Dedi Dwitagama (0)

Print

Pertama kali mengetahui Acer Guraru Award dengan browsing, Pak Dedi merasa terkesan dengan salah satu dokumen Guraru yang sesuai dengan kebutuhannya. Dari situlah Pak Dedi semakin mengenal Guraru dan misi yang dilaksanakannya. Ia setuju dengan misi Guraru bahwa sudah saatnya guru harus mengajar dengan cara dan pendekatan yang baru, karena menurutnya, Indonesia tengah tertinggal jauh dari negara-negara lainnya.

Karena itulah, Pak Dedi tidak merasa keberatan saat dinominasikan oleh temannya dalam Acer Guraru Award 2012 lalu. Selain karena memiliki pandangan yang sama dengan misi Guraru, Pak Dedi memang suka menulis. Ia terbiasa mendokumentasikan apa yang ia kerjakan dan impikan, sehingga kelak ia dapat melihat kembali momen tersebut ketika ingin mengenangnya.

Tulisan Pak Dedi umumnya terinspirasi dari apa yang terjadi atau yang dituliskan orang-orang di sekitarnya. Dalam dunia pendidikan, ia banyak terinspirasi oleh apa yang sedang dibutuhkan oleh dunia pendidikan, yang diminati oleh siswa maupun guru. Pak Dedi juga banyak mengangkat fenomena yang dilihatnya melalui berbagai media sosial, misalnya Twitter, Facebook, Linkedin, dan sebagainya; dan menuangkannya ke dalam tulisan inspiratif dengan cara dan gaya berbahasa yang bersahabat.

Dalam mengikuti Acer Guraru Award, Pak Dedi melakukan beberapa persiapan. Misalnya, melihat karakteristik para pemenang sebelumnya, mengubah layout blog dan merevisi metodologi serta hal-hal lain yang ditulisnya—ia mencoba melakukan yang lebih baik dari yang pernah dilakukan para pemenang terdahulu.

Persiapan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan bagi Pak Dedi. Setelah dinominasikan, lalu terpilih dalam 16 besar dan masuk dalam penjurian. Ia sedang berada di event Social Media Festival (Socmedfest) 2012 di Senayan ketika dihubungi dan diminta datang ke acara penganugerahan Acer Guraru Award, dan mengaku terkejut serta bersyukur karena ternyata hari itu ia terpilih sebagai pemenang. Ia mengakui bahwa meski sebelumnya memang telah aktif menjadi pembicara di berbagai seminar pendidikan, ia memperoleh apresiasi yang lebih setelah dikenal sebagai pemenang Acer Guraru Award.

Menurut Pak Dedi, Acer Guraru Award dapat menjadi sebuah forum bagi pendidik untuk lebih “bersinar” secara profesional, salah satunya dengan menuangkan ide-ide dan pengalamannya dalam website komunitas Guraru. Maka, ia mengimbau para pendidik yang baru bergabung untuk semakin aktif dan terdorong untuk mengajar dengan cara yang baru dan lebih berkualitas, di era baru dan kurikulum yang juga baru.

Simak testimoni dari Pak Dedi, di sini:

 

mari berbagi_1

9,725 total views, 6 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!