0

Universal Basic Income dan Pengaruhnya untuk Masa Depan Pendidikan (0)

Mister Nuel June 30, 2017

Masa lalu berbeda dengan masa kini. Masa kini pun akan berbeda dengan masa depan.

Pada masa lalu pria dewasa harus memiliki tanah dan ladang yang sudah ditanami sebelum melamar anak orang. Masa kini tidak ada lagi yang menanyakan hal tersebut, ok, mungkin masih ada, tapi tidak sebanyak dulu.

Masa kini yang sering ditanyakan adalah sudah kerja dimana? Kenapa begitu? Karena tempat bekerja biasanya menentukan besar penghasilan.

Nah kalau di masa depan akan bagaimana ya?

Pertanyaan ini yang muncul dibenak saat saya membaca tentang bagaimana robot dan mesin akan banyak menggantikan tugas dan pekerjaan manusia.

Kalau tugas dan pekerjaan manusia akan digantikan robot, lalu bagaimana manusia akan mendapatkan uang untuk penghidupannya?

Ternyata hal ini pun sudah dipikirkan oleh para ahli. Dan beberapa alternatif jawaban yang ada adalah UBI. Universal Basic Income.

UBI ini bukan hal yang baru, kalau di Indonesia mirip mirip program “bantuan langsung tunai”nya Pak SBY.

Yang membedakan dengan BLT adalah bahwa UBI memiliki besaran diatas UMR.

Konsepnya adalah pada masa depan, manusia tidak lagi diributkan dengan bagaimana akan bertahan hidup. Tapi bagaimana akan meraih tujuan bersama atau bagaimana memecahkan masalah bersama-sama.

Memangnya apa sih masalah yang dihadapi manusia di masa depan?

Banyak, ada masalah lingkungan. Iklim yang semakin panas menyebabkan es di kutub mencair dan cuaca tidak menentu.

Ledakan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan jumlah hasil pertanian, dan yang paling ngeri adalah bahwa bumi sudah tidak bisa lagi menampung umat manusia, sehingga kita perlu mencari habitat baru.

“Ah itu mah kayak di film-film saja.”kata anda.

Ya, film memang mengambil dasar dari perkiraan masa depan. Jadi tidak aneh kalau hal ini seperti yang ada di film fiksi ilmiah.

Kembali ke topik. Kalau masa depan manusia tidak lagi merisaukan tentang kehidupan pokoknya, dan fokus kepada kolaborasi pemecahan masalah demi mencapai tujuan bersama. Maka sudah seharusnyalah pendidikan yang diberikan mampu memenuhi tugas tantangan tersebut.

Pertanyaannya, sudah siapkan pendidikan kita untuk melengkapi anak didik kita dengan tantangan tersebut?

Bersambung….

 

 

1,206 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!