3

Teknologi dan Pendidikan Harus Berjalan Beriringan (+2)

Tri Kusuma Wardani May 25, 2017

Assalamualaikum Wr Wb Perkenalkan Nama asli saya Tri Kusuma Wardani, Namun biasa dikenal dengan nama online saya yaitu Dany Tri Kusuma, Dalam websitre guraru.org ini saya kepengen membahas tentang teknologi dan pendidikan. Well kenapa saya ingin menuliskan ini karena latar belakang pendidikan saya adalah S1 Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Jadi secara harfiah saya adalah seorang guru teknik mesin di SMK, namun kenyataannya saya melamar pekerjaan di bidang industri. Jadi ijinkan saya untuk menulis sepatah dua patah kata dalam kaitannya pendidikan dan teknologi.

IMG_3960

Ya, foto diatas adalah ketika saya melakukan kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah menengah kejuruan terbaik di jawa timur yaitu SMK Negeri 5 Surabaya sekitar 4 tahun yang lalu. Dalam foto ini saya menjadi seorang Guru PPL, atau magang jadi Guru yang sebenarnya. Dalam dunia pendidikan ini apalagi dunia SMK, rasanya seorang guru dan sistem pendidikannya harus selalu beriringan dengan majunya perkembangan jaman.

IMG_0087

Seorang guru teknik mesin jaman dahulu selalu menceritakan tentang sistem karburator padahal jaman selalu berganti, sudah ada EFI electronics fuel injection dll. Padahal motor motor keluaran terbaru sudah menggunakan EFI sistem, nah hal inilah yang harus diikuti seorang guru dan sistem pendidikan itu sendiri, karenan dunia usaha pun selalu berganti dan update seiring berjalannya waktu. Makanya kita tidak bisa terus menerus ketinggalan dengan teknologi. Malah seorang guru harusnya lebih maju dan modern sehingga akan menghasilkan murid berprestasi, mengerti kebutuhan industri dan tidak gagap akan teknologi yang terbarukan.

Namun hal ini tidak hanya berlaku untuk guru atau dosen di ilmu teknik, jurusan jurusan lain atau guru guru non teknik pun harus mengikuti perkembangan teknologi. gampang saja, misal guru sejarah. Kalau guru sejarah misalnya, hanya terpaku dan mengandalkan pada buku lalu cerita ngalor ngidul ya sudah pasti itu itu aja yang didapat dan malah bikin murid ngantuk mendengarkan dongeng sang guru.

Alangkah baiknya dengan teknologi yang ada, bisa saja seorang guru sejarah datang ke sebuah kelas dengan membawa laptop dan memperlihatkannya kepada siswanya dengan bantuan proyektor sebuah video sejarah, misalnya jaman penjajahan jaman dulu. Dalam videonya terdapat sebuah pesan inspiratif dan hal hal lucu lalu diselipkan kata kata yang sebenarnya jawaban dari kuis yang akan di berikan selepas video usai, sehingga akan menarik minat para siswanya menonton video yang unik keren diiringi backsound musik yang menggetarkan hati. Dan selesai menonton mereka akan terngiang kata kata dalam film atau video tadi. Dan tentunya saat kuis bisa mengerjakan dengan baik karena masih terpatri dalam diri siswa. Hal ini adalah contoh kecil, seorang guru bisa menggunakan berbagai teknologi yang ada, jangan selalu bilang, “ah saya sudah tua, gak ngerti yang begini beginian. namun harus semangat belajar terus mengikuti perkembangan jaman”. Dulu saat saya di Jepang dan Swedia, banyak orang orang tua di Jepang maupun Swedia selalu belajar mengikuti perkembangan jaman, dan akhirnya merekapun tidak ketinggalan jaman.

Hal hal seperti ini kelihatannya sepele, namun dengan adanya teknologi, guru dan siswa akan terbantu saat melakukan proses belajar mengajar. Siswa harus diperkenalkan juga dengan teknologi teknologi yang ada, karena jaman sekarang ini memang seorang lulusan SMA/SMK atau bahkan sarjana harus melek teknologi untuk mau bersaing dengan yang lainnya. Entah itu teknologi internet, mesin atau yang lainnya. Dengan mereka memahami teknologi secara baik maka lulusan terbaik akan tercipta bahkan bisa menggenggam dunia diluar sana. Dan untuk guru serta sistem pendidikan di Indonesia sudah senantiasa harus terus mengupgrade diri mengikuti pesatnya perkembangan jaman yang ada sekarang ini. Karena Guru dan sistem pembelajaran yang baik akan menghasilkan bibit bibit muda yang baik pula

Mungkin sekian dulu artikel saya, mohon maaf kalau ada salah salah kata. Terimakasih sampai jumpa di Artikel berikutnya

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

1,273 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar