan media pembelajaran.

    Untuk itu, penulis membuat media pembelajaran agar siswa lebih paham dengan kompetensi dasar yang dibahas oleh guru. Media pembelajaran yang penulis buat merupakan bentuk presentasi. Media ini dibuat sebagai salah satu cara agar siswa kelas VIII di SMP N 1 Cluwak lebih berminat dan paham tentang pembelajaran bahasa Jawa khususnya menembang.

    Tembang macapat bagi sebagian anak kelas VIII memang sulit. Akhirnya, penulis memikirkan suatu ide agar pembelajaran bisa lebih bergairah. Media pembelajaran berupa power point yang dirubah ke flash. Pembuatan media pembelajaran ini memudahkan guru dalam menyampaikan materi. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk membuat karya teknologi yang berjudul “Media Pembelajaran Interaktif Serat Wulangreh Pupuh Gambuh”.

    Dalam media pembelajaran ini, guru menyisipkan suaranya. Media ini juga bisa disalin dan digunakan siswa untuk belajar di rumah. Media pembelajaran interaktif ini, guru buat dengan konsep belajar mandiri. Dengan pemanfaatan MPI ini, siswa bisa memahami makna tembang dan belajar nembang.

    IMG_20140429_071923[1]

    Pembuatan MPI Serat Wulangreh Pupuh Gambuh ini hanya membutuhkan alat dan bahan yang mudah dicari. Berikut alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan.

    –       Perangkat komputer atau laptop

    –       CD Room

    –       CD R / CD RW

    –       Headseat

    Sofware yang dibutuhkan :

    Microsoft Power point 2007/2010
    I Spring Presenter 7 (trial)
    Adobe Flash player 11
    Swf to exe converter.

    Microsoft power point digunakan untuk mendesain presentasi/ multimedia, I spring presenter 7 (trial) digunakan untuk menconverter hasil pengembangan multimedia dari powerpoint (format pptx) menjadi macromedia flash (format swf). Selain itu, juga digunakan untuk membuat quiz. Adobe flash player 11 digunakan untuk memutar hasil converter dari power point ke swf. Swf to exe converter digunakan untuk mengconvert hasil swf ke aplikasi exe agar bisa di burn ke CD dengan autorun.

    Pelaksanaan Pembelajaran

    Pelaksanaan pembelajaran ini diterapkan untuk siswa kelas VIII pada bulan Oktober 2014. Seperti biasanya, jika tanpa suplemen, kelas akan berlangsung monoton. Maka dari itu, pelajaran guru awali dengan warming up berupa nembang macapat gambuh dengan cakepan yang familiar di telinga mereka yaitu

    sekar gambuh ping catur

    kang cinatur polah kang kalantur

    tanpa tutur katula-tula katali

    kadaluwarsa katutuh

    kapatuh pan dadi awon

    Dengan mengingat tembang tersebut, anak-anak tau bahwa pembahasan adalah mengenai tembang macapat. Pembelajaran dilanjutkan dengan penjelasan guru apa itu serat, dan hal-hal yang berhubungan dengan wulangreh. Kemudian guru menayangkan media pembelajaran tersebut di kelas melalui LCD. Guru mengajak lagi siswa nembang dengan cakepan (lirik) yang lain dari pupuh gambuh. Mereka akhirnya tahu bahwa tembang macapat yang familiar di telinganya adalah salah satu pupuh gambuh di serat wulangreh.

    Guru membantu mereka nembang tiap baris, hingga mampu menembangkan seluruh cakepan. Kemudian dibentuk kelompok berjumlah 4 anak. Disitu, guru meminta mereka maju untuk nembang dan menuliskan maksud atau amanat yang ada di tembang macapat. Dan Alhamdulillah, pembelajaran terlaksana dalam 2 kali pertemuan menghasilkan nilai dan hasil belajar yang memuaskan.

    cuplikan media pembelajaran interaktif yang guru buat dan dimanfaatkan anak-anak untuk belajar. MPI ini masuk 20 besar lomba pembuatan bahan ajar berbasis komputer di LPMP jawa tengah dan dipresentasikan di depan 3 juri yang berpengalaman pada Desember 2014.

     
    titi
    kilaguprofpustqz

    qz1

    qz2

    qz3

    qz4

    qz5

    sg

    wg

    “Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10”

  • Alhamdulillah sekolah kami sudah dilengkapi LCD proyektor ditiap kelas dan dilengkapi wifi….silahkan berkunjung ke blog saya
    http://omahelinna.blogspot.com/?m=1

  • Bismillah..mencoba ikut lomba ini. Ini salah satu best practiceku karena berhasil membuat anak-anak bisa membuat geguritan (puisi Jawa) yang […]

  • Dewasa ini, pengaruh IPTEK tak bisa dipungkiri lagi. Baik itu bermanfaat maupun merugikan bagi kehidupan. Namun, sebagai seorang pendidik, kita berkewajiban menggiring anak didik kita untuk memanfaatkan IPTEK tersebut secara dewasa sesuai dengan tujuan.
    Akibat perkembangan IPTEK yang sangat pesat, sebagai seorang guru, penulis terpengaruh memanfaatkan berbagai macam fasilitas yang disediakan secara gratis melalui jaringan internet. Penulis memanfaatkan layanan web log atau kerap dikenal sebagai blog yang disediakan secara gratis oleh google yaitu blogspot. Hanya memiliki satu akun google, kita bisa mengakses berbagai layanan di internet.
    Blog adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum (http://id.wikipedia.org/wiki/Blog). Blog adalah layanan gratis yang disediakan untuk para individu agar memiliki web tidak perlu memikirkan biaya untuk sewa domain. Untuk itulah, penulis memanfaatkannya dalam pembelajaran.
    Melalui blog ini, penulis memposting materi pembelajaran secara berkala dan membagikannya lewat media sosial lainnya seperti facebook. Akhirnya, penulis memiliki ide untuk memanfaatkan blog pribadi ini sebagai media pembelajaran dan sumber belajar dalam proses belajar mengajar.
    Media merupakan alat untuk memberikan perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar (Briggs dalam Susilana dan Riyana, 2009:6). Blog digunakan untuk memotivasi siswa agar hasil belajarnya meningkat. Blog memiliki manfaat sebagai media sekaligus sumber belajar bagi siswa. Blog dapat diakses secara bebas baik itu saat di dalam maupun di luar sekolah.
    materi 1
    Belajar dengan menggunakan blog sebagai media dan sumber belajar merupakan sebuah inovasi. Dewasa ini, dunia anak sekarang memang tak bisa lepas dari yang namanya internet. Internet pun sudah didukung dengan berbagai media seperti smartphone, Handphone, dan modem. Ketika belajar lebih menyenangkan, maka hasil belajar pun meningkat. Apalagi karya mereka dipublikasikan di blog. Hal tersebut akan secara otomatis meningkatkan motivasi belajar.
    Berdasarkan hal tersebut, penulis merancang sebuah pembelajaran dengan menggunakan blog sebagai media dan sumber belajar bagi siswa. Pembelajaran yang dipilih adalah menulis geguritan. Dengan pemanfaatan blog ini, penulis berharap siswa dapat mempelajari cara penulisan geguritan melalui hasil karya penulis yang telah diposting di blog. Siswa juga bisa membuka materi yang telah diajarkan guru dengan bantuan gadget mereka dimanapun berada.Penulis juga memanfaatkan blog untuk meningkatkan motivasi belajar dengan memberi reward pada siswa. Reward tersebut berupa publikasi hasil karya lewat blog bagi siswa yang memiliki nilai menulis geguritan terbaik.
    Berikut akan kami jelaskan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan blog pribadi guru sebagai media dan sumber belajar siswa dalam pembelajaran menulis geguritan.

    Guru memperkenalkan alamat blog pribadi kepada siswa agar mereka bisa mengakses sewaktu-waktu materi pembelajaran yang disampaikan.
    Guru menerangkan pembelajaran menulis geguritan melalui blog pribadi secara online dengan menayangkannya di dalam kelas.
    Dalam blog pribadi guru, materi yang akan disampaikan sudah disajikan secara lengkap dengan label blog berjudul geguritan.
    Guru memberikan contoh geguritan dengan mengentri langsung didepan siswa melalui blog.
    Blog memungkinkan siswa menyalin dan menyimpan materi sewaktu-waktu dengan cara mengunduh.
    Siswa diberi waktu yang luas untuk bertanya, dan mencari sumber belajar lain selain blog guru.
    Penugasan berupa geguritan hasil original dari siswa bukan plagiat dengan tema bebas.
    Guru menjelaskan bahwa geguritan yang terbaik akan dipublikasikan melalui blog pribadi guru sebagai suatu motivasi belajar.
    Tugas dikumpulkan dan dibahas dengan mengambil sampel.
    Guru menyiapkan rubrik penilaian menulis geguritan.
    Guru mengentri nilai hasil menulis geguritan

    Melalui blog sebagai media dan sumber belajar menulis geguritan ini, guru yaitu sebagai penulis memberikan tugas bagi tiap siswa menghasilkan karya berupa tulisan geguritan. Tulisan tersebut haruslah buatan sendiri tidak meniru dari sumber lain. Namun, sumber belajar lain bisa sebagai inspirasi termasuk dari geguritan hasil karya penulis yang sudah dipublikasikan lewat blog.

    Hasil karya mereka dikumpulkan setelah seminggu. Penulis yaitu guru membahas secara bersama-sama dengan siswa geguritan hasil karya mereka yang masih dalam bentuk konsep. Tujuan dari pembahasan ini agar para siswa lebih pandai menuangkan ide sehingga tercipta sebuah geguritan yang bagus. Selain itu, kesalahan-kesalahan yang ditemukan saat pembahasan tidak diulangi lagi.Akhirnya setelah dua minggu, mereka mengumpulkan geguritan hasil karya mereka. Geguritan tersebut kemudian dinilai sebagai hasil belajar akhir.
    MOVIE – Copy-OUT

    2

    3

    IMG_20150302_162039

    IMG_20150302_162118

    materi 5

    “Artikel ini diikutkan dalam lomba menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10”.

  • Mu'linnatus Sa'dah became a registered member 6 years, 7 months ago

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar