Guraru

MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (KALAM) MATERI TA’ARUF MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MENGGUNAKAN ANIMASI UNTUK KELAS 11 SMAS IT BAITUL MUSLIM

PENDAHULUAN

Kegiatan belajar dan mengajar merupakan bagian proses penting dalam pendidikan. Bukan hanya untuk mentranformasikan ilmu pengetahuan saja namun juga sebagai pengalaman bermakna yang akan mereka terapkan dalam kehidupan nyata. Untuk mencapai proses pendidikan yang berkualitas maka harus mengunakan model pembelajaran yang inovatif dan efektif, diantara model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Pada model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berfokus pada kreatifitas berfikir, pemecahan masalah dan menggunakan pengetahuan baru.

Berbicara merupakan bagian dalam keterampilan berbahasa Arab serta sebagai capaian pembelajaran. Peserta didik dapat dikatakan bisa berbahasa Arab diantaranya adalah mampu berbicara dengan bahasa Arab. Peserta didik merasa mengantuk dalam proses pembelajaran. Terutama dalam pelajaran kalam atau keterampilan berbicara. Diantara penyebabnya adalah laptop peserta didik dan fasilitas sekolah yang dimiliki belum digunakan secara masksimal, guru kurang maksimal dalam menggunakan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran, guru tidak menggunakan model pembelajaran yang inovatif.

Praktik baik ini berfungsi untuk mengetahui dampak dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Sehingga dapat digunakan dalam perbaikan dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Sebagai informasi untuk pendidik dalam menerapkan model pembelajaran dengan permasalahan yang sama.

Peran dan tanggung jawab praktik ini adalah Guru memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Guru menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) sesuai dengan tahap-tahapnya. Pihak yang terlibat selain guru yaitu kepala sekolah, rekan sejawat, siswa dan orang tua siswa

 

PEMBAHASAN

Menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dalam pembelajaran bahasa Arab pada materi Perkenalan (Ta’aruf). Dalam menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terdapat tantang yang terjadi yaitu :

  1. Penilaian yang subjektif, dalam penilaian terdapat unsur subjektif terhadap kegiatan, yaitu menurut guru, teman dan diri sendiri.
  2. Pemahaman yang tidak merata, dalam penilaian tidaksemua siswa dapat dinilai secara merata, karena hanya berfokus pada penyelesaian projek kelompok.
  3. Membutuhkan waktu yang lama, dalam mengerjakan siswa kekurangan waktu, karena meodel Project Based Learning (PJBL).
  4. Terdapat kendala dalam koneksi atau perangkat, dalam kegiatan pembelajaran siswa terkendala dalam koneksi atau perangkat.

Untuk mengatasi tantangan tersebut berikut adalah langkah-langkah yang dapat digunakan :

  1. Dalam penilaian guru membuat rubrik yang sangat jelas dan spesifik serta mengisinya juga harus sesuai dengan panduan agar penilaian menjadi objektif,
  2. Memberikan tugas mandiri untuk dapat mengetahui capaian kepemahaman diri agar pemahaman lebih merata,
  3. Menggunakan AI agar dilihat secara cepat dan tepat dalam melaksanakan refleksi dan observasi,
  4. Dalam kegiatan pembelajaran, guru harus menjaga waktu berjalan dengan optimal, sehingga tidak memakan waktu yang lama,
  5. Dalam melaksanakan monitoring, guru juga mengisi penilaian agar lebih lengkap terkait pengisian instrument,
  6. Bekerjasama antar teman ketika ada teman yang terjadi kendala pada perangkatnya.

Dampak dari aksi yang lakukan dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) yaitu pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui projek yang peserta didik buat. Model pembelajaran ini memiliki enam tahap yaitu penentuan pertanyaan mendasar, mendesain perencanaan proyek, menyusun jadwal, memonitoring peserta didik dan kemajuan proyek, menguji hasil, mengevaluasi pengalaman.

Dalam kegiatannya peserta didik dituntut untuk kreatif dan inovatif hingga menghasilkan produk. Selain itu juga dapat melatih kemampuan kolaboratif peserta didik.

Setelah menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbasis TPACK dengan menggunakan Classroom, youtube, Quiziz dan Plotagon studio menunjukan hasil yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara (Kalam) dalam bahasa Arab.

Peserta didik antusias dalam mengikuti pembelajaran dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dibandingkan dengan tidak menggunakan model tersebut. Keaktifan peserta didik di dalam kelas juga bisa menjadi tolak ukur bahwa metode yang diterapkan mendapatkan respon yang baik.

Dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) yang menjadikan faktor keberhasilan adalah sebagai berikut :

  1. Menyiapkan dan menyediakan perangkat pembelajaran dengan baik
  2. Guru memiliki pemahaman dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL)
  3. Mengikuti langkah-langkah atau sintaks model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dengan tertib
  4. Melakukan evaluasi setiap selesai aksi di kelas

 

KESIMPULAN

Pembelajaran dari keseluruhan proses kegiatan yang sudah dilakukan yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran di dalam kelas sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Menggunakan TPACK dalam kegiatan pembelajaran juga dapat meningkatkan kreatifitas, inovatis dan kemampuan bahasa Arab peserta didik.

DAFTAR PUSTAKA

Ary Asy’ari, Tasman Hamami, Strategi Pengembangan Kurikulum Menghadapi Tuntutan Kompetensi Abad 21, Jurnal Pendidikan Islam, 3 (1), 19-34. https://doi.org/10.37542/iq.v3i01.52

Al Tabany, Badar, Ibnu, Trianto. 2015. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif dan Kontekstual (Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum 2013 – Kurikulum Tematik Integratif/KTI). Jakarta. Prenada Media Group.

Ali Mufti, Project-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi pada Mata Pelajaran Bahasa Arab, Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab, 19 (1), 13-22. https://doi.org/10.21009/almakrifah.19.01.02

Nurul Fitri, Rinaldi Supriadi, Mad Ali, Pembelajaran muhadatsah melalui Project-based Learning, Jurnal Bahasa dan sastra 24 (2), 543-557. http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v24i2.pp543-557

Wiwit Rahma Wati, Zainurrakhmah, Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Maharah Kalam, . BENJOLE, 2(1), 59-70. https://doi.org/10.21093/benjole.v2i1.6088

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top